
Keesokan harinya Freya terlihat sangat kesal, bibirnya terus mengerucut tiada henti.
Yaiyalah! Sudah kemarin dimarahi habis-habisan eh sekarang anteknya bertambah, bukan hanya Andra saja!.
Ada tiga orang baru yang mengikuti Freya, tentunya mereka dari organisasi mafia Abang dan suaminya, oh ya catat! Orang-orang terpercaya setelah Andra, delard dan pandu.
Dan tentunya.. bumil itu jadi menggerutu terus.
“Andra, Ali, hyura, irland! Sampai kapan kalian akan mengikuti ku? Memang kalian tidak ingin mencari pasangan biar segera menikah seperti pandu?” tanya Freya kesal.
Andra dan hyura hanya menggelengkan kepalanya, “Tidak non! Kami akan menjaga anda terus.”
Sementara ali dan irland hanya mengangguk menyetujui ucapan Andra dan hyura, nah ini yang makin membuat Freya mengumpat kesal.
Ali dan irland, mereka itu kutub!.
Duh, Freya tentu sudah tahu bagaimana tabiat seorang kutub, makanya itu ia jadi resah.
Apalagi kalau anteknya ini kutub aduhh! Bisa dipastikan kalau dia akan terus menuruti perkataan tuannya tanpa membantah.
Mungkin itu akan baik bagi Revan dan abangnya, namun ini tidak baik baginya!.
Kan sangat meresahkan gitu lohh.
“Aduhh, apasih masalah kalian tuh? Kok ya suka banget nuruti Abang sama Revan? Butuh uang? Sini ku kasih tapi jangan ikuti aku!” balas Freya memijat kepalanya pusing.
Andra dan hyura hanya saling memandang sambil berbatin, ‘Uang dari mafia sudah banyak non! Tapi ini kami mau mengawal nona itu karena kami masih sangat sayang nyawa.’
Namun sayang beribu sayang, Ali, andra, hyura maupun irland sama sekali tidak bisa mengerakkan hal yang sebenarnya pada si nona.
__ADS_1
“Tidak masalah bagi kami nyonya, kami mementingkan perintah tuan kami daripada uang” pada akhirnya irland (dari anggota mafia Revan) angkat bicara walau nadanya juga dingin tapi.. lebih dingin Revan.
“Nah! Kesetiaan kalian inilah yang membuatku tidak bisa terbang bebas!” sahut Freya dengan menggerutu.
“Tapi non, bukannya anda itu manusia bukan kupu-kupu yang bisa terbang? lagian kan kemarin nona sudah menembaki para b*jingan itu? Nah ini kan yang membuat kami harus menjaga nona? Jadi.. kenapa kami yang disalahkan?” tanya Andra menggerutu pelan.
PLAK
Freya menepuk jidat Andra dengan keras, “Wahh tadi ada nyamuk di sini!.”
Andra hanya mendengus kesal saat menyadari bahwa si nona ini benar-benar licik, lucunya kelicikan si nona ini tidak berfungsi di hadapan keluarga Arron lagi.
“Nona tidak usah berpura-pura! Saya sudah tahu bagaimana tabiat nona selama ini” balas Andra nyaris memutar matanya malas yang mana mendapatkan pelototan dari si bumil.
“Berisik kau Andra! Lihat tuh, hyura, Ali sama irland aja diam anteng (Tenang) lah kamu?” kini giliran Andra yang mengerucut kesal karena ucapan Freya.
“Huh, iya deh iya! Saya mengalah pada nona!” Andra mengangkat kedua tangannya isyarat menyerah menghadapi bumil berbadan tiga ini, bumil ini.. kenapa sangat meresahkan ya?.
Dan jelas saja, kalau Andra dan tiga orang ini lalai menjaga Freya maka yang kena hukuman itu mereka bukan si nona muda! Adil kan? Iya adil bagi Freya, Revan dan fern tapi tidak adil bagi Ali, irland, Andra dan hyura!.
