PENYESALAN DINDA

PENYESALAN DINDA
Episode 78


__ADS_3

Masa nifas seorang wanita menurut agama Islam selama 40 hari,selama itu pula Dinda di kurung di dalam rumah.


Sama seperti ibu melahirkan lain,orang tua datang membantu menjaga sang ibu juga sang jabang bayi.


Dan sekarang waktu masa nifas Dinda bersisa hanya tiga hari lagi,tentu Dinda merasa tidak sabar ingin segera keluar rumah.


Dinda merasa senang masa melahirkan seperti ini Ibu dan Mama mertua nya sangat banyak membantu.Namun ada juga ketidak senangan atas apa yang terjadi pada dirinya saat ini.


Ibu dan Mama mertua nya itu masih percaya tradisi masa nifas tidak boleh keluar rumah.Dinda tidak mempermasalahkan hal ini,karena selama sudah menikah ia tinggal di rumah yang lebih besar dari rumah orang tua nya jadi bisa berkeliling kemanapun di rumahnya itu.


Di larang makan daging,ikan,dan telur.Dinda merasa tidak masalah dengan tidak memakan telur,tapi ia juga ingin makan daging dan ikan.Beruntung Dinda memiliki suami Bule yang tidak percaya hal mitos seperti itu.Karena menurutnya,Ibu melahirkan itu membutuhkan asupan protein yang tinggi untuk pemulihan pasca melahirkan.


Toni sering membawa makanan enak ke dalam kamar hanya untuk Dinda,Toni juga menjadi Daddy yang hebat,ia selalu terjaga pada malam hari saat baby El bangun pada malam hari.


Wajib memakai setagen.Tapi ini hanya diwajibkan jika melahirkan secara normal,tidak untuk yang melahirkan secara caesar atau operasi.Dinda melewati tahap ini dan mengalihkan ke olahraga perut setiap pagi dan malam sebelum tidur.Toni hanya menggeleng saja jika melihat Dinda setiap malam di sibukkan dengan olahraga perut.Ia akan mengganggu Dinda jika ia ingin di manja.


Dan yang paling melenceng dari tradisi 40 hari masa nifas Dinda adalah Ibu dan Mama mertua nya memberikan dua jenis produk yang menggelikan menurutnya.


Satu kotak berisikan serbuk minuman dan satu kotak berukuran kecil berisikan produk seperti batu kristal berwarna hijau tua sebesar jari tangan dengan kegunaan hampir sama,hanya cara memakai berbeda.Dan kegunaan itu adalah untuk merapatkan ****.* Dinda.


Kata Ibu dan Mama mertua itu untuk menyambut malam pertama Dinda dan Toni.Ia ingat obrolan bersama Ibu dan Mama mertua nya Minggu lalu.


"Ini apa Bu..Ma?" Tanya Dinda saat kedua wanita paruh baya itu menyerahkan dua paper bag pada Dinda.


"Kamu kan sudah selesai mengeluarkan darah nifas kamu,jadi kamu sudah bisa memakai ini."Ucap Ibu Ayu.


"Tapi guna nya apa Bu?"Tanya Dinda masih belum mengerti.


"Yang kotak merah kamu minum setiap hari 2 sachet dan kotak hijau kamu pakai malam hari.Ada cara pemakaian kok."Terang mama Rahma.


Dinda hanya mengangguk."Tapi gunanya untuk apa ma?"


"Untuk memikat suami kamu agar ketagihan sama kamu saja Dinda..Di luar sana pasti ada yang menginginkan suami mu itu."Ucap Mama Rahma lagi.


"Baiklah,akan Dinda gunakan ini.Tapi lihat hasil dari pemakaian nya gimana?"


"Hasilnya akan dirasakan suami mu saat kalian malam pertama.Tapi ingat,jangan sampai suamimu tahu kamu pakai produk ini agar menjadi kejutan."


"Kamu juga harus mempelajari ini,berbagai gaya untuk menyenangkan suami."Ibu menyerahkan satu buku pada Dinda.


Dinda tersenyum penuh arti kemudian mengangguk."Terimakasih Bu.. Terimakasih Ma sudah menerima Dinda."


Mama Rahma tersenyum."Mama juga berterimakasih padamu Dinda.. Terimakasih telah hadir dalam hidup anak Mama."


Akhirnya Mertua dan menantu berpelukan.


*****

__ADS_1


"Bagaimana?Sudah kamu urus ke kantor sipil pernikahan saya?"Ucap Toni pada sekretaris nya selama ia berada di Medan.Rina.


