
Ayura hanya memandang mama grea yang terlihat aneh, wanita paruh baya itu seperti sangat senang untuk suatu hal.
Setelah membuka ponselnya, mama grea selalu menebar senyum manisnya.
“Kenapa mama sebahagia itu?” tanya ayura sambil memperhatikan duo A yang masih sibuk dengan pelajaran sincostangen mereka.
Pelajaran yang harusnya mereka pelajari beberapa tahun kedepan malah mereka pelajari saat ini. Beda memang.
“Kamu tidak akan tau rasanya Ra, mama saat ini senang karena papamu tak akan pulang beberapa hari ini tapi mama juga sedih karena fern tidak bisa menemanimu padahal kalian pengantin baru.”
‘Eh kok mama senang karena papa tak pulang? Harusnya kan aku yang senang karena si kutub itu tak akan pulang beberapa hari setelah ini’ batin ayura yang benar-benar tak faham.
Mama grea pun terkikik kecil ketika melihat wajah kebingungan ayura, “Lihatkan? Kamu tidak akan mengerti saat ini Ra.. tetapi nanti jika kamu dan fern sudah saling mencintai kamu pasti akan mengerti kenapa mama begitu bahagia padahal mama mencintai papa hunter.”
Tentu saja, bukannya mama grea tak ingin, rasanya tentu masih ekhem nikmat seperti dahulu namun mama grea jelas akan remuk nanti.
Hingga wanita itu tak akan bisa bermain dan menemani tiga anggota baru keluarga Arron.
“Entahlah ma” sesungguhnya ayura sendiri tak yakin, apakah dirinya akan mencintai fern atau tidak.
Mama grea pun membalas dengan senyuman.
Ia tadi sudah mengajak duo A plus ayura berkeliling, jadi ketiganya tak akan tersesat di mansion Arron.
“Apa kamu tau Ra? Keluarga Arron memiliki satu anak perempuan, dia adiknya fern. Adik iparmu” ayura menganggukkan kepalanya ketika mendengar pertanyaan mama grea.
Siapa yang tak mengenal freya? Memiliki hubungan dengan dua— ah tiga keluarga! Purnama, Arron dan berzeliuz.
Berzeliuz? Kabarnya, nona besar berzeliuz sangat menyayangi Freya, terkadang ayura kagum pada Freya yang berhasil membuat dunia gempar.
“Saat ini dia berada di luar negeri, jadi kalian tidak bisa berkenalan dengannya. Namun nanti kalau dia sudah pulang, mama akan memperkenalkan kalian” mama grea sama sekali belum memberitahu Freya tentang ayura.
Pasalnya, wanita paruh baya itu juga tak mau mengganggu liburan putri kesayangannya.
“Baik ma, aku menunggu momen itu” balas ayura tersenyum.
__ADS_1
Di sisi lain..
PRANG
“BAGAIMANA BISA?! DIA HANYA WANITA RENDAHAN! MANA BISA DIA MENDAPATKAN FERNKU YANG BEGITU SEMPURNA?” memang, obsesi tentunya tak akan berdampak baik bagi diri sendiri maupun orang di sekitarnya.
“LALU APA LAGI INI?! SEORANG WANITA J*LANG LAGI-LAGI MENDEKATI MILIKKU? APALAGI MEREKA SAMA-SAMA MEMILIKI ANAK! MEREKA HARUSNYA BERKACA TERLEBIH DAHULU SEBELUM MENGGODA FERN!” Jessi, yah wanita model itu tampak mengamuk tanpa menyadari identitas dua wanita yang ia bicarakan.
Satunya jelas ayura, Jessi itu tak tau bahwa dua anak yang tengah digandeng ayura di foto adalah anak fern sedangkan yang satu? Freya gladhis purnama! Jessi, dia salah faham pada Freya yang pernah mendekati fern.
Tak heran kan? Freya dan fern terlihat hubungan darah! Inilah akibat jika kalian tak mendapatkan informasi yang lengkap, tepat dan akurat.
Oh ya, pentingkan juga literasi. Wajah Freya jelas sudah terpampang dimana-mana sebagai nona arron, Jessi saja yang kurang literasi hingga tak menyadari hal besar seperti itu.
Lalu, berita tentang Arfi, aura dan ayura jelas tersebar juga! Wah memang sih terkadang Jessi perlu diberi pelajaran agar ia bisa berliterasi lebih sering.
