
FLASHBACK ON
Waktu menunjukan pukul 19.30, Bry sedang dalam perjalanan pulang dari kantor ke apartmentnya. Bry mengendarai mobil sportnya dengan kecepatan sedang. Setelah menempuh setengah perjalanan, Bry menyadari ada yang tidak beres, saat tidak sengaja melirik spion mobilnya. Tiga mobil berwarna hitam di belakang Bry terlihat selalu mengikuti Bry kemanapun Bry mengarahkan mobilnya.
Untuk membuktikan kecurigaannya, Bry dengan sengaja memelankan mobilnya, dan tiga mobil di belakangnya ikut menurunkan kecepatan mobil mereka. Dan saat Bry mempercepat laju mobilnya, maka ketiga mobil itupun menaikan kecepatannya.
Bry langsung menghubungi Kevin untuk meminta bantuan.
"Kevin, lacak posisiku. Suruh Daniel mengirimkan bantuan untukku." Bry langsung mematikan teleponnya tanpa mendengar jawaban Kevin.
Bry mengurungkan niatnya untuk pulang ke apartment. Bry sengaja mengambil jalur lain untuk mengulur waktu sampai bantuan datang.
Drrtt.. Drrtt.. Drrtt..
Terlihat panggilan masuk dari Daniel. Bry langsung menjawab panggilan Daniel dengan tetap menjaga kecepatan mobilnya.
"Bry, ambil jalur kanan saat menemukan pertigaan. Kami sudah siap." Tanpa menjawab instruksi Daniel, Bry langsung menutup telepon dari Daniel.
__ADS_1
Tiba-tiba mobil Bry ditembaki dari arah belakang, dengan senjata api berperedam suara. Bry berusaha menghindar sebisa mungkin. Bry semakin kesulitan saat salah satu mobil yang menembakinya, menyusul dan menembaki Bry dari arah samping kanannya. Bry menghindar dengan sesekali merundukan badannya. Namun akhirnya sebuah peluru berhasil menyerempet lengan kanannya. Bry yang terluka, berusaha menahan sakit dan mempertahankan keseimbangan laju kendaraannya dengan sekuat tenaga.
Saat melihat pertigaan jalan, Bry langsung menambah kecepatan dan membelokan mobilnya kearah kanan sesuai instruksi Daniel. Benar saja, Kevin dan Daniel sudah menunggu di dalam mobil yang sama, juga ada 4 mobil berisi 4 orang anak buah Bry di setiap mobilnya.
Mobil bry yang masih ditembaki langsung melewati semua mobil anak buahnya, sehingga posisi mobilnya berada di paling depan. 4 mobil anak buah Bry langsung menutupi jalan, sehingga 3 mobil yang mengejar Bry tidak dapat menyusul Bry.
Terjadilah baku tembak antara orang-orang di dalam ketiga mobil yang mengejar Bry tadi, dengan anak buah Bry. Mereka semua menggunakan jenis senjata api berperedam suara, sehingga tidak menimbulkan keributan. Apalagi Daniel memang sengaja mengarahkan Bry ke jalur yang sepi dan bukan daerah pemukiman atau tempat ramai.
Kevin dan Daniel fokus mengawal Bry menjauh dari baku tembak. Daniel memberi Bry instruksi lagi untuk mengambil jalur lurus saat kembali menemui pertigaan. Namun karena sedikit panik menahan rasa sakitnya, Bry malah membelokan mobilnya ke arah kanan. Dan tanpa Bry sadari mobilnya memasuki jalur yang digunakan untuk balapan liar. Jalur balap liar yang dilewati Bry berjarak sekitar 200 meter dari area penonton.
Seketika tiga mobil yang tadi mengejar Bry menghentikan lajunya, lalu berbalik arah meninggalkan tempat tersebut. Semua anak buah Bry pun diinstruksikam Daniel untuk pergi meninggalkan tempat kejadian, sebelum orang-orang datang. Terlebih polisi yang kemungkinan akan datang dalam waktu yang tidak lama.
Sementara di sudut yang lain, Bry dan Kevin bergerak cepat dengan membawa pengendara motor yang merupakan salah satu pelaku balapan liar ke Rumah Sakit S. Bry juga membawa kekasih dari si pengendara motor itu yang sempat pingsan saat melihat kekasihnya berlumuran darah. Bry merupakan salah satu pemegang saham terbesar di Rumah Sakit S, sehingga saat dalam perjalanan tadi, Bry meminta pihak Rumah Sakit untuk memberikan upaya terbaik sekaligus merahasiakan kejadian ini dari pihak luar, terutama polisi.
Daniel mendatangkan 20 anak buahnya yang diinstruksikan berpakaian bebas untuk mengamankan tempat kejadian. Mereka harus memastikan semuanya aman sebelum polisi datang, dan menghilangkan bukti apapun yang menunjukan telah terjadinya baku tembak di daerah itu.
Alasan Daniel mengamankan tempat kejadian dengan menurunkan orang yang berbeda dari yang terlibat baku tembak tadi, agar benar-benar menghilangkan segala bukti dan menghindari kecurigaan polisi. Karena pakaian mereka pasti mengandung mesiu yang terpapar akibat baku tembak. Hal ini justru akan menjadi bukti, jika sisa-sisa mesiu itu justru mencemari tempat kejadian. terlebih ada beberapa anak buahnya yang terluka, sehingga perlu segera mendapat pertolongan medis.
__ADS_1
Anak buah Bry juga meminta penonton yang sudah terlanjur mendekat dan berhasil memotret atau merekam, untuk menghapusnya. Dengan alasan melindungi privacy dan keamanan korban. Juga dengan sedikit ancaman, kalau mereka yang ada di tempat kejadian, selain akan dijadikan saksi kecelakaan juga akan dibawa ke kantor polisi karena mengikuti atau menonton balapan liar.
Para pengendara motor lain yang mengalami luka ringan dan para penonton langsung membubarkan diri, karena khawatir polisi akan segera datang dan malah membawa mereka ke kantor polisi. Sehingga dalam sekejap, keadaan menjadi sepi. Daniel dan semua anak buahnya yang sudah memastikan keadaan aman, segera meninggalkan tempat kejadian tanpa membuang-buang waktu.
Karena baku tembak yang terjadi menggunakan senjata api berperedam suara, tidak ada yang menduga bahwa kecelakaan yang terjadi adalah akibat baku tembak. Semua orang berpikir kecelakaan yang terjadi adalah akibat tabrakan antara sesama pembalap yang biasa terjadi saat balapan.
Sesampainya di Rumah Sakit, Bry langsung menggendong pengendara motor itu ke dalam Rumah Sakit sambil menahan rasa sakit yang teramat sangat. Kedatangannya disambut langsung oleh Direktur Rumah Sakit. Para Dokter dan Perawat mengambil alih pengendara motor yang digendong Bry, untuk dibawa langsung ke ruang operasi. Lengan Bry yang terluka pun langsung mendapat perawatan terbaik. Sedangkan Kevin yang saat itu menggendong kekasih si pengendara motor, langsung menyerahkannya kepada beberapa perawat untuk dibawa ke salah satu kamar perawatan.
Jangan lupa Like, Comment, Vote & jadikan favorit ya.
Biar Author tambah semangat nulisnya 😊
Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..
__ADS_1