My Mafia Husband

My Mafia Husband
BAB.46. gang Flores 12


__ADS_3

Pada akhirnya Freya memilih mengalah pada ibu mertuanya , ibu mertuanya itu menyuruh Freya pulang.


" Pulanglah ! Aku membencimu ! Aku tak mau kau ada disini !" Yah itu yang dikatakan mommy tapi Freya tahu jika mommy itu tidak membenci dirinya , sebab jika mommy membencinya maka ia tak akan mau bicara pada Freya kan ?.


Yah Lusi juga ikut pulang namun , saat ini Lusi di pinta Freya untuk membeli beberapa buah buahan dulu sedangkan dirinya pulang.


Namun Freya memilih berjalan kaki , sedangkan mobilnya ia tepatkan pada Lusi agar Lusi tidak kecapekan, sekali sekali menikmati udara bebas lagipula jarak antara toko buah dan rumah mommy itu dekat!.


Freya tak sengaja mendengar perbincangan ketika melewati gang.


" Kau itu bagaimana ! Tuh kan si misquen masuk RS ! Nanti kalau dia tiada gimana ?"


" Yah kan enakkan kalau dia tidak ada !"


"Kalau kita ketahuan bagaimana !"


"Ya tidak papa lagian kan keluarganya pasti tidak punya uang untuk melaporkan kita !"


"Iya ya ! Orang dia aja tak pakai marga ! Masa cuma 'kinen.p.' pasti lah orang misquen!"


Freya yang mendengar pun terjingkat , kinen ? Itu kinen adik iparnya kan ? Apa mungkin itu anak lain ? Tapi perbincangan ini...


Pada akhirnya Freya berusaha mengintip kedua orang yang berbicara.

__ADS_1


Lalu Freya membelalakkan matanya , iya ! Yang mereka bicarakan pasti kinen adik iparnya ! Freya jelas ingat atribut pengenal yang digunakan kinen saat itu sama dengan kedua orang itu !.


Apalagi yang paling mencolok di tanda pengenal itu adalah tulisan 'University of the one briliant' itu kampusnya kinen kan !.


Seketika Freya melihat sekeliling gang , ini gang dekat rumah mommy ! Pasti ada cctv disini ! Karena adinda pernah bilang jika gang di dekat rumah grandmanya atau daddynya itu ada cctv ! Jadi bisa dipantau , ada pencuri tidak ?.


' ketemu akhirnya !' batin Freya ketika melihat cctv di sekitar sana , lalu Freya melihat sekeliling lagi untuk mengetahui gang berapa ini ?.


Oh ! Ini gang Flores 12 !.


Setelahnya Freya tergesa gesa pergi dari sana namun ia masih berusaha agar tidak membuat suara sama sekali , di hatinya ia berdoa kalau yang mereka bicarakan bukan kinen.


Tapi.... Ucapan mereka menuju ke kinen , karena kinen juga sedang dirawat di RS !.


Sekarang Freya sudah sampai di kamar adik iparnya , seketika ingatan Freya kembali ke percakapan yang ia dengar tadi.


Yah dia harus membicarakan ini dengan Revan !.


Namun wajah Freya tiba tiba murung , ia baru ingat kalau ponsel Revan mati beberapa hari yang lalu , bagaimana ia tahu ? Karena saat di telefon sistem nya berbunyi 'nomor yang anda hubungi sedang ada di luar jangkauan , silahkan hubungi beberapa saat lagi' yah kurang lebih begitu!.


"Baiklah ! Kalau begitu aku selidiki sendiri saja !" Ucap Freya semangat.


"Selidiki apa nyonya ?" Tanya Lusi ketika melihat majikannya berbicara sendiri.

__ADS_1


Tadi saat Lusi mengetuk pintu tak ada jawaban dari dalam , Lusi yang khawatir pun langsung membuka pintu dan menemukan nyonya mudanya sedang berbicara sendiri.


Apa nyonya nya Indi*ome? Eh Indi*o !.


Kalau benar.. bukankah itu berarti ada makhluk halus disini ?.


"Ah tidak Lus , b-bukan apa apa !" Jawab Freya gugup , ia kira Lusi masih membeli buah tadi!.


"Lus! Mana buah buahannya ?" Tanya Freya mengalihkan pembicaraan mereka.


"Oh buah buahannya sudah saya taruh di dapur nyonya " jawab Lusi tersenyum pada Freya.


"Baiklah ! Ayo ke dapur !" Ajak Freya berbinar.


Lusi yang mendengar pun mendadak pucat "n-nyonya jangan kedapur !"


"Kenapa aku tidak boleh ke dapur?" Tanya Freya bingung pada Lusi.


"Saya tidak mau nyonya t-terluka saat memasak" jawab Lusi.


"Kenapa kau mengambil kesimpulan jika aku akan memasak ?" Ujar Freya semakin curiga pada lusi.


"Ya.. kan itu dapur nyonya , jika anda ke dapur bukan untuk memasak lalu ?" Jawab Lusi semakin mencari alasan , Lusi hanya tak ingin nyonya melihat keadaan di bawah yang persis seperti rumah jagal.

__ADS_1


________________________


__ADS_2