
"Hm ? Kenapa ?" Tanya electro sesingkat mungkin walau ia tahu untuk apa adinda memanggilnya.
"Dasar kulkas berjalan ! Tidak bisa gitu makai yang lebih panjang kayak 'iya kenapa adinda yang cantik sejagat raya ?' tidak bisa panjang dikit gitu ?" Tanya adinda geram.
"Sejak kapan Lo cantik ?" Cetus electro begitu saja.
' hmm.. Lo emang cantik syng... Biarkan saya berbicara panjang dulu kepadamu' batin electro disertai dengan senyum tipisnya.
Ia juga tidak begitu tahu kenapa ia sekhawatir ini pada adinda yang notabenenya memang sangat menyebalkan ?.
"Dih terserah deh tapi ya aku itu hantu yang paling menawan ! Huh sudahlah kau bisa membantuku tidak ?" Ucap adinda memandang electro.
"Tergantung" jawab electro menatap balik mata adinda.
Akhirnya mata mereka bertemu 1 detik, 2 detik , 3 detik , 4 detik , 5 detik , 6 detik.
Electro memutuskan pandangan matanya , ia hanya takut khilaf dan berbuat tidak senonoh pada adinda eh hey ! Mereka kan sama sama ghost ?
Hanya... Jika mereka masih hidup pasti usia mereka sudah menginjak remaja ? Mungkin... Mereka akan bisa bertemu di dunia nyata ?.
' d-dia kenapa kok tumben kayak gitu ? Apa... Dia marah ya gara gara aku panggil dengan teriak ?' batin adinda tiba tiba murung.
"Lupain aja" putus adinda begitu saja , hal itu membuat kening electro berkerut.
"Hm" hanya itu balasan electro ia terlalu gengsi untuk bertanya meskipun ia memang khawatir pada gadis di depannya.
' tuhkan... Berarti dia beneran marah dong ? Huft !' batin adinda tiba tiba sendu.
__ADS_1
"Aku mau pergi menemui mommy , jadi diamlah disini dengan baik.." ujar adinda mencoba tersenyum yah meski juga senyum palsu sih ya ?.
Kening electro lebih berkerut lagi melihat senyum gadis di depannya ini .
Plak
Electro menepuk mulut adinda secara reflek.
"Aduh sakit !" Ucap adinda begitu saja ia tak berbohong rasanya memang sakit walau electro sama sekali tidak menggunakan tenaga untuk memukulnya .
"Senyum mu aneh" balas electro begitu saja sambil mengusap usap bibir adinda yang sempat ia pukul.
Adinda pun tercengang sesaat karena tingkah tiba tiba dari electro , reflek Adinda pun memegang tangan electro berhubung mereka sesama hantu maka mereka masih bisa bersentuhan.
"A-aku baik baik saja , aku pergi du-lu" ujar adinda mencoba meredakan rona merah di wajahnya.
Aduh aduh gimana bisa lupa sih Dinda ?! Buat malu aja ih bisa bisanya sih !.
"Anu.. kau bisa membaca masa lalu orang itu ? Kau punya kekuatan itu kan ?" Ujar adinda sambil menunjuk sesuatu.
"Hm" balas electro singkat ia hanya tidak suka berbicara berbelit Belit.
Duh duh gimana nih ? Kira kira bakal jadi hubungan kayak gimana ya mereka ini ? Huah hubungan antara ghost begitu ?
"Yasudah lah , see u ! " Pamit adinda lalu menghilang begitu saja.
Electro hanya memandang tempat adinda menghilang dengan tatapan sulit diartikan.
__ADS_1
' aku akan .... beberapa hari lagi... Apa kau akan sedih ? Kurasa tidak' batin electro miris.
Electro mengalihkan pandangannya kepada seseorang yang ditunjuk adinda tadi , ia pun melihat masa lalu orang itu.
Setelah itu ia tercengang sendiri... Kisah ini.. bukankah kisah ini sangat rumit ?.
Sementara itu...
"Huah mommyyy" ujar adinda berlari ke arah Freya tentu saja dialam bawah sadar mommynya itu tentunya.
"Eh Dinda ... Kamu disini ?" Tanya Freya sambil menyambut tangan adinda.
"Huum... Mom.. boleh aku bertanya ?" Tanya adinda ragu ragu. Ia masih penasaran terhadap paman yang menyebut bahwa daddynya menyembunyikan adik perempuannya.
Satu satunya perempuan yang dekat dengan Daddy sekarang itu mommynya! Apalagi paman tadi jelas musuh daddynya! Masalah pasti akan runyam jika sesuatu yang ia fikirkan terjadi.
"Silahkan saja" ujar Freya mempersilahkan Adinda.
"Mom.. apakah... Mommy memiliki saudara entah itu kandung atau sebatas sepupu ?" Tanya adinda menatap dalam mata mommynya itu.
"Aku rasa aku tidak punya yang seperti itu ? Tapi ... Aku tidak tahu.." jawab adinda. Jujur jika tentang masa lalunya ia sendiri tidak begitu tahu tentang masa lalunya sendiri.
Orang yang dapat di temui sekarang sudah berada di akhirat sana ! Apa Freya harus mewawancarai orang tuanya tentang ini ?! Oh no! Itu berarti Freya harus ke akhirat dong ? Bisa dikatakan Freya harus tiada dulu ? , Segera Freya mendepak fikirannya yang aneh aneh itu.
________________________
yuhuu author up lagi nih , silahkan dibaca ! tunggu up an dari author lagi ya ! author bakal berusaha buat up sesering mungkin ! see u again !
__ADS_1
- Nadira