
"Tidak apa apa .. aku merasa bersalah padamu karena tidak mengetahui kalau kau adalah adik dari Revan" timpal Freya tersenyum pada kinen.
' dia adalah gadis yang baik Abang tidak salah memilih.. meski sepertinya mommy tidak setuju mengingat mom yang melarangku kemari.. tapi aku sudah nyaman meski hanya baru berapa menit bertemu.. ahh bahkan kami sudah tidak berbicara formal ' batin kinen.
"Bang , apa aku boleh membawa kakak pulang bersama ku ?" Tanya kinen pada Revan.
"Silahkan saja tapi kau tau bagaimana reaksi mommy" jawab Revan memejamkan matanya.
"Huh , aku akan menjaga kakak dari mommy" ujar kinen berharap pada Revan.
"Baguslah " ucap Revan lalu menyuruh Lusi dan beberapa pelayan lain membereskan barang Freya .
Lusi juga membereskan barangnya karena ia tetap harus mengikuti Freya
Beberapa menit kemudian..
"Nyonya semuanya sudah siap !" Lapor Lusi .
Freya hanya mengangguk saja.
"Kinen.. jaga kakak iparmu itu kurasa mom tidak akan menyukainya" bisik Revan.
"Sejak kapan Abang khawatir pada seorang wanita ? Aku yang adik Abang saja tidak pernah Abang khawatirkan" bisik kinen serta sindiran.
"Cih terserah" ujar revan.
__ADS_1
Kinen hanya terkekeh melihat nya ia,Freya dan Lusi pun berangkat ke rumah ibu Revan.
"A-apa tidak papa aku ikut denganmu kin?" Tanya Freya sedikit takut.
"Tidak papa kak tenang saja" ujar kinen menenangkan Freya.
°°°°°°°°°
Seorang pengawal membuka gerbangnya lalu Freya,kinen dan Lusi pun keluar dari mobil
Terlihat para pengawal memberi hormat pada mereka.
"Ayo kak masuk" ajak kinen, Freya pun menurutinya sedangkan Lusi selalu setia di belakang Freya.
"Kau kemana saja sayang ? Mom mencarimu ! Dan siapa wanita itu ?" Ujar mommy sekaligus pertanyaan sambil menunjuk Freya.
"Aku pergi ke rumah bang Revan dan Itu kakak iparku istri dari bang Revan" jawab kinen santai.
"Apa !! Kenapa kau membawa gadis ini kemari ! Kau tau ? Dia itu gadis jalanan !" Teriak mommy.
Freya yang mendengar hanya tersenyum sedangkan Lusi ingin menampar nyonya besarnya itu namun di cegah oleh Freya.
"Mom ! Jaga bicara mom !! Kakak ini lebih baik daripada kak Rina !! Bang Revan memilih pilihan yang benar !!" Balas kinen.
"Bisa tidak ? Mom jangan memandang harta sekali saja !!" Bentak kinen.
__ADS_1
Mommy dibuat melotot olehnya anaknya yang selalu manja padanya berani melawan hanya karena wanita yang baru menjadi kakak iparnya itu ?.
"K-kau berani membentak mommy ?" Ujar mommy mulai menangis.
"Mom.. bukan seperti itu kinen hanya ingin mom mengerti" ujar kinen.
"Em.. maaf kinen tapi aku akan pergi saja" ujar Freya undur diri .
"Tidak kak ! Aku ingin kakak tinggal bersamaku !" Ujar kinen bersikeras.
Meskipun kinen harus berhadapan dengan mommy tapi kinen berhasil membuat mommynya itu menerima Freya untuk menginap disini.
"Aku minta maaf karena diriku kau sampai bertengkar dengan mommy " ujar Freya tulus saat ia dan kinen hanya berdua.
"tidak apa apa kak , mom harus belajar menerima kakak " ujar kinen dengan tekad yang kuat.
"tapi.." ujar Freya ragu ragu akan pernyataan kinen.
"tidak apa apa kak , aku akan membantu kakak" ujar kinen melihat keraguan Freya.
"emm baiklah terima kasih kinen" ujar Freya tersenyum pada kinen.
"tidak masalah kak " ujar kinen tersenyum juga pada Freya.
' mom , kak Freya wanita yang baik..' batin kinen.
__ADS_1