Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 118 Sharon Diculik


__ADS_3

Ekspresi Bry yang berubah marah ternyata disadari oleh Vara. Vara mengikuti arah pandang Bry, dan pandangan Vara jatuh pada seorang laki-laki yang memiliki wajah khas Korea, dan saat ini menatap lekat kearah Bry dan Vara dari jarak yang cukup jauh.


"Honey.. Laki-laki itu siapa? Kenapa dia terus melihat kita dengan tatapan sinis?"


"Nanti aku jelaskan Sayang. Sebentar ya, aku harus menelepon Kevin dulu."


Bry membalikan badannya agar membelakangi posisi laki-laki bernama Park Hyeon Joong itu dan melakukan panggilan dari ponselnya pada Kevin.


"Vin.. Cari tahu apa yang dilakukan Park Hyeon Joong di Bali. Aku bertemu dengannya di Resort N. Dapatkan data yang lengkap secepatnya, aku tunggu."


Setelah menutup panggilan teleponnya, Bry mengajak Vara keluar dari resort dan masuk kedalam mobil sambil menunggu info dari Kevin.


"Honey ada apa? Siapa sebenarnya laki-laki itu?"


"Maafkan aku Sayang, tolong jangan salah paham dengan apa yang akan aku jelaskan."


Vara mengangguk pelan, mengerti dengan perkataan Bry.


"Laki-laki itu adalah Park Hyeon Joong. Dulu dia adalah sahabat baikku sebelum akhirnya mengkhianatiku karena berselingkuh dengan Kim Ha Ni. Jangan salah paham, aku mencari tahu tujuannya di Bali bukan karena Kim Ha Ni, tapi aku takut dia mempunyai tujuan buruk terhadap kita."


Vara sebenarnya cukup terkejut dengan penjelasan Bry, tapi Vara berusaha tenang dan mengerti dengan kekhawatiran Bry.


"Tapi mungkin saja dia hanya menghadiri pernikahan partner bisnisnya saja."


"Bisa jadi, tapi untuk orang sesibuk dia yang aku dengar sudah memiliki beberapa hotel di Korea, rasanya sedikit tidak mungkin jika dia jauh-jauh dari Korea hanya untuk menghadiri pernikahan partner bisnisnya, kecuali memang mereka sangat dekat."


"Hmm, aneh sekali Honey.. Semoga saja tujuannya ke Indonesia bukan karena berniat buruk pada kita."


15 menit kemudian, Bry sudah mendapatkan info yang dia minta dari Kevin. Bry membuka beberapa file berupa video, photo dan profil perusahaan Park Hyeon Joong.


"Sayang, bukan kita yang dia incar, tapi.. Brandon."


"Apa maksudmu Honey?"


"Park Hyeon Joong dan Brandon bersaing dalam bisnis perhotelan, dan 1 bulan yang lalu perusahaan Park Hyeon Joong kehilangan beberapa tender dan proyek besar karena Brandon. Sepertinya dia akan melakukan sesuatu terhadap Brandon, karena Park Hyeon Joong membawa banyak anak buah. Sedangkan Brandon hanya dikawal 4 orang bodyguard, itu pun dari kejauhan."


"Lalu apa yang haru kita lakukan?"


"Kevin mengatakan kalau Brandon juga sedang ada di resort ini bersama Sharon, dia juga menghadiri acara pernikahan ini. Ayo kita cari mereka dulu."


Bry dan Vara segera keluar dari mobil dan kembali kedalam resort.


*********************************


Sementara di tempat lain di salah satu sudut resort, Brandon dan Sharon sedang menikmati dessert setelah mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Brandon sesekali tersenyum memperhatikan Sharon yang tampak cantik dengan gaun putih panjang menjuntai yang bagian atasnya sedikit terbuka menampakakan leher Sharon yang jenjang.

__ADS_1



Sejujurnya kejadian semalam sukses menjungkirbalikan perasaannya. Perasaan yang baru disadari dan kenyataan yang baru diketahuinya, langsung mengubah jalan cerita kehidupannya.


Brandon masih memikirkan kejadian semalam saat tiba-tiba Park Hyeon Joong, saingan bisnisnya muncul dan menyapanya.


"Mr. Brandon, saya tidak menyangka akan bertemu dengan anda disini."


"Oh Mr. Park, saya juga tidak menyangka anda datang jauh-jauh ke Bali untuk menghadiri acara pernikahan partner bisnis anda."


"Saya kebetulan sedang berlibur di Bali. Jadi sekalian saya hadir di acara pernikahan ini."


"Oh begitu ya.."


