
Hari berlalu begitu cepat, dimana keluarga besar Zahra sedang jalan-jalan ke puncak dan memilih untuk menginap di Villa.
Malam hari pun tiba di mana semuanya berkumpul untuk pesta barbeQue, Zahra maupun Leon sudah tampak di luar Villa dan di ikuti oleh Prily dan juga Donny, sedangkan Alfian sedang jalan-jalan bersama Marcella.
Ayah, Bunda maupun Ommah Diana sedang berbincang di teras rumah bersama si kecil. Fahreza yang baru tiba bersama Naysila pun ikut bergabung bersama Zahra dan lainnya.
Namun tidak dengan Adriyansyah dan juga Almira yang sedang berada di supermarket untuk membeli beberapa bahan untuk acara mereka, perdebatan pun terjadi antara keduanya.
Almira photo.
Adriyansyah photo.
"Hey, apa yang kau lakukan,? mengapa kau hanya duduk saja disini." gerutu Almira dengan kesal melihat sikap Adri.
"Apaan sih loh, kamu aja yang masuk aku di sini aja." balas Adri.
"Kamu, ya sudah dasar pria lembek, duduk aja di situ." ketus Almira dengan cemberut.
Mendengar Almira yang mengatakan dirinya pria lembek membuat Adri kesal dan membalas mengatai Almira. "Dasar wanita bar-bar." pekik Adry. Adri pun berjalan masuk ke supermarket dan mengambil troly.
Namun Almira dengan kekesalan nya mengurung kan niat nya untuk masuk ke supermarket dan memilih duduk di dalam mobil dan membiarkan Adri yang membeli segala kepeluan mereka.
__ADS_1
Adri yang menyadari kekesalan Almira terhadap dirinya pun mulai merasa bersalah. Adri pun membuang egonya jauh-jauh dan keluar kembali untuk membujuk Almira.
"Almira kok kamu gak ikut masuk sih, ya sudah aku minta maaf, tapi pleace ikut ke dalam, karena aku tidak tahu harus mengambil bahan-bahan yang kita perlukan untuk acara sebentar nanti." ucap Adry dengan lembut nya.
Almira pun enggan turun atau menjawab semua yang di ucapkan oleh Adri. Adri pun mulai kehilangan akal, tapi Almira tak menyangka jika Adri akan melakukan itu kepadanya.
Adri mendekat ke arah Almira dan mencium nya, sontak Almira kaget dan menampar Adri dan mengatai nya. "Dasar pria gila!" pekik Almira dan turun dari mobil dan segera masuk ke supermarket.
Adri pun mengutuk dirinya karena sudah melakukan itu kepada Almira barusan. "Apa yang aku lakukan, apa aku benar-benar jatuh hati kepada nya! gak mungkin, itu tidak mungkin karena ia bukan tipikel wanita idaman ku." Hahahaha.
Adri pun masuk dan mengambil alih troly yang di dorong Almira. Almira tampak canggung berdekatan dengan Adri setelah kejadian tadi.
Derrrrgghh....bunyi ponsel Adri.
"Hallo, ada apa Honey." tanya Adri.
............
............
"Baiklah, sampai ketemu beberapa hari lagi ya Honey." ucap Adry kembali.
Almira yang mendengar nya marah, karena ciuman pertama nya di ambil oleh Adri yang nota benenya sudah memiliki pacar. Almira pun mempercepat langkah nya agar secepat nya mereka bisa kembali ke puncak.
Setelah selesai mengambil beberapa keperluan, mereka pun menuju kasir dan ponsel Adri pun berbunyi kembali.
__ADS_1
"Hallo Baby, ada apa?" tanya Adri.
"Baik Baby, setelah aku kembali aku akan menemuimu di cafe tempat biasa." balas Ady
Mendengar itu membuat Almira tampak terkejut karna kali ini wanita yang berbeda menelpon Adri, Almira pun menatap tajam ke arah Adri. Setelah Adri selesai berbicara Almira mengatai Adri, dasar buaya darat, kamu sungguh memalukan. Almira mengambil barang belanjaan dan meninggalkan Adri dengan seribu kebinggunggan.
Dasar wanita gila, teriak Adri.
Adri pun segera masuk dan mengemudikan mobil dengan kecepatan rata-rata. "Apa maksudmu mengatai aku dengan sebutan buaya darat.?" tanya Adri.
"Kamu," emang benarkan kamu buaya darat dan yang paling ku sesali kau mengambil ciuman pertamaku, dasar playboy, ucap Almira dengan seribu kekealannya.
Adri tampak tercegang mendengar ciuman pertama Almira di ambil olehnya, Adri pun menepihkan mobil dan bertanya.
Kamu tidak pernah pacaran dan tadi itu ciuman pertamamu,? tanya Adri.
Almira sungguh malu dan ingin secepatnya keluar dari dalam mobil karna pertanyaan Adri sungguh membuat dirinya sangat malu, saat Almira hendak membuka pintu Adri menahan pergelangan tangan Almira.
Almira pun menatap binggung ke arah Adri dan keduanya saat ini saling berhadapan satu sama lain. "Jawab aku Almira" Adri bertanya kembali.
Apaan sih, lepasin tangan aku Adri. teriak Almira.
Adri pun menarik Almira dan menciumnya kembali. Almira awalnya memukul mukul pelan dada Adri namun akhirnya Almira pun menikmati ciuman itu.
Setelah selesai berciuman suara hening pun terjadi, hingga mereka tiba di puncak, tak satu pun dari mereka berbicara.
__ADS_1
Almira hendak turun dan mengangkat barang bawaan mereka namun Adri berkata "Biarkan aku yang membawanya." ucapnya.
Almira pun melepaskan kantong tersebut dan berjalan menuju Zahra dan Leon.