
3 bulan tak terasa sudah berlalu.anna dan hiro selalu di beri kebahagiaan. sebulan sekali ayahnya juga melakukan perjalanan ke indonesia. dan waktu di jepang hanya beberapa hari saja. bahkan ia memutuskan menjauh dari pekerjaan nya karna hiro sudah berprovesi di pusat kota. menjadi pegawai museum batik kota pekalongan.
hari ini. ayah sudah berada di semarang. dan meminta di antar ke pekalongan lewat taksi nya pak sopir. yang diketahui bernama sultan.
"giwa?" tanya sultan mengendarai mobil.
"iya?" menjawab sambil mengemas barang.
" sebenarnya, sebentar lagi. anakku akan menikah dengan pacarnya. kwluarga kami masing masing juga merestuinya. tapi. mereka minta bulan madu nya di jepang." jawab sultan bersedih mengingat anaknya ber bulan madu di kawaguchi bukan tokyo.
"kalau mau ber bulan madu di jepang. tempatnya bukan di ibukota. lebih cocok di tempat yang tradisional. dan aku tau itu tempat apa" jawab giwa.
"kuserahkan ke kalian saja"
...****************...
hari ini hiro libur. dia memutuskan menggendong anaknya yang baru bangun karena silau dengan cahaya matahari.
"uhh... anak kecil papah sudah bangun"ucap hiro dengan nada gemas.
"pa.. pa" ucap vano.
"wah. anak papah pintar sekali" hiro mencium dan mencubit kecil dengan gemas.
"hei. jangan dicubit. bayi itu sensitive" ucap anna tiba tiba muncul dan mengagetkan hiro.
"habis aku senang sayang" ucap hiro lalu mencium anna.
"hhnm.. kau ini memangnya ada apa?" ucap anna menutup wajahnya karena malu.
"baeu tiga bulan anak kita lahir. dia sudah bisa mengatakan papa" ucap hiro senang.
PIP... PIP... "PAPA DATANG!" ucap ayah.
hiro dan anna segera membukakan pintu untuk ayah.
"oh papa sudah disini. mari mari papa silahkan masuk" ucap anna.
mereka duduk di sofa empuk. sambil bercakap cakap. mengenai bayi mungil ini. tapi terkadang pertanyaan teralihkan oleh hal lain. yang tak lain adalah pernikahan razak dan angela. sultan berusaha minta maaf karna telah mengganggu namun nyatanya. ksmunculan keluarga sultan lah yang membuat ini semua. sehingga ada rasa bersyukur tersendiri bagi keluarga hiro.
__ADS_1
"jadi. pernikahan razak dan angela harus di rancang sebagus mungkin?" tanya anna. sultan hanya menganguk.
"angela dan razak. memiliki ketrunan bernama awal R karna huruf depan. AR. kartu... AR?" ucap anna tertawa memikirkan nya.
"kau ini bisa saja.itu tidaklah terlalu perlu. yang penting acara nya harus mewah.itu saja"
"tapi. minggu depan kan?" sultan hanya menganguk anguk kan kepalanya.
...****************...
seminggu berlalu. hari ini hari pernikahan razak dan angela. menggelar pesta di gedung pencakar langit semarang.sehingga membuat teman temanya iri.
"hai anna?" tanya hiro.
"ya"jawab anna.
"kau tahu aku punya mantan?" tanya hiro sedikit gugup.
"kenapa?" jawab anna.
"dia bisa saja melacak kita"jawab hiro dengan nada bercanda.
"astaga hiro. vano dimana?" hiro yang mendengar itu seperti disambar petir. anaknya hilang!
hiro dan anna mencoba mencari kesegala arah. segala gedung. namun tetap tak menemukan nya.
"vano. kau dimana nak?" teriak anna.
"hei ada apa?" razak.angela.sultan dan giwa menghampiri.
"bayiku hilang" ucap anna panik.
"apa?" mereka semua juga kaget.
"kami sudah mencari keseluruh gedung. kamar bahkan toilet. tapi tidak menemukan nya. hiks" anna berkeringat dingin.
sampai malam bayi itu tak ditemukan. hiro memarahinya.
"kenapa kau bodoh sekali?! hah?! dia bayi kita." ucap hiro emosi.
__ADS_1
"kau kan yang mengajak bergurau. aku jadi lupa" ucap anna menunduk. takut melihat wajah hiro.
"tapi apa susahnya menjaga nya ? kau itu belum siap menjadi seorang ibu!"
JEDERRR
anna seperti disambar petir di siang bolong.rasanya sakit sekali. hiro pun tersadar akan apa yang disebutkan nya.
"eh. anna. maafkan aku ya. aku terlalu emosi tadi. aku tidak bermaksud mengatakan yang tidak tidak. aku tadi-" ucapan hiro terpotong.
"sudah hiro. cukup. aku tahu perasaan mu. kita cari besok lagi." sambung anna.
"tapi. untuk tadi. aku benar benar minta maaf." ucap hiro merasa sangat bersalah.
...****************...
keesokan harinya.
semua pergi ke hotel yang di tempati anna. untuk pergi ke gedung dan mencari vano. tapi saat semuanya hendak keluar.
TOK... TOK... TOK...
anna membuka pintu. ternyata irrennea.
DEG.. hiro dan anna terkejut. hiro terkejut karna mantanya datang kesini. sementara anna karna dia melihat bayinya berada di genggaman nya irrennea.
"ini bayimu. sangat imut. aku kemarin pergi ke pesta itu. tapi aku baru pulang dari russia. jadi aku sudah telat datang dan aku menemukan bayi ini bernama
vano.anna 💜 hiro. aku tahu. siapa orang tuanya" alasan irrennea begitu melihat hiro.
"aku pergi dulu." pamit dan pergi sejauh mungkin.
hiro menceritakan siapa wanita itu. siapa dia. apa hubunganya dengan mereka. dan merasa curiga.
"pasti irrennea yang mencurinya. kalau tidak. kenapa harus dia? kita kan sudah mencari kemana mana?" tanya hiro curiga
"kami sebenarnya juga curiga. lagipula kita sudah mengecek satu persatu orang disana kan?" ucap angela ikut geram dan curiga.
"hei. kalian ini apaan. yang penting vano kan sudah kembali. aku tak lagi memedulikan apakah dia pelakunya atau siapapun. yang penting vano sudah pulang. " anna mencium lembut anna.
__ADS_1