PENYESALAN DINDA

PENYESALAN DINDA
Episode 88 Toni Sanjaya


__ADS_3

Aku adalah Toni Sanjaya.Anak kedua dari pernikahan pertama Papa dan Mama.


Masalalu ku sangat bebas,tapi menurut ku itu hal biasa karena aku dari kecil hidup di Amerika.


Jangan tanya soal pendidikan dan pekerjaan.Tentu hasil sangat memuaskan.Aku yang dulu sangat senang dunia malam, mabuk-mabukan,**** bebas.Bahkan setelah aku bertunangan masih sering melakukan hubungan in tim dengan lebih satu wanita.


Tapi mau bagaimana liarnya aku saat bermain cinta,aku tidak pernah mau berciuman bibir termasuk dengan mantan tunangan ku dan juga aku tidak pernah mau bermain di inti wanita dengan menggunakan bibir ku.


Jijik?


Aku tidak tahu jawaban nya.


Hingga hari itu tiba,dimana aku kecelakaan kecil dan di tolong seseorang bernama Arga.Tapi dia sangat menyebalkan.Aku yang mengenakan pakaian formal tanpa jas hanya kemeja panjang putih dan celana panjang hitam,dasi dan sepatu mahal ku.


Mau tahu yang di katakan orang itu?


"Kamu sedang mencari pekerjaan ya?"


Aku menatapnya melongo,ingin sekali ku hajar dia,tapi tetap ku tahan karena dia lah yang menolong ku.


"Kamu mau bekerja dengan ku?"


Aku pun menjawab."Kerja apa?"


"Menjadi pengawal istriku,kamu harus menjaga nya dengan baik."


Aku diam tidak menjawab.Apa tadi katanya?menjaga istrinya?


Isn't that a husband's job?


Mengapa harus dikawal pikirku.


Arga memberikan sebuah foto wanita.Cantik.


Sangat cantik bahkan dan mempesona.


"Dia istriku.Jika kamu mau,dia sedang dalam perjalanan ke Belawan dan ini kartu namaku.Aku permisi."


Menarik.


Akupun menerima pekerjaan ini,bukan karena gaji nya tapi aku seperti tertarik dengan tugas ini.


Hal yang pertama aku lihat dari wanita itu sama seperti wanita yang sering ku ajak tidur.Murahan.


Sudah memiliki suami masih bertemu dengan pria lain.Tapi aku tidak tega melaporkan pada Arga.It's okey,aku mengikuti kegiatan wanita itu.


Sampai saat aku di pertemukan dengan wanita itu.Nama yang indah sangat pas dengan kriteria nya sangat Manja.Dinda Larasati.


Dia sangat lucu,dia tidak suka di panggil Nyonya.Pertama kali interaksi dengan nya saat dia menjambak rambut ku.Dia adalah wanita pertama yang berani menyentuh kepala ku.


Dan dia juga yang berhasil menyuruhku menjadi pelayan untuk mengambil makanan nya di restoran.


Saat pria yang ku ketahui pernah bertemu dengan Dinda,aku salah menilai Dinda.Dia tidak seburuk yang ku pikirkan.


Ah ya pria brengse* yang menghamili Dinda,Aril asisten pribadi Arga.Ingin sekali aku membunuhnya.Bagaimana bisa dia menghamili Dinda ketika sudah menikah dengan orang lain.


Entah sejak kapan aku jatuh cinta pada wanita bernama Dinda.


Wanita bersuami.


Wanita yang di tinggal kekasih dalam keadaan hamil.


Aku bahagia bersamanya.


Setelah aku menyadari perasaan ku padanya adalah cinta.


Aku tidak lagi pernah tidur dengan wanita lain.


Hanya Dia.Dindaku.


Dan Dinda lah wanita yang ku tiduri dengan aku mencium bibir nya dan mencium ******** nya.

__ADS_1


Ah..aku jadi mengingat saat kali pertama melakukan itu.


She is very charming.


She's great in bed.


Hingga aku mengetahui ia berlibur dengan Dimas.Tentu aku sangat marah.


Aku cemburu.


Yang ada di pikiran ku adalah,aku harus memiliki Dinda seutuhnya.Aku pun bertekad mendatangi orang tua nya.


Aku melamarnya.


Mau tahu aku di terima atau tidak?


Awalnya tidak.


Justru aku di hadang senapan.Lucu jika membayangkan itu.


Bagaimana bisa aku melamar anak perempuan orang dengan status sudah menikah?


Aku memang sudah gila.


Tapi aku meyakinkan orang tua Dinda bagaimana keadaan Dinda dan akulah yang selalu berada di samping Dinda akhirnya Bapak menerima ku.


Hingga akhirnya kami menikah dan Dinda di talak oleh Arga.


