Pelabuhan Terakhir Zahra

Pelabuhan Terakhir Zahra
55. Membuka luka lama


__ADS_3

Setelah selesai acara kini semuanya berkumpul di ruang keluarga. Tuan Laksmana pun mencoba menjelaskan. Walaupun hatinya begitu sedih mengingat kembali kenangan terakhir bersama sang anak.


Bunda sebenarnya Zahra- belum sempat meneruskan Tuan Laksmana pun menangis. Ini adalah luka yang teramat dalam baginya karna Ia kehilangan anak satu-satunya.


Semua pun merasakan kesedihan dari dalam mata Tuan Laksmana. Ayah, apa yang terjadi? dan dimana Zahra sebenarnya? tanya sang Istri.


Bunda, sebenarnya Zahra sudah meninggal 1 tahun yang lalu sejak melahirkan Aggrita. Wina begitu syok mendengar kabar kematian Zahra, Wina menangis histeris. Lindah pun berdiri dan mencoba menenangkan sahabatnya.


Wina, kamu harus tenang, kamu gak boleh kayak gini, kamu baru saja sembuh. Kami semuapun merasa kehilangan tapi kali ini kita harus fokus dengan pertumbuhan Aggrita. Lindah pun memeluk erat sahabatnya. Lindah pun mengantar Wina ke kamarnya.


Setelah Wina cukup tenang dan sudah tertidur Lindah pun keluar menemui yang lain. Mamah kok keluar sih, kenapa gak temanin Wina di dalam? tanya sang Suami.


Mamah udah menceritakan semuanya kepada Wina, dan Mamah pun meminta maaf kepadanya. Kini Wina sudah tertidur.


Tuan Laksmana dan lainnya merasa lega, akhirnya Wina bisa menerima kenyataan atas meninggalnya Zahra. Merekapun mengakhiri pembicaraan dan berlalu tidur.


Ricard, Donny dan ke tiga Kakak beradik memilih pergi ke bar. Namun ketiga Kakak beradik mengajak Prily karna saat ini Prily telah di anggap Adik oleh mereka.

__ADS_1


Bro gimana kalau kita ajak Prily kasian loh, dia wanita cantik dan kesehariannya hanya mengasuh si kecil. pinta Fahreza.


Baiklah, ajak saja Prily biar teman kita yang satu ini ada yang temanin. ucap Ricard sambil menggoda Donny. Semua pun tertawa mendengarkan apa yang di katakan Ricard.


Sialan loh, ucap Donny dan tersenyum kearah Ricard.


Alfian pun berjalan menghampiri kamar Prily. toktok...


Prily yang sedang duduk memainkan ponsel berdiri dan membukakan pintu. Ada yang bisa saya bantu Mas? tanya Prily.


Alfian pun tertawa, Ly kamu ganti pakaianmu, kita akan jalan-jalan.


Baby juga gak bakalan bangun kok, ayo yang lainnya pada nunggu kita di depan.


Prily pun menggaruk kepalanya walaupun tidak gatal, karna Ia begitu tidak percaya, kali ini Ia di ajak jalan-jalan sama 5 pria tampan, baiklah Mas, saya ganti baju dulu.


Alfian pun berjalan meninggalkan Prily dan berlalu menuju ke halaman rumah.

__ADS_1


Ricard mengendarai mobil bersama ke 3 Kakak beradik sedangkan Donny mengendarai mobil sendiri.


Prily pun keluar dengan tampilan yang berbeda kali ini Ia terlihat sangat cantik dan modis. Donny pun terlena dengan kecantikan Prily saat ini. Ternyata Prily cantik juga, mungkin ini saatnya aku harus membuka hatiku kembali. gumamnya Donny dalam hati.


Ly, kamu naik sama Donny aja. teriak Ricard.


Prily begitu grogi dan malu, Ia pun berjalan menuju mobil Donny dan hendak menarik pintu belakang namun Donny dengan cepat berkata, Ly kamu duduk di depan jangan duduk di belakang entar di kirain aku supir kamu. Donny berkata dengan lembutnya.


Prily begitu malu dan wajahnya memerah dan akhirnya membranikan diri duduk di samping Donny.


Kini di dalam mobil Ricard berbicara kepada Reza, Adriyansyah dan juga Alfian mengenai dirinya yang ingin menyatukan Donny dan juga Prily.


Awalnya ketiga Kakak beradik begitu terkejut namun mendengar penjelasan Ricard ketiga pria tersebut setuju.


Tidak masalah, toh Prilynya juga wanita yang cantik Ia pun sangat sopan dan baik, apa salahnya.


Kini mereka sudah tiba di bar milik keluarga Chandra. Semua mata tertuju ke arah mereka. Siapa yang tidak mengenal pria dari keluarga Chandra yang sangat berpengaruh.

__ADS_1


Kali ini semuanya di antarkan di sebuah ruangan VVIP. Mereka pun mulai di hidangkan beberapa wine dan beberapa botol anggur buah.


Donny pun menuangkan anggur dan memberikan cangkir itu kepada Prily. Prily pun menerima cangkir pemberian Donny, Prily pun menenguk anggur dan wajahnya langsung berkerut.


__ADS_2