Pelabuhan Terakhir Zahra

Pelabuhan Terakhir Zahra
60. Kembalinya Ricard setelah 3tahun


__ADS_3

Ricard yang sudah tiba di Airport International Hang Nadim, langsung mengemudikan mobil dengan kecepatan rata-rata menuju Chandra Mansion, karna Ia begitu merindukan buah hatinya. Setelah menempuh perjalanan hampir sejam Ia pun tiba di Mansion Chandra. Ia pun berjalan dengan cepatnya menghampiri sosok kecil yang sedang bemain. Ia lah sosok yang sangat di rindukan.


Sayang, panggilnya kepada sang Anak.


Aggrita pun berdiri dan menatap sosok yang Ia rindukan selama 3 tahun ini. Ayah, Grita merindukan Ayah.


Ricard pun berjalan menangkap sang Anak yang sedang berlari ke arahnya. Ayah sangat merindukanmu nak.


Kali ini Ricard di kejutkan dengan pengeluhan Sally Jhou mengenai keluarga besar Zahra dan juga Donny Balldy yang sudah mempermalukan dirinya. Ricard yang mendengarnya begitu marah, namun Ia memilih tidak menanyakan pokok permasalahannya kepada keluarga maupun Donny.

__ADS_1


Ricard pun meninggalkan Mansion dan mengemudikan mobil menuju Apartement Sally Jhou. Setibanya di Apartement Sally Jhou, Ricard menghampiri wanita dengan postur tubuh yang tinggi dan juga sexy itu di dalam kamar.


Sally Jhou melancarkan aktingnya, ketika Ia melihat sosok yang Ia rindukan selama 3tahun Ia pun beranjak dari ranjang dan berlari memeluk Ricard dengan butiran bening yang sudah membasahi pipinya.


Ricard pun mengeratkan pelukannya dan mulai menenangkan Sally Jhou. Kini keduanya duduk di tepi ranjang, Sally Jhou pun menceritakan pokok permasalahan hingga di tampar berulang kali oleh Donny Balldy.


Ricard pun begitu emosi dan langsung mengajak Sally Jhou untuk melangsungkan pertunangan. Aku sungguh ingin melihat apa yang akan di lakukan Donny Balldy terhadap dirimu setelah kita bertunangan.


Sally pun meninggalkan Ricard dan pergi ke dapur, Sally yang sedang berada di dapur mengambil sebotol wine, namun lagi-lagi Ia ingin menjebak Ricard, Ia pun mengeluarkan sebuah bungkusan dan memasukkannya kedalam gelas yang berisikan wine yang akan dia berikan kepada Ricard. Setelah selesai mencampurkan obat perangsang Ia kembali ke kamar.

__ADS_1


Sayang, kali ini aku ingin minum bersamamu, Ia pun menyodorkan gelas yang sudah Ia campurkan tadi kepada Ricard. Ricard pun menerimanya. Ricardpun menenguk habis wine itu, Sally Jhou pun merasa puas ketika melihat gelas itu sudah kosong.


Beberapa menit kemudian Ricard merasakan pening di kepala dan merasa kepanasan, Ricardpun membuka pakaiannya namun lagi-lagi reaksi obat itu membuat Ricard tidak terkendali.


Sally yang menyadari reaksi obat itu mulai bekerja Ia pun dengan cepatnya membuka seluruh pakaiannya hingga tertinggal bra dan juga cd. Ia pun mulai berbisik di telinga Ricard.


Sayang aku sangat ingin bercinta denganmu, bisiknya di telinga Ricard. Ricard pun dengan cepatnya menarik Sally di pangkuannya. Ia pun mulai ******* abis bibir Sally, perlahan-lahan Ia turun menyusuri leher hingga sampai di kedua gundukan Sally.


Sally sungguh tidak bisa menahan erangannya. Kini di kamar itu hanya terdengar suara desahan Sally saat Ricard memasukkan jarinya kedalam celana Sally. Sally sungguh tidak bisa menahannya lagi. Ia pun mendorong Ricard dan kali ini Ia yang mengendalikan Ricard.

__ADS_1


Gerakan Sally Jhou membuat Ricard mendesah dengan kerasnya. Ricardpun menggulingkan Sally dan mulai menggerakan pinggulnya dengan cepat, entah sudah berapa kali mendapatkan pelepasan kenikmatan. hingga keduanya tertidur tanpa mengenakan sehelai benangpun.


__ADS_2