
Bry berjalan mondar-mandir di depan ruang operasi, merasa sudah tidak sabar menunggu lampu di depan ruang operasi itu padam, tanda operasi sudah selesai dilakukan. Tapi ternyata waktu 2 jam masih belum cukup bagi tim dokter yang dipimpin Jayden untuk menyelesaikan operasi Vara.
Bry pikir, Jayden adalah Dokter Anak, tapi ternyata Jayden bukan hanya Dokter Anak, tetapi Pemilik Rumah Sakit sekaligus Dokter bedah paling handal di Rumah Sakit ini. Tidak cukup itu saja, Jayden juga dokter bedah plastik yang ternyata sangat terkenal di Korea. Otak encer Jayden sejak kecil memang sangat menentukan kesuksesannya saat ini.
Saat ini Bry tidak bisa menyembunyikan rasa panik dan khawatirnya. Terbayang kondisi terakhir Vara sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Darah tidak berhenti mengalir dari lehernya, sehingga Bry memutuskan merobek kemejanya untuk menutup dan menekan bagian leher Vara agar darah tidak semakin banyak keluar. Entah benar atau tidak langkah yang dilakukannya, Bry sudah tidak bisa berpikir.
Setelah itu, Bry langsung menelpon Brandon dan meminta bantuan. Beruntung Brandon segera datang bersama Dokter dan Tim Medis Hotel yang cekatan dan bisa bergerak cepat. Mereka bergegas menuju Rumah Sakit tanpa membuat kehebohan, agar tidak membuat panik pengunjung hotel. Perempuan yang menemukan Vara pertama kali pun langsung ditenangkan pihak hotel dan ditangani dokter agar tidak mengalami trauma.
Semua sahabat Bry dan Vara ikut menemani di Rumah Sakit, termasuk orangtua Bry dan juga orangtua Brandon. Sedangkan orangtua Vara sengaja belum diberi tahu, karena khawatir mereka akan shock saat mendengar keadaan Vara.
Sebenarnya orangtua Bry dan juga orangtua Brandon, tidak diberi tahu mengenai kondisi Vara, tapi entah bagaimana, mereka tiba-tiba datang ke Rumah Sakit untuk melihat keadaan Vara.
"Sabar Adeul, kita doakan Vara, semoga Allah menguatkan Vara dan memberikan keselamatan pada Vara."
Mommy Jhena mengelus lembut bahu Bry, mencoba menyalurkan ketenangan. Namun Bry hanya mengangguk merespon perkataan Mommy Jhena, karena kekhawatiran itu masih menyelimuti hati Bry.
Bry pamit kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya untuk pergi ke toilet sebentar. Tapi tujuan Bry bukan hanya toilet, namun setelah dari toilet, langkahnya berbelok ke sebuah ruangan berukuran cukup luas yang terlihat sangat sepi. Kini Bry berserah diri pada Sang Pemilik Kehidupan dengan derai tangis di pipinya. Shalat Isya yang entah kapan terakhir kali dia lakukan, kini terasa begitu khusyu, meskipun ada beberapa bacaan shalat yang Bry lupakan. Bry berlama-lama dalam sujudnya, menumpahkan kegundahan hatinya juga permohonannya yang sangat tulus dari lubuk hatinya untuk keselamatan Vara.
"Ya Allah, selama ini aku selalu melalaikan perintah-Mu, dan kurang bersyukur dengan semua kebahagiaan yang Kau berikan. Ampuni semua kesalahanku dan istriku Ya Allah. Aku mohon selamatkan Vara yang sangat aku cintai, Ya Allah.. Ampuni aku yang memohon agar Kau kembalikan Vara padaku, meskipun aku hanyalah hamba yang hina dihadapan-Mu.. Tolong Ya Allah, aku mohon kabulkanlah doaku.."
Bry larut dalam tangis dan doa-doanya, sampai tidak terasa sudah 45 menit waktu yang Bry habiskan di Mushola Rumah Sakit. Bry memutuskan untuk kembali ke depan ruang operasi Vara, setelah memastikan wajahnya sudah terlihat biasa kembali, tanpa ada sisa air mata. Meskipun sembab jelas masih terlihat di wajah Bry dan membuat keluarga dan sahabatnya semakin paham dengan kesedihan dan juga kekhawatiran Bry.
