My Mafia Husband

My Mafia Husband
BAB.51. Siapa anak mom?


__ADS_3

Tapi kan.. tidak ada yang tahu tentang itu! Lalu maksud fern apa ?.


Freya pun segera membalas ' maksud kamu apa fern ?' , ia menunggu balasan dengan rasa was was , selama ini ia berusaha melupakan semuanya tentang orang tua kandungnya , perpisahannya dengan kakaknya , semua! Tidak lucu jika ia harus menggali ingatan itu.


' pokoknya nanti malam datang ke restaurant tempat kita bertemu' begitulah balasan fern.


" Hah ini orang kok ... Aku tidak mau menggali nya lagi" gumam Freya.


Memang benar usia Freya saat itu masih 4 tahun , di usia 3 tahun dia di buat seperti pelayan sekaligus perpisahan dengan kakaknya , usia 4 tahun dia .. dia di usir dan .. dan..


Tanpa sadar air mata Freya mengalir dengan sendirinya , jika difikir bukankah hidup Freya ini sedikit menyakitkan untuk ia tanggung sendiri ?.


Seketika benda pipih yang ada di genggamannya itu terjatuh beruntung ia sekarang berada di tempat tidur, jadi hanponnya jatuh di tempat yang sama.


' siapa yang bisa aku ajak cerita ? ' batin Freya makin menangis lagi.


Sejak dulu.. dia terbiasa memendam semuanya sendirian , Lusi ? Mungkin ia bisa cerita pada Lusi tapi.. ia tak mau membebani Lusi dengan cerita hidup dirinya yang memang tak baik.


Sepertinya sekarang Freya mempunyai sumpah tersirat ! Ia tak akan membiarkan anaknya kelak mengalami hal yang sama seperti dirinya.


"Eh menantu ! Kenapa kau menangis ? Apa puteraku melakukan sesuatu padamu ?" Tanya mommy sambil menunjuk Revan yang berada tepat di samping mommy.


Freya yang mendengar pun mengangkat kepalanya yang sedari tadi ia tundukkan.


"Mom , Siapa anak mom aku atau dia ? Kenapa mom mengkhawatirkannya melebihi mom mengkhawatirkan ku ?" Tanya Revan beruntutan namun wajahnya tetap seperti dompet akhir bulan.


"Dasar bodoh ! Anak mom ya kamu ! Memang mom tidak boleh mengkhawatirkan menantu mommy ?" Jawab mommy dengan nada judes.


"Mom , kalau anak mom aku kenapa mom seperti menyalahkan ku tadi ?" Balas Revan dingin.


"Heh ! Mom kan cuman nanya siapa tahu kamu melakukan sesuatu yang mengusik hati menantuku!" Sahut mommy.


Freya yang mendengar perdebatan antara ibu dan anak itu perlahan tertawa pelan , setidaknya ia bisa merasakan bentuk kasih sayang sekarang.


"T-tidak mom , Revan tidak berbuat apapun" ucap Freya sedikit terbata bata karena efek tangisannya.


Mendengar suara Freya Revan dan mommy kompak menatap pada Freya.

__ADS_1


Mommy pun mendekat ke arah Freya lalu mengusap rambutnya pelan mommy pun bertanya "lalu kenapa kau menangis ?".


Freya sekarang menatap mommy dengan mata berkaca kaca sepertinya ia baru tahu kalau mommy yang terlihat judes dan dingin memiliki sisi yang hangat.


"Aku t-tadi tidak sengaja mengingat kenangan buruk" jawab Freya mengusap jejak air matanya.


Kemudian tubuh Freya membeku pasalnya ada tangan yang mengambil alih tugas untuk menghapus jejak air mata dirinya.


Awalnya Freya fikir itu tangan mommy tapi.. kenapa tangannya terlihat berotot seperti ini ?.


"Aaaaaaaa" Freya tersadar ketika mendengar teriakan mommy.


Sadar apa yang dilakukannya Revan menarik tangannya kembali , entah kenapa ia melakukan itu ? Ia hanya ingin melakukannya itu saja.


"Kau ! Kau siapa aku yakin kau bukan anakku ?!" Teriak mommy panik lalu menyeret freya.


