
Prily sungguh mabuk setelah Ia meneguk beberapa cangkir anggur. Kemampuan toleransi alkohol Prily sungguh rendah dan kali ini wajahnya sudah sangat memerah dan pandangannya sudah mulai kabur.
Ricard yang sedang meneguk secangkir Wine, begitu terkejut melihat sosok yang berada tepat di depannya.
Hey, " Bagaimana kabarmu Ricard?"
Selly, Aku baik saja, lama tak jumpa. Kapan kamu kembali kesini?. tanya Ricard
Aku tiba disini siang tadi. Ricard mana kekasihmu, apa kau sungguh tidak ingin mengenalkan kekasihmu padaku.
Istriku sudah meninggal.
Maafkan aku Ricard, aku tidak bermaksud.
Udah gak apa-apa kok, ayo duduk, dan kenalin ini adalah ketiga Kakak mendiang Istriku, sahabat aku Donny dan itu Prily teman Zahra.
Setelah selesai berkenal merekapun berbincang, namun sesekali Selly melihat ke arah Ricard. Ya, Selly Jhou adalah mantan pacar Ricard, mereka putus di karenakan Selly memilih pindah ke Italya melanjutkan studynya, namun kali ini Selly tidak menyangka Ia bisa bertemu dengan Ricard setelah perpisahan 3tahun yang lalu.
Donny sungguh kehilangan akal, dengan tingkah menggemaskan Prily yang sudah mabuk.
Reza yang melihat kedekatan Donny dan Prily pun berkata, Don lebih baik kau antarkan Prily kembali, Ia kayaknya udah mabuk berat deh.
Baiklah, Ricard, aku pergi dulu ya.
Ricard pun menganggukan kepala seraya tersenyum dan berkata, jangan macam-macam sama Prily Don, Ia adalah kesayangan anakku.
Ok..ok..ucap Donny sambil menggelengkan kepala.
Donny pun membopong Prily keluar dari club malam, namun Prily yang tersandung dan hendak terjatuh membuat Donny dengan cepatnya menarik Prily dalam pelukannya.
__ADS_1
Prily kamu baik-baik sajakan, tanya Donny.
Prilypun menganggukan kepala, namun kali ini wajahnya memerah seperti tomat entah itu karna Ia mabuk atau Ia grogi, dengan cepatnya melepaskan tubuhnya dari tubuh Donny.
Mereka pun berjalan menuju mobil, Prily tampak malu-malu setelah kejadian barusan Ia pun duduk dengan diam tanpa berkata apapun, sehingga suasana di dalam mobil begitu hening.
Prily, kamu udah berapa lama menjadi asisten Zahra?
Sekitar 7 tahun Mas. Mba Zahralah yang membatu saya. Saat saya di usir oleh Ibu tiri dan kakak tiri saya setelah Ayah saya meninggal.
Maafkan saya yang sudah membuat kamu mengingat masa lalumu Ly. Ucap Donny balldy dengan pelannya.
Gak apa-apa kok Mas. Jawab Prily.
Mereka yang asik berbincang akhirnya tiba di kediaman Chandra.
Kini Sally Jhou sedang asik berbincang dengan Ricard. Kedekatan keduanya pun terjalin kembali. Reza dan kedua Adiknya berpamitan, karna saat ini ke 3nya sudah sangat mabuk.
Ricardpun menatap dalam ke arah Sally Jhou, Apa?
Aku ingin kita bersama kembali, Aku begitu mencintaimu, Toh Istrimu juga sudah meninggal dan sekarang anakmu membutuhkan kasih sayang seorang Ibu. Jawab Sally dengan hati-hati.
Ricard pun tersenyum dan berkata, kita lihat saja nanti, jika anakku bisa menerimamu, Aku akan memikirkannya lagi.
Sally Jhou tersenyum puas, Akhirnya Aku bisa menjadi Nyonya Alziro setelah kematian Zahra wanita jalang itu dan Aku tidak akan membiarkan Anaknya hidup, secepatnya Anak itu harus Aku singkirkan, Aku tidak ingin Anak itu ikut bersama Aku dan Ricard setelah menikah, membatin Sally Jhou.