Brandon menanggapi malas obrolan Park Hyeon Joong, dia hendak mengajak Sharon pergi saat tiba-tiba Park Hyeon Joong menghentikan niat Brandon.


"Mr. Brandon ada ingin saya bicarakan, bisakah kita bicara empat mata saja?"


Brandon sebenarnya sangat keberatan, tapi untuk kali ini dia tidak ingin menabuh genderang perang dengan Park Hyeon Joong, karena ingin liburannya tidak terganggu dengan perselisihannya dengan Park Hyeon Joong.


"Baiklah, silahkan bicara."


Park Hyeon Joong melirik Sharon menunjukan dirinya terganggu dengan keberadaan Sharon, Brandon yang menyadari arti lirikan Park Hyeon Joong langsung berkata dengan keras.


"Ini calon istri saya, silahkan anda bicara."


"Brandon, aku mau ke toilet dulu ya. Nanti aku kembali lagi."


"Apa perlu aku antar?"


"Tidak.. Kamu lanjutkan saja pembicaraannya. Aku tinggal dulu ya."


Sharon segera pergi meninggalkan Brandon kearah toilet. Lalu Brandon kembali menanyakan apa yang ingin dibicarakan oleh Park Hyeon Joong.


Park Hyeon Joong memberikan beberapa tawaran kerjasama pembangunan hotel di Busan. Namun Brandon langsung menolak tanpa mau mendengar keuntungan yang akan dia dapatkan.


"Nampaknya anda tidak tertarik Mr. Brandon. Kalau begitu saya pamit, karena hari ini saya sudah harus kembali ke Korea."


Brandon hanya mengangguk tanpa menjawab perkataan Park Hyeon Joong, yang langsung pergi dengan langkah cepat keluar dari resort.


Brandon mengedarkan pandangannya mencari-cari keberadaan Sharon, karena tidak menemukan yang dicarinya, Brandon segera mengarahkan langkahnya menuju Toilet Perempuan. Namun ternyata Sharon tidak ada disana, setelah Brandon meminta seorang Cleaning Service memeriksa apakah Sharon ada di dalam toilet atau tidak. Toilet perempuan itu kosong, tidak ada satupun orang didalamnya.


Brandon mengusap kasar wajahnya, merasa khawatir dengan keselamatan Sharon. Brandon memutuskan untuk mencari Sharon ke tempat parkir. Namun di koridor menuju tempat parkir, Brandon bertemu dengan Bry dan Vara.


"Akhirnya ketemu juga. Kami mencarimu dari tadi."

__ADS_1


"Ada apa Vara? Apa kamu melihat Sharon? Aku mencarinya dari tadi, tapi dia tidak ada dimana pun."


"Apaaa?"


Vara yang terlihat panik membuat Brandon semakin bertambah panik dan khawatir.


"Ada apa sebenarnya Vara?"


Vara tidak menjawab pertanyaan Brandon, dia malah menghubungi Vanny untuk menanyakan apakah Sharon sudah kembali ke mansion atau belum. Namun jawaban Vanny juga mengecewakan, karena Sharon belum pulang ke resort.


Bry pun menghubungi Kevin dan memintanya untuk mencari tahu keberadaan Sharon saat ini.


"Brandon, ayo kita cari Sharon, sepertinya ada yang menculik dia."


"A.. Apa maksudmu?"


"Sudah jangan banyak bertanya, ayo ikut saja."


Bry segera berjalan cepat ke tempat parkir dengan menggandeng tangan Vara, diikuti Brandon yang berjalan dibelakang mereka.


"Brandon, masuk ke mobilku."


Brandon hanya menurut tanpa menjawab perintah Bry, saat ini dia begitu khawatir dengan keadaan Sharon dan Brandon yakin Bry tahu dimana keberadaan Sharon saat ini.


Bry terus berkomunikasi dengan Kevin yang sedang memantau pergerakan penculik Sharon.


"Sharon dibawa ke Hotel SR\, Kevin sudah menemukan lokasi dan nomor kamarnya. Sharon dibawa ke kamar nomor 2***."


"Sebenarnya siapa yang menculik Sharon?"


"Park Hyeon Joong."


Jawab Bry singkat, yang langsung ditimpali umpatan dari mulut Brandon. Bry dan Vara hanya diam memahami apa yang dirasakan Brandon saat ini.


"B*stard.. Akan kubunuh kau Park Hyeon Joong."


**********************************


Terima kasih banyak sudah mampir di novel ini. Semoga selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊


#staysafe #stayhealthy


Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.


Biar Author tambah semangat nulisnya 😊

__ADS_1


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..


__ADS_2