My Mafia Husband

My Mafia Husband
BAB.40. Arron Fernandez putra


__ADS_3

Menyeramkan menyeramkan lah asalkan ia bisa selamat setelah berhadapan dengan tuannya ini! Ia tidak terbiasa untuk menghadapi tuannya karena biasanya wakil ketua mereka yang akan melakukannya!.


Namun katakan ini hari kesialan sekaligus hari keberuntungannya.


Sial karena jelas takut tidak melihat matahari lagi beruntung karena bisa melihat tuannya secara jelas.


"Keluar " satu kata singkat keluar dari bibir tuannya sontak orang itu menunduk lalu keluar meninggalkan tuannya sendiri.


Setelah tinggal tuan itu di ruangan sendirian.. ia mau meraih laptopnya dan melaksanakan sebuah proyek di dunia atas namun..


KRING KRING KRING !


Bunyi ponselnya yang bergetar di atas meja di hadapannya , oh ya sedikit info ia memang berbahaya jadi kalau bertemu silahkan berlari!.


" Ck ! Wanita itu" ujarnya sambil menatap bengis pada telefonnya.


Namun dia tidak mengangkatnya hanya memandangnya sekilas lalu meraih laptopnya dan mengerjakan apa yang seharusnya ia kerjakan.


Namun telefonnya terus berdering ia kira orang yang sama hingga ia mengangkatnya dengan penuh amarah , orang yang ini benar benar tidak bisa diganggu!.


Di telefon..


"Apa apaan Lo ! Gue udah pernah bilang jangan hubungi gue lagi!" Bentak si tuan dengan nada dingin dan mengancam.


" Oh gitu ya sekarang mommy tidak boleh menghubungimu ?!" Terdengar sahutan dari telefon itu yang membuat wajah si tuan mendadak panik.


"Bukan begitu mom ! Tadi si pengganggu ulung menelefonku ku kira tadi dia !" Ujarnya berusaha membela diri.


" Mangkanya lain kali lihat dulu peneleponnya siapa fern !"


"Maaf mom fern tidak melihatnya tadi!" Sahut si tuan yang ternyata bernama fern.


" Ya sudahlah mommy cuma mau tanya kamu udah nemuin adek kamu belum ? Kamu baik baik aja disana ?"

__ADS_1


" Fern belum nemuin adek mom.. seperti keberadaan adek ditutupin sama seseorang ! Fern baik baik aja mom"


" Lah kamu ini gimana toh fernn orang kamu udah sukses kok cuma nyari orang tidak bisa !"


"Itu yang fern bingungin momm" teriak fern setengah frustasi.


" Hah yang penting kalau adik kamu ketemu nanti kasih kabar ke mommy sama Daddy Babay sayang mommy ada kerjaan !"


Setelah itu Tut Tut Tut


Bunyi itu menandakan bahwa sesi telefon dengan sang mommy sudah selesai.


"Dimana kamu dek..." Ujar fern dengan murung, iya ! Dimana adeknya !!.


________________________


Sedangkan itu posisi orang yang paling ngenes yaitu si pandu..


Hingga...


"Loh , kamu kok bisa di sini ! Ngapain muter muter kayak gitu!" Ujar seorang wanita di belakang pandu.


Pandu pun sigap menarik pistolnya lalu menodongkannya di belakangnya tepat di kening sang pemanggil.


"Eh..." Ujar pandu kelabakan lalu menyimpan pistolnya lagi , jangan heran ia hanya reflek maklum lah kerjaannya agak berbahaya jadi ya..


"Kamu itu gimana sih pan ! Bisa bisa aku mati loh !" Ujar sang wanita terlihat menatap dengan tatapan kagum pada pandu.


" Ck ! Salah kamu sendiri ngagetin!" Balas pandu memang harusnya ia sudah menembak mati orang ini ! Dia memang orang menyebalkan.


"Aku pergi!" Tambah pandu lalu pergi secara terang terangan.


Bukannya pandu tidak suka dengan keberadaan gadis itu tapi.. ia sekarang harus melaksanakan tugas dari tuannya dulu baru ngurus yang lain !.

__ADS_1


Ah apa ini memang akan benar benar rumit ya ? .


^^^Tergantung author hehehe^^^


Lalu pandu pun masuk ke RS itu lebih baik bertemu dr Anisa daripada nanti dicincang oleh tuannya itu !


Walau saat bertemu dr Anisa nanti canggung canggung tapi lebih baik daripada tidak bisa melihat matahari pagi ! Iya kan ?


Namun pandu memang terkejut bukan main , yah bagaimana lagi ia tadi niat ke taman RS sebentar untuk menyegarkan sekaligus merilekskan pikiran eh malah ketemu si dokter muda!.


'Apa ?! Bagaimana bisa dr muda itu disini ?!' batin pandu.


________________________


Ulala kira kira yang mana nih yang jadi calonnya si pandu ? Dokter Anisa atau wanita itu ya ?


Psst ada yang tahu tidak nih ? Author tahu loh ! Nanti yang jadi calonnya itu si...


Eitss no no no ga bakalan author kasih tahu sekarang .


Ah tentang fern , biar author perjelas tentang dia.


Nama lengkapnya Arron Fernandez putra , putra sulung keluarga Arron , akan tetapi sang nyonya tidak bisa memiliki anak karena suatu kesalahan di antara kedua tuan dan nyonya keluarga arron.


Lalu gimana bisa fern lahir ? Kok bisa ? Kalau tidak bisa punya anak fern gimana ?


So simple silahkan menduga duga , readers bebas berkomentar .


Oh ya ! Author siap sedia menerima kritik dan saran !


See u !


- Nadira

__ADS_1


__ADS_2