"Eh mom ?" Panggil Freya dengan intonasi tanya.


"Hati hati menantu , sepertinya dia bukan anakku ! Anakku itu kulkas berjalan" sahut mommy membawa Freya menjauh dari Revan dan mengambil posisi lari.


BRAK


Sontak semua yang ada di ruangan itu menoleh ke arah pintu , disana terpampang jelas wajah khawatir Lusi dan pandu.


"Nyonya muda , nyonya besar kalian baik baik saja ? Saya mendengar teriakan tadi" tanya Lusi khawatir sesekali menghirup udara dengan rakus pasalnya ia tadi berlari hingga tak ada kesempatan untuk menghirup udara!.


" Itu ! Dia sepertinya bukan anakku !" Jawab mommy menunjuk ke arah Revan.


"Maksud nyonya ?" Tanya pandu tidak mengerti.


"Kalian tak akan percaya ! Tadi dia me- hummpp" jawaban mommy terpotong karena sang putera lebih dahulu melempar bantal ke mulut mommy.


"Dasar ! Pria jadi jadian mana ada pria yang menyerang wanita !" Sahut mommy menatap bengis pada Revan.


Revan hanya mengangkat bahunya acuh sebagai jawaban.


Freya sedari tadi diam , ia memikirkan perilaku Revan padanya.

__ADS_1


' apa Revan kurang obat ya ? Apa mungkin dia sudah gila ?!' batin Freya mulai was was lalu menatap penuh waspada pada Revan.


Revan yang tak sengaja melihat tatapan waspada dari Freya hanya mengerutkan kening sekilas.


"Apa yang kalian fikirkan ? Aku Copycat ?" Tanya Revan datar.


"Atau aku gila ?" Sambung Revan dengan tetap datar.


" Ya tak tahu ! Yang penting kau agak.. gimana gitu ! Iya kan menantu ?" Tanya mommy pada sang menantu.


"Dua duanya !" Jawab Freya keceplosan , ia tadi mau menjawab di dalam hati saja eh malah ... Ia terkejut sih ! Tadi ia sedang melamun omongan mommy ini membuat lamunannya buyar dan tak sengaja berucap begitu.


Revan yang mendengar pun melayangkan tatapan tajam ke arah Freya.


"Jangan menatapnya seperti itu!" Bela mommy balas menatap tajam puteranya.


Revan pun menghela nafas lelah , mommynya lebih memihak Freya daripada dirinya sekarang! Bagus sekali ! Bagus ! Mommy sampai melupakan anak kandungnya !.


"Mom! Aku yang anak mom bukan dia !" Seru Revan menunjuk Freya.


Mommynya dulu kan tidak setuju kalau Revan menikah sama Freya ?! Kok jadi gini? Mommy salah makan ya ?.


"Iya! Mom tahu tapi kan beberapa Minggu lalu mom jahat sama menantu mom ini!" Sahut mommy pada puteranya.


"Lalu ?" Tanya Revan pada momnya , sungguh ! Moodnya buruk sekarang! Ralat ! Seharusnya moodnya benar benar sangat buruk sekarang!.


"Ya kan wajar kalau mom sekarang lebih sedikit menyayanginya daripada menyayangi mu !" Jawab mommy yang malah membuat Revan naik pitam.


Revan pun pergi dengan wajah dan aura yang cukup suram , hal ini membuat rumah mommy menjadi sedikit... Yah menakutkan!.


"Mom.. apa tak apa membuat Revan marah begitu ?" Tanya Freya pada mommy.


"Lah memang Revan marah kenapa menantu ?" Bukannya menjawab mommy malah bertanya balik pada Freya.


Freya pun melongo dibuatnya , mommy ini bagaimana ? Masih tidak sadar atau ?.


"Ada apa dengan wajahmu ? Mommy rasa kita tidak membuat Revan marah tadi , lalu kenapa Revan tiba tiba marah ?" Tanya mommy pada menantunya.

__ADS_1


"Ahahah iya mom" pada akhirnya hanya itu yang bisa Freya katakan pada mommy.


________________________


__ADS_2