"Sudah Tuan.Buku nikah Tuan juga sudah selesai."Rina menyerahkan buku nikah milik Toni.


"Letak saja di meja saya."Toni mengambil ponsel di atas meja saat layar ponsel berkedip tanda ada yang menghubungi.


Toni tersenyum saat melihat siapa yang menghubungi pada jam kerja seperti ini.


*Toni:Halo sayang.


Dinda:Kakak lagi apa?


Toni:Tidak ada sayang,kakak baru menerima buku nikah kita.


Dinda:Sudah selesai?


Toni:Sudah,nanti pulang mau di bawain apa?


Dinda:Nggak ada kak,Ibu masak tempe bacem tadi.Daddy video call dong..El mau lihat Daddy*.


Panggilan suara pun beralih menjadi panggilan video.Toni belum sadar jika Tina masih berada di dalam ruang kerjanya.


Toni:Sayang..jangan menggodaku.


Dinda melotot mendengar ucapan Toni.Padahal saat ini ia tidak melakukan apapun,hanya duduk memangku El.


Toni:Kamu berkeringat jadi tambah seksi yang*.


Terdengar tawa di balik benda pipih itu.


*Dinda:Itumah kakak yang mesum.Wleekk..


Toni:Lihat saja kakak gigit malam nanti*.


Toni membalikkan kursi kebesaran nya membelakangi meja kerjanya.Otomatis Rina tertangkap kamera ponsel.


Dinda memicingkan mata saat melihat wanita berada di dalam ruangan Toni.


*Dinda:Kakak sedang bersama siapa di ruangan kakak?


Toni:Ah kakak lupa.Dia Rina sekretaris kakak*.


Dinda mengangguk di seberang sana dan Tina tampak tersenyum.


"Cantik istri Tuan."Puji Tina.


"Tentu,istri saya sangat cantik dan sangat sulit mendapatkan nya."Toni berucap sembari tetap menatap Dinda sedang sibuk dengan El.

__ADS_1


Dinda:Dinda dengar loh kak..Mbak Rina juga cantik dan pasti mbak Rina sangat hebat sehingga bisa menjadi sekretaris suami Dinda yang tampan tapi galak.


Dinda tertawa disana.


Tampak senyum mengembang di bibir Rina dan itu terlihat dari penglihatan Dinda.Sebenarnya ia hanya sedang menguji Toni dan melihat reaksi Rina saat membicarakan Toni.


*Toni:Tidak ada yang lebih cantik dari kamu,tidak ada yang lebih hebat dari kamu.


Dinda:Uuhh suamiku.. Kisseo..Mbak Rina bisa keluar dari ruangan suami Dinda kan*?


Rina mendengar itu gelagapan menyadari kesalahannya.Rina lantas berlalu keluar ruangan Toni.


Dinda: Apa-apaan kakak berlama-lama sama sekretaris kakak?Ingin berduaan sama Rina? Dinda jadi ganggu gitu? berarti selama ini kakak sering berduaan kan sama Rina itu?


Toni mendengar cercaan Dinda hanya bisa tertawa.Ia senang jika Dinda cemburu padanya.


*Dinda:Iihh kenapa tertawa?Dinda tahu sekretaris kakak pasti suka sama kakak.


Toni:Bisa jadi.


Dinda:Tuhkaann.. Kakak sih sok kegantengan.


Toni:Hei..kakak memang ganteng.


Dinda:Karena itu sekretaris kakak jadi suka.


Toni:Tapi kakak nggak suka dia sayang..Hanya Dinda saja di hidup kakak.


Dinda:Awas saja kalau bohong.Tidak ada malam pertama kalau gitu*.


Dinda memutuskan panggilan video tanpa pamit lebih dulu.Toni hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah laku Dinda.


****


Di luar ruangan Toni.Lebih tepat di ruangan sekretaris Rina.Ia geram dengan apa yang ia lihat barusan.


"Bagaimana bisa Tuan Toni menikah dengan anak kecil seperti itu.Aku yang sudah menemani Tuan Toni selama lima tahun ini, dilirik saja nggak.Apa yang di miliki istrinya itu? Aku cantik,wanita karir,body ku juga seksi.Dan pasti aku lebih berpengalaman."


"Akan ku pastikan,Tuan Toni menjadi milikku."


Rina mengepalkan tangan.Ia tidak rela usahanya menjadi sia-sia.


🌸


🌸


Maaf,dari kemarin masih review terus..

__ADS_1


__ADS_2