Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 36 Masa Lalu


__ADS_3

Wajah Bry tampak muram dan kesal, berbeda dengan gadis di sebelahnya yang bergelayut manja padanya. Bry bukan hanya kesal pada gadis disampingnya tapi juga kedua orang tuanya, yaitu Mommy Jhena & Daddy Dave.


"Bry kenapa kamu diam saja? Ayo makan, bukankah itu makanan favorit kamu, Sayang." Mommy Jhena mengingatkan Bry yang hanya diam saja. Bahkan tatapan matanya sesekali terlihat malas dan kosong.


"Bry, kamu tidak rindu padaku? Aku sengaja ikut Mommy dan Daddy-mu karena ingin bertemu kamu." Perempuan di sebelah Bry tanpa malu semakin mengeratkan pelukannya di lengan Bry, membuat Bry risih.


"Mom.. Kenapa mengajak dia? Aku benar-benar tidak suka." Bry memasang raut muka serius saat berbicara dengan Mommy Jhena.


"Sayang, Ha Ni sedang liburan kuliah. Paman Kim meminta Mommy untuk mengajaknya ke Indonesia."


"Pasti kamu yang meminta Ayahmu untuk berbicara dengan Mommy-ku. Sungguh kekanak-kanakan." Bry memandang wajah Ha Ni dengan tajam, namun Ha Ni malah sengaja membalas dengan tatapan manja.


"Itu karena aku terlalu merindukanmu Bry."


"Bry, sudahlah. Kamu harus baik pada Ha Ni. Dia tamu kita." Daddy Dave berusaha memberi pengertian pada Bry, namun Bry tidak setuju dan malah memalingkan wajahnya ke arah lain.


"Sayang, Ha Ni akan tinggal di mansion Daddy. Datanglah untuk menginap." Mommy Jhena memegang tangan Bry dengan lembut.


"Maaf Mom.. Aku tidak bisa. Aku pergi ya Mom.. Dad.." Bry berdiri hendak meninggalkan restaurant, namun langkahnya sempat terhenti saat Mommy Jhena memanggilnya.


"Sayang, terima kasih bunga dan kalungnya, cantiiik sekali. Jangan lama-lama marah sama Mommy, nanti Mommy sedih."


Senyum manis langsung tercetak indah di wajah Bry. Bry sangat menunggu kebersamaan dengan Mommy dan Daddy-nya, tapi suasananya mendadak kacau karena kedatangan tamu tidak diundang.


Gadis yang tidak diharapkan kehadirannya itu bernama Kim Ha Ni. Anak dari rekan kerja Daddy Dave, yang sempat berpacaran dengan Bry saat SMA. Ha Ni adalah perempuan yang manja dan sangat egois. Saat berpacaran dengan Bry, Ha Ni sering mengatur Bry dalam hal apapun. Namun Bry berusaha memaklumi dan bertahan karena menghormati Paman Kim Sang Hyun, Ayah dari Kim Ha Ni yang sangat baik dan dia segani.

__ADS_1


Sampai akhirnya, Bry memergoki Kim Ha Ni sedang berciuman dengan teman Bry yang bernama Park Hyeon Joong di kelas. Saat itu juga, Bry langsung memutuskan hubungannya dengan Kim Ha Ni, setelah sebelumnya melayangkan bogem mentahnya ke wajah Park Hyeon Joong.


Pertemuannya dengan Kim Ha Ni mebuat suasana hati Bry menjadi buruk, dia memutuskan untuk pulang ke apartment dan segera mengistirahatkan pikiran dan hatinya yang kacau. Bry juga berencana menelepon kekasihnya Vara sesampainya di apartment.


Sementara itu di dalam mobil sport berwarna putih, Vara duduk di sebelah laki-laki yang menariknya keluar dari Hotel A. Ternyata laki-laki itu adalah Brandon.


"Brandon, kamu mau membawaku kemana?" Vara bertanya untuk kesekian kalinya, tapi Brandon tidak juga memberinya jawaban.


"Ke tempat dimana kita bisa melupakan semua masalah kita." Jawaban Brandon membuat Vara mengerutkan keningnya.


"Ya tapi tempat apa?" Vara masih meminta jawaban dari Brandon.


"Sudahlah Vara, kamu hanya perlu ikut saja. Apa karena kamu sudah mempunyai pacar, kamu tidak ingin lagi pergi bersamaku?"


"Bukan begitu Brandon. Aku hanya ingin tahu." Raut wajah Vara mendadak berubah, seolah tidak enak karena terus bertanya.


Mobil Brandon memasuki pelataran Club B yang terkenal mahal dan sering didatangi orang-orang kaya.


"Brandon, kenapa kita kesini?"


Vara sangat terkejut karena dibawa ke tempat yang sangat Vara hindari. Vara bukan tidak pernah menginjakan kaki di sebuah club. Tapi orangtuanya hanya mengizinkan jika ditemani oleh Reyvan, kakak Vara.


"Ayolah Vara, temani aku sebentar saja." Brandon segera keluar dari mobil. Vara dengan terpaksa mengikuti Brandon yang sudah berjalan hendak masuk ke club. Vara berpikir tidak ada salahnya menemani Brandon sebentar saja. Karena Vara tidak ingin Brandon berpikir kalau dia sudah berubah sebagai sahabat,  hanya karena sudah bersama dengan Bry.


Brandon masuk ke dalam ruang private VIP dengan menggandeng tangan Vara. Bry memesan vodka, beberapa makanan ringan dan orange juice, karena mengetahui Vara tidak minum minuman beralkohol.

__ADS_1


"Nikmatilah Vara. Jangan terus-terusan memikirkan laki-laki kurang ajar seperti dia. Ada aku yang akan selalu bersamamu." Brandon memegang tangan Vara, namun Vara berusaha melepaskan genggaman tangan Brandon.


"Vara, apa kamu sudah tidak mau dekat denganku?" Wajah Brandon berubah memelas, membuat Vara merasa bersalah.


"Bukan begitu Brandon. Kita sudah lama bersahabat, dan selamanya akan seperti itu." Perkataan Vara yang tulus justru menghujam tepat di dadanya.


Pembicaraan serius mereka terhenti saat pelayan datang membawakan pesanan Brandon.


"Minumlah Vara." Vara meminum orange juice-nya, diikuti Brandon yang meneguk vodka-nya sambil melirik Vara.


Brandon tampak puas melihat Vara menghabiskan hampir setengah gelas orange juice-nya. Tanpa Vara sadari, Brandon telah meminta pelayan untuk memasukan "sesuatu" ke dalam orange juice untuk Vara.


 


 


 


 


Jangan lupa Like, Comment, Vote & jadikan favorit ya.


Biar Author tambah semangat nulisnya 😊


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..

__ADS_1


 


 


__ADS_2