
"Gak usah di bayar nak Muza, berhubung Muza sering kesini Bapak kasih gratisan, Saya nitip Acha ya nak Muza." kata pak Toni.
"Ini seriusan Pak?" kata Muza dan di angguki Pak Toni.
"Makasih ya Pak." lanjut Muza.
"Iyaa sama sama Nak, Saya juga berterimakasih sama nak Muza." kata Toni dan Muza hanya tersenyum.
"Kami pamit ya Pak." kata Muza.
"Assalamu'alaikum." kata Acha dan Muza.
"Wa'alaikumussalam, hati hati." kata pak Toni.
......................
Mereka pun keluar dan langsung ke tempat parkiran, Muza langsung memasuki mobil dan Acha duduk di belakang.
"Di depan Cha." kata muza.
"Enggak papa kak di sini aja." kata Acha.
"Yaudah anggap aja saya supir Kamu." canda Muza.
"Eh enggak gitu juga Kak." kata Acha yang langsung pindah posisi ke kursi depan.
Muza pun menyalakan mobil dan saat di perjalanan.
Hp Acha berbunyi karena mendapat panggilan dari umanya.
"Assalamu'alaikum Uma?" kata Acha.
__ADS_1
(wa'alaikumussalam nak kamu di mana? Udah maghrib.) Fathma.
"Acha di jalan Uma, kan udah biasa kalo abis di toko buku Acha pasti pulang sore." kata Acha.
(Tapi kan hari ini Kamu sendiri, biasa nya kan Kamu sama Liani jadi Uma gak rempan, sedangkan hari ini kamu sendiri gimana di jalan nya nanti.) Fathma.
"Uma tenang aja Acha nggak apa- apa kok, lagain Acha ketemu sama bang Muza terus bareng." kata Acha.
(Owh yaudah kalo gitu, kamu langsung ke rumah Liani aja, Uma udah di rumah Liani lagi bantu bantu Silfa.) Fathma.
"Iya Aku langsung kerumah Liani, ehh hah? Emang uma udah sedekat itu sama Umi nya Liani? emang Abi sama Bang Rafan kemana?" kata Acha.
(Kalo nanya satu satu sayang, Uma harus jawab yang mana dulu ini.) Fathma.
"Hehe iya iya, jawab nya berurutan aja." kata Acha.
(Nih uma jawab pertanyaan kamu yang 'ehh hah?' jawaban nya iyaa Uma lagi bantuin Umu Liani.) Fathma.
(Kan kata Kamu berurutan, yaudah lanjut nih.) Fathma.
"Iyaa iyaa." Acha terkekeh.
(jawaban Kamu yang 'emang Uma udah sedekat itu sama umi nya Liani?' jawaban nya Uma baru tau kalo Umi nya Liani itu sahabat Uma pas dipondok.) Fathma.
"Seriusan Uma? Yang waktu itu Abi sama Uma ceritain?" kata Acha.
(Iyaa sayang.) Fathma.
"Terus jawaban pertanyaan selanjutnya." kata Acha.
(Yaa biasa Abi sama bang Rafan ke masjid pulang dari masjid langsung kesini juga, lagian kan rumah nya Uma kunci.) Fathma.
__ADS_1
"Owhh, Uma mah pake di kunci segala." rengek Acha.
(Kan Uma nya di sini siapa rumah yang jagain, lagian kan mau merindu sama sahabat lama) Fathma.
(Tau Lu biarin napa dua orang sahabat mau merindu) suara Liani terdengar di telpon.
"Ciee Umaa mau merindu sama sahabat lama nih." kata Acha.
(Udah cepet sini wey, bukan mahrom tuh beduaan sama Abang Gw) Liani.
"Apaan sih Lu ya, Gw sampe situ awas aja." kata Acha.
(Ihh atut Gw) Liani.
(Yaudah hati hati dijalan Assalamu'alaikum) Fathma.
"Iya Uma bentar lagi nyampe kok, wa'alaikumussalam." kata Acha
......................
"Uma kamu Cha?" kata Muza.
"Iya Kak, Aku ngikut ke rumah kakak, soalnya Uma di rumah kakak, lagi bantu batntu tante Silfa buat tar abis isya." kata Acha.
"Astaghfirullah, Saya sampe lupa ternyata ada acara selametan di rumah." kata Muza.
......................
Sesampai nya dirumah Liani, Acha dan Muza pun masuk.
"Assalamu'alaikum." kata Acha dan Muza.
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam." kata Fathma, Silfa, Liani dan Naila, yang sedang menyiapkan kue ke dalam piring.