My Mafia Husband

My Mafia Husband
BAB.57. Amarah tak menentu


__ADS_3

Semuanya nampak normal dan hening , sampai nada dering ponsel delard menghancurkan semuanya , pasalnya.. di ponsel delard tertera jelas nama 'tuan besar' meski hanya delard dan fern yang dapat melihatnya.


Tapi kan.. masa nanti delard manggilnya 'daddy?' bisa bisa dipecat secara dadakan.


Melihat tatapan mengancam dari fern terpaksa delard mengangkat telefon dari tuan besarnya.


"Iya dad?"


"Ah iya! Nanti delard pulang kok dad , minta mommy nunggu bentar ya!"


"Delard masih ada urusan sedikit disini".


Ucapan delard membuat fern mengingat jika dirinya sudah berjanji untuk datang menemui sang mommy.


Namun sepertinya sang tuan besar salah faham , delard hanya mengganti nama tuannya menjadi dirinya jawaban yang ia berikan adalah sistuasi fern saat ini , singkatnya dia tidak melantur ataupun berbohong!.


Setiap hari fern melakukan sandiwara 'memberikan berkas dan menjadi bawahan' padahal realitanya fern sudah terlebih dahulu menandatangani berkasnya.


Delard langsung menutup telefon setelah mengucapkan "bye bye dad! Sebentar lagi delard datang!".


Kini delard bisa menghela nafas lega ia pun segera berpura pura menandatangani berkas sebagai CEO lalu menyerahkan berkasnya kembali kepada tuannya.


"Ini fern!" Ucap delard lalu memberikan balik berkasnya pada fern.


Pandu lagi lagi tidak bisa menemukan hal yang ganjal! Kecuali realita bahwa orang berusia 4 tahun itu tidak bisa membuat anak!.


Jika begitu.. lalu siapa yang mengaku menjadi anak bos atau ceo ini? Itulah yang menjadi pertanyaan di fikiran sempit pandu.


Garis bawahi! SEMPIT.


________________________


"Dad! Kemana puteraku? Kata mu dia akan segera datang! Ini sudah berapa hari hah?!" Ucap seorang wanita terlihat marah marah kepada pria di depannya.


"Ya ampun mom! Daddy tidak tahu! Fern bilang dia mau ke sini" balas pria itu tidak terima di salahkan oleh sang isteri.


Yap! Itu adalah orang tua tiri fern namun disini fern sudah dianggap seperti anak sendiri.

__ADS_1


Pria itu , sang Daddy yang bernama lengkap Hunter Arron dan mommy tiri fern yang bernama lengkap grea algoritma Gunawan atau sekarang grea algoritma Arron.


Saat ini atau lebih tepatnya sekarang ini bisa dilihat secara jelas jika mom grea terlihat sangatt murka terhadap sang suami.


"Yasudah dad! Telefon , gimana sih mikir dikit dong dad!" Ucap mom grea menatap tajam pada suaminya.


Daddy Hunter terlihat mengelus dada mencoba bersabar dengan sikap isteri tercintanya sambil berbatin ' untung sayang! Kalau tidak...' .


Dad Hunter pun menelefon putera tunggalnya namun.. sudah beberapa kali ia menelefon fern namun tak kunjung diangkat.


Sejenak daddy heran lalu memilih menelefon nomor asisten puteranya terlihat nama 'si jomblo delard'.


Yah.. jangan salahkan tentang nama kontak delard! Memang benarkan delard jomblo?.


Nah telefon yang ini di angkat oleh delard namun balasannya cukup mencengangkan.


"Halo! Delard!"


"Iya dad?"


"Apa?! Siapa yang kau panggil Daddy hah?! , Sudahlah! Katakan pada fern kalau isteri ku menunggu dirinya di mansion".


"Ah iya! Nanti delard pulang kok dad , minta mommy nunggu bentar ya!"


"Delard masih ada urusan sedikit disini".


"Ditanya apa jawabnya apa, aku menanyakan puteraku bukan dirimu , lagian siapa tadi yang kamu panggil mommy Daddy?".


"bye bye dad! Sebentar lagi delard datang!".


Tut Tut Tut


"S*alan! Aku akan memastikan dia dipecat!" Umpat Daddy Hunter , kekesalannya sudah ada di puncak ubun ubun.


BRAK


Hanpon keluaran terbaru itu pecah begitu saja karena di banting oleh Daddy Hunter , sebabnya ia kesal pada asisten anaknya ini.

__ADS_1


Sampai sampai mommy yang berada di dapur tergesa gesa datang ke Daddy hunter.


"Dad? Kenapa itu ponselnya dibanting? Boros tau tidak?!" Ucap sang mommy namun tidak ada balasan dari dad Hunter.


Sejenak mom grea bingung jika sudah seperti ini itu berarti suaminya sedang kesal atau bahkan marah.


Mom grea pun mendekat ke arah suaminya lalu mengelus rahang sang suami.


"Kenapa dad? Kenapa Daddy kesal apa ada sesuatu yang terjadi?" Suara mom grea terdengar sangat halus dan menenangkan.


Itu membuat kekesalan dad Hunter menurun seketika , ia pun menatap isterinya yang terlihat sedikit takut pada dirinya.


"Aku membuatmu takut lagi?" Bukannya menjawab pertanyaan isterinya ia malah menanyakan hal baru.


Grea pun menggeleng menandakan bahwa ia tidak takut padahal ia saat ini memang takut pada suaminya.


Dad Hunter lalu menarik tubuh mom grea lalu memeluknya.


"Dad , kenapa Daddy kesal tadi?" Tanya mom grea lagi.


"Ah itu! Sepertinya delard harus diberi pelajaran mom!" Jawabnya dengan ketus.


"Delard? Memang dia kenapa dad?" Balas mom grea , ia tahu delard itu asisten puteranya lalu kenapa dengan delard?.


"Sudah! Jangan dibahas ini biar jadi urusan diriku dengannya!" Sahut Daddy Hunter tanpa melonggarkan pelukannya pada sang isteri.


________________________


Uwahahaha halo!


Oh ya , sifat sama sikap dari Daddy Hunter itu biasanya berubah ubah ya guys!.


Dia bisa jadi Daddy yang hangat bisa jadi Daddy yang dingin juga pemarah loh!.


Jadi jangan bingung ya kalau semisal ada bab lagi yang isinya perubahan sifat dad Hunter secara tiba tiba jika sudah seperti ini maka urusan mom grea untuk menormalkannya lagi.


Kadang mom grea juga nyerah loh! Ngadepin sifat ajaib dari suaminya , hehehe.

__ADS_1


Dan.. seperti biasa see u! Kita akan bertemu lagi di chapter selanjutnya.


- Nadira


__ADS_2