Sally Jhou selama ini telah menyelidiki Zahra dan juga Ricard, namun Ia tidak tahu jika Zahra seorang pewaris tunggal keluarga Chandra, Ia hanya menginginkan kekayaan Ricard, maka dari itu Ia ingin menyingkirkan Anak Zahra agar kekayaan Ricard bisa Ia kuasai seutuhnya.
Ricard dan Sally Jhou pun beranjak dan keluar club namun kali ini Ricard sungguh mabuk, Ia pun dengan eratnya memeluk Sally Jhou, dan mulai mencium bibir Sally Jhou dengan ganasnya, Sally pun menerima ciuman panas yang di berikan Ricard.
__ADS_1
Keduanya kini melepaskan ciuman panas itu dan masuk ke mobil, Sally mengemudikan mobilnya menuju Apartemennya. Sesampainya di depan Apartementnya Sally pun membuka pintu dan menarik paksa Ricard, kini keduanya sedang di mabuk dengan nafsu yang membara.
Ricard menarik Sally dan mulai ******* bibirnya, Ricard sungguh tidak bisa mengendalikan dirinya. Dan kali ini Sally menang karna reaksi obat perangsang yang Ia campurkan kini sudah mengendalikan otak dan pikiran Ricard.
Sally pun menarik Ricard ke kamarnya Ricard pun mulai membuka paksa pakaian Sally. Sally pun berbisik, Baby Aku sungguh tidak tahan lagi.
Ricard dengan cepatnya menelanjangi Sally dan begitu juga dengan Sally yang menarik paksa kemeja Ricard hingga kacing kemeja berserakan di lantai.
Zahra, Aku sungguh merindukan tubuh indahmu hari ini aku sungguh tidak tahan, gumam Ricard di telinga Sally.
Sally pun sangat marah, ternyata Ricard dengan nafsu birahinya mengira dirinya adalah Zahra, tapi kali ini Sally tidak menghiraukannya karna Ia ingin secepatnya menjadi Nyonya Alziro.
Ia pun berbisik, Baby masukkan punyamu aku sungguh tidak bisa menahannya lagi. Ricardpun memulai adegan panas mereka, mereka bergerak seirama, hingga desahan berganti dengan rintihan kenikmatan, keduanya pun terkapar tak berdaya setelah adegan panas mereka.
Hari pun berlalu begitu cepat, Ricard kini bangun dan menggosok kedua matanya Ia begitu kaget melihat dirinya bertelanjang, Ia pun hendak berdiri namun tiba-tiba lengannya di tarik Ia pun terhuyung di atas ranjang kembali, Ia begitu kaget melihat sosok yang menariknya.
Sally, apa yang terjadi? tanya Ricard. Namun dengan cepatnya Sally ******* bibir Ricard. Ricardpun mendorong Sally dengan kasarnya.
Sally, Aku sedang bertanya padamu. Apa yang terjadi?.
Sally pun mulai menangis, Apa kamu tidak mengingatnya?, semalam kamu menarik paksa pakaianku dan kamu juga meniduriku. Kau memperlakukan diriku seperti wanita jalang semalam.
Ricard pun mendekati Sally dan memeluknya, maafkan aku Sally tapi sungguh aku tidak mengingat apapu. Aku janji akan bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan malam tadi.
Tapi kali ini aku harus pergi ke Norwegia, ada beberapa masalah yang harus aku selesaikan, setelah aku kembali aku akan bertanggung jawab atas dirimu.
Sally pun menganggukan kepalanya seraya menghapus air mata buayanya.
Ricard pun segera berlalu ke kamar mandi setelah selesai Ia pun pergi dari Apartement Sally. Apa yang terjadi? mengapa aku tidak bisa mengontrol pikiranku? dan mengapa aku bisa meniduri Sally? pikir Ricard yang sedang berkecamuk.
__ADS_1
Di sisi lain Sally Jhou sangat puas dengan aktingnya, kali ini Ia mengelabui Ricard dan akhirnya Ricard mau menikahinya.
Sebentar lagi aku akan menjadi Nyonya Alziro, dan secepatnya aku akan menyingkirkan orang-orang yang mencoba menentang pernikahan kami termasuk Anak wanita jalang itu.