Aku bahagia?tentu.


Dia yang ku rindu.


Suara manja nya.


Suara Omelan nya.


Aku mencintai nya.


Kelebihan nya adalah keberuntungan ku.


Kekurangan nya akan ku lengkapi menjadi satu kata.SEMPURNA.


****


Aku masuk ke ruang kerja.Ku lihat Dinda sedang tidur di sofa.Sangat damai.Wanita yang ku cintai.


Istri kecilku.


Ku kecup kening dan bibir nya.Sepertinya dia terusik dengan yang baru ku lakukan.


"Udah selesai ya?Maaf Dinda ketiduran."


Aku pun tersenyum saat melihat Dinda menggeliat dan menguap.Sangat lucu.


Mungkin jika mereka melihat itu jijik.Tapi aku cinta.Bukankah cinta itu buta?


"Sudah,ayo kita pulang."Ajakku pada Dinda.


"Dinda mau ke kamar mandi sebentar."


Aku terkekeh saat Dinda berlari ke arah kamar mandi,ku yakin pasti Dinda sudah di ujung.


"Kak.." Aku mendengar Dinda memanggilku saat dia sudah keluar dari kamar mandi.


"Ya,ada apa sayang?"


"Boleh Dinda minta sesuatu?"


Ah..Jika Dinda sudah berbicara manja seperti ini bagaimana bisa aku menolak?


"Katakan saja."

__ADS_1


"Tapi ini akan menguras kantong kakak."


Aku menghela nafas panjang,aku bingung pada istri kecilku ini.Tiga ATM yang ku berikan hanya satu ATM ia gunakan,yaitu ATM khusus kebutuhan rumah saja.Bagaimana bisa menguras kantong?


"Memang kamu ingin apa sayang?"


"Dinda udah punya supir,jadi Dinda minta belikan mobil.Malam nanti supir nya akan bertemu kakak."


"Supir?"Tanya ku memastikan.


"Iya kak,Dinda kasian lihat Zaki,hidup sebatang kara dari kampung."


Ku lihat wajah Dinda berubah sedih,aku yakin Dinda tidak ada maksud lain selain menolong.Tapi aku cemburu.


"Baiklah,temui kakak sebelum makan malam agar dia juga bisa makan malam bersama kita."


"Beneran?"Wajah Dinda berubah menjadi cerah sekali.


"Tapi kakak cemburu."Ku pasang wajah cemberut ku,karena memang aku sangat cemburu.


Inilah yang ku suka dari Dinda,dia sangat pandai membuat ku cemburu tapi dia dengan mudah menenangkan ku.Aku mendapat kecupan di bibirku.Andai aku tega melahap Dinda lagi.


"Jangan cemburu,Dinda akan selalu milik kakak."


Senyuman indah itu..


Ingin sekali aku di cemburui terus agar Dinda selalu bersikap manis padaku.


"Besok kita belanja keperluan El ya.Mau tidak?"Ajakku pada Dinda.


"Benarkah?Tentu Dinda mau.Jadi nggak sabar untuk besok."


"Kamu mau mobil apa?"Tanyaku menatap wajah bantalnya.


"Boleh milih sendiri?"


"Tentu sayang..Apapun untukmu."Ucapku seraya menarik pinggang ramping nya agar mendekat ke arah ku.


"Dinda mau Honda CR-Z HYBRID warna kuning kak."Ucap Dinda dengan wajah berbinar.


"A good choice. why did you choose that car?" Tanyaku.


"Very sporty, economical, environmentally friendly, perfect handling.


And although the seats in the rear cabin are very narrow, the interior is ordinary, Most importantly I like and comfortable."


Dan aku cukup takjub dengan pilihan Dinda.Istriku memang penuh kejutan.Yang terlihat dia hanya wanita manja,cuek dengan fashion,dan sangat hemat menurut ku.Tapi lihat lah,sekali meminta sesuatu dia sangat bagus menentukan pilihan.


Aku jamin,uang nafkah dari Arga masih ada di ATM pribadi nya.Ah istriku..


"Baiklah,besok akan datang mobil sesuai permintaan kamu.Sekarang mari kita pulang."


Ku rangkul pinggang nya dengan prosesif.


Masalah Rina?Aku sudah mulai membatasi interaksi dengan nya.


Dulu..Aku berpikir cinta adalah kepuasan di atas ranjang.


Tapi setelah aku bertemu kamu istri kecilku.Dinda Larasati.


Kamu yang mempesona.


Aku jatuh cinta.


Kamu mematikan hidupku yang bebas.Dan merasakan cinta itu semakin nyata.


Ternyata cinta itu membuat aku bahagia.


🌸


TBC

__ADS_1



__ADS_2