Mari lihat, apa pembalasan yang akan dilakukan Jessi? Memangnya dia akan berhasil melewati si genius Arfi dan aura?.
***
“Apa kerajaan itu tak akan memerlukan arahanmu, Claire?” kinen berusaha mengusir Claire, dirinya masih sedikit takut mengingat kejadian saat itu, dimana Claire baru saja memb*nuh seseorang.
“Tentu saja, tapi aku bisa mengatur mereka dari sini.. kin” jawab Claire tersenyum miring, gadis ini masih saja takut padanya.
Harus bagaimana lagi Claire menghadapinya? Agar the next queen in vampire world itu tak takut lagi pada suami masa depannya? Ah ya, biarkan Claire bermimpi terlebih dahulu.
Biasanya, Claire selalu menarik perhatian para gadis vampire ketika ia pulang ke kerajaannya, yah hanya di saat tertentu.
Namun jelas, Claire tak akan melirik mereka sama sekali. Nyatanya, ia memang harus menikah dengan seorang manusia, selain itu.. apakah perasaannya pada nona mudanya ini tak normal?.
“Kau masih takut denganku? Sudah kubilang cukup jangan memberitahu orang lain maka aku tidak akan melakukan apapun padamu” jelas Claire mengusap dahinya lelah.
“Lagipula, aku bukan vampire rendahan yang hanya bisa meminum darah manusia, aku masih bisa meminum darah hewan” sambung Claire menggelengkan kepalanya pelan.
“M—mana aku bisa tau kalau kau jujur sih Candra eh Claire?” bisik kinen, berharap bahwa Claire tak akan mendengar perkataannya.
__ADS_1
Sayangnya, kinen acapkali lupa kalau pendengaran vampire itu lebih tajam dari manusia.
“Bukti apa yang kau inginkan?” tanya Claire dengan serius, sebab jika kinen masih saja takut padanya maka.. tidak akan ada kemajuan pada hubungan mereka.
“Hah?” beo kinen yang masih tak percaya bahwa Claire bisa mengetahui bisikannya.
“Kau mau aku membawamu ke dunia vampire? Melihat sendiri bagaimana mereka? Rakyat di duniaku bukan vampire rendahan, karena aku juga mendidik mereka. Sekalian, kau jelas penasaran tentang sejarah vampire kan? Walau aku menceritakannya kau jelas ingin membaca buku itu sendiri.”
Kinen mendelik ketika mendengar ucapan Claire, bagaimana mungkin dirinya bisa menyelip di antara para vampire?.
“Keberadaan kami memang tidak boleh tersebar, namun ratu kami haruslah manusia. Tentunya, manusia yang dapat dipercaya dan tidak akan memberitahukan keberadaan kami” ujar Claire mengingat mendiang ibundanya.
Ibundanya juga manusia, Claire sebagai anak tunggal lebih mengikuti sifat ayahandanya namun sifat lembutnya ini ia dapat dari sang Bunda.
Ah, Claire jadi merindukan ibunda dan ayahandanya yang kini sudah menjadi mendiang.. hanya karena pemberontakan yang terjadi seratus tahun yang lalu.
Terasa sangat lama bagi manusia namun singkat bagi Claire.
Ah kalian pasti bertanya-tanya kenapa bundanya masih bisa hidup walau umurnya sudah ratusan tahun? Padahal dia manusia? Begini! Manusia yang sudah melakukan hubungan ‘in*im’ dengan vampire jelas memiliki gen vampire di dalam dirinya kan?.
Yups, bundanya setelah melakukan itu pun menjadi setengah manusia setengah vampire.
“Kenapa harus begitu?” tanpa sadar kinen bertanya, Claire pun menghela nafasnya.
“Sudah kubilang, kau harus membacanya sendiri agar tak bertanya lagi padaku” sahut Claire.
“Kau kan rajanya! Harusnya kau tau dong kenapa ratunya harus manusia?” balas kinen.
“Bukannya aku sudah menceritakannya kemarin? Sudah jelas, kau masih bingung kin! Akan lebih baik jika kau membaca buku itu.”
“Ya ambilkan dong di duniamu!.”
Perdebatan di antara mereka pun tak dapat di hindari, bahkan kinen lupa kalau dirinya sedikit takut dengan Claire.
Begitu indahnya PERDEBATAN.
__ADS_1
TBC