“Maaf saya menyela, tapi nona harus segera masuk ke mansion, hari sudah siang dan sinarnya tidak baik bagi kesehatan nona” Ali pun berbicara dengan dingin.
Freya hanya mengangguk pasrah, padahal niatnya ketika ia di luar ini dia akan menyelinap dan kabur namun niatnya itu terpaksa di urungkan Freya sebab penjagaan mereka berempat sungguh ketat dan yah Freya tidak bisa menembusnya, ia juga tidak bisa berlari cepat ketika menghindari mereka berempat.
Melihat dari body mereka yang sangat atletis maka Freya jelas tahu bahwa keempat-empatnya bisa berlari dengan sangat cepat.
Yah ini berasa tidak adil bagi Freya sebab ia sedang mengandung dua bayi sekaligus! andai saja Freya masih bisa berlari cepat di kondisinya yang tengah hamil dan hampir melahirkan maka bumil itu pasti akan kabur tanpa memperdulikan Andra, Ali, hyura dan irland yang akan mengejarnya.
Tapi kali ini, bumil ini bergerak dengan logika.. yah sekali-kali memang berfikir menggunakan logika itu bagus.
__ADS_1
“Sudah masuk darling? Mama kira kamu akan di luar lebih lama? Mengingat kamu punya misi kabur?” ucapan mama grea menohok hati freya, bumil ini pun sontak langsung menatap si mama yang juga tengah menatapnya.
“Ehh iya ma! Frey udah masuk, loh emang mama dibilangi siapa kalau Frey punya misi kabur? Frey ngga bakal kabur kok ma! Lagian ada Andra, Ali, hyura dan irland mana mungkin Freya bisa nyelonong dan kabur dari sini?” Freya bertanya dengan memicingkan matanya curiga ke arah mama grea.
Mama grea hanya bisa tertawa ringan mendengar ucapan Freya yang amat panjang, “Mama itu sudah berbulan-bulan hidup bersamamu sayang so, jelas dong kalau mama tahu bagaimana sikapmu.”
Freya hanya menghela nafasnya kesal menghadapi si mama greanya yang benar-benar mengerti kebiasaan buruk bin sesadnya ini.
“Ihh, jangan-jangan mama ya yang bilang ke Revan dan Abang kalau aku ingin pergi keluar? Hingga akhirnya mereka menambah pengawalan untukku?” mama grea hanya tersenyum simpul ketika melihat wajah agak kesal dari si bungsu Freya.
“Siapa bilang? Kan mama hanya memberi petunjuk pada mereka agar kamu tidak bisa kabur dari sini” balas mama grea dengan wajah polos tak bersoda, padahal di hati wanita paruh baya ini tertawa cekikikan melihat ekspresi Freya.
Kita lihat? Siapa yang bermain dengan siapa sekarang?.
“Tapi kan itu sama aja mama ku yang tersayang!” Freya menyahut ucapan mama grea dengan sangat kesal, mata bumil itu jadi menyipit karena bibirnya mengerucut begitu pula dengan keningnya yang mengerut.
“Hahahaha.”
_________________________________
Mampus tuh! Makanya Frey jangan suka ngerjain orang, nah loh kena akibatnya sendiri kan? Ini namanya... K-A-R-M-A alias karma!.
Wkwkwk, author up dikit ya? Sorry author punya sedikit kesibukan di dunia rl.
Author usahain di up selanjutnya akan panjang seperti biasanya, ah ya yang kayak heran soalnya author tidak up setiap hari melainkan contohnya saat ini up besoknya ngga up.. author update bergantian di kedua novel on going author.
Begitu ye!.
Okey, seperti biasanya jangan lupa letakkan jempol di tempatnya dan berikan saran maupun kritik yang tentunya bersifat membangun ya!.
__ADS_1
Thank u~
-Nadira