Ternyata perlu waktu lebih dari 3 jam sampai akhirnya lampu ruang operasi itu padam. Jayden berjalan keluar ditemani 4 orang dokter di sebelah kanan dan kirinya.
Bry beserta semua sahabat dan keluarganya segera menghampiri dengan ekspresi wajah was-was.
"Bagaimana operasinya Dokter?"
Bry bertanya dengan tidak sabar.
"Operasinya berjalan lancar, beruntung pasien segera dibawa kemari. Lukanya cukup dalam, tapi masa kritisnya sudah lewat."
Bry menghembuskan nafas lega dan mengusap wajahnya dengan kedua tangan.
'Alhamdulillah Ya Allah, terima kasih Kau kabulkan doaku ini.' Syukur Bry dalam hati.
Vara sudah di tempatkan di ruang perawatan VVIP Rumah Sakit. Keadaannya begitu membuat khawatir semua orang, terlebih saat melihat perban di lehernya, seketika menarik tetesan air mata untuk jatuh karena tidak tega melihatnya.
__ADS_1
"Bry ada yang mau Daddy bicarakan denganmu. Penting sekali."
Karena menyadari apa yang akan dibicarakan oleh Daddy Dave adalah masalah penting yang sedikit pribadi, maka Kevin, Daniel, Danila, Samuel, Vanny, Sharon dan Brandon segera keluar dari ruangan itu. Tapi Abeoji Wang Seok Hyun, Ayah Brandon menahan agar Brandon tetap berada di dalam ruangan. Brandon mengiyakan permintaan Abeoji-nya setelah meminta Sharon menunggu di luar bersama sahabat-sahabatnya.
Kini tinggal Bry, Brandon, Daddy Dave, Mommy Jhena, Eomma Adelia, Abeoji Wang Seok Hyun dan tentunya Vara yang masih tertidur pasca operasi di dalam ruangan itu.
"Bry, kamu sudah bisa menangkap pelakunya?"
"Belum Dad, anak buahku dan anak buah Brandon sedang mengumpulkan bukti. Tapi aku yakin dengan pelakunya. Pasti Celline, mantan kekasihku Dad."
"Jangan gegabah, insiden ini tidak sesederhana pemikiranmu. Insiden ini melibatkan banyak orang berbahaya dari Klan Mafia yang kuat di Korea."
"Maksud Daddy? Apa sebenarnya yang Daddy ketahui, tolong katakan padaku!"
Bry berkata dengan nada ingin tahu yang terdengar tidak sabar.
"Pelakunya adalah anggota Mafia Geomjeong Dragon. Mereka adalah mafia yang cukup kuat di Korea. Aric, sepupu Brandon bergabung dengan mereka, dan meminta mereka membalaskan dendamnya padamu yang sudah membantu Brandon saat insiden kudeta di villa Brandon."
Bry membelalakan matanya karena tidak menyangka dengan apa yang dikatakan Daddy Dave. Begitupun Brandon yang tidak jauh berbeda dengan Bry, dia pun tidak menyangka kalau dalang di balik semua kejadian ini adalah Aric.
"Kamu pun tidak salah menghubungkan hal ini dengan Celline, karena dia adalah wanita simpanan Ketua Geomjeong Dragon. Dan orang itu mengetahui hubungan masa lalumu dengan wanitanya. Mungkin kamu adalah sasaran selanjutnya. Tapi kamu jangan khawatir, serahkan masalah ini pada Samchon (Paman) dan Brandon ya, karena memang kami penyebab dari semua insiden ini."
"Bagaimana Abeoji dan Uncle Dave tahu soal ini?"
Brandon mengeluarkan pertanyaan yang sejak tadi sudah bertahta di kepalanya.
"Abeoji tentu menyelidikinya dengan mengerahkan semua anak buah Abeoji. Begitupun dengan Mr. Dave."
"Bry, mungkin ini saatnya kamu tahu tentang fakta keluarga kita yang masih Daddy sembunyikan dengan rapat. Kamu selama ini mungkin hanya tahu kalau Daddy adalah seorang pengusaha besar dengan banyak bisnis di banyak negara. Tapi setiap pebisnis pasti memiliki banyak musuh yang siap menjatuhkan atau menusukmu dari belakang, maka dari itu, kita memerlukan kekuatan untuk bertahan. Tidak cukup mempunyai banyak pengawal, tapi juga kamu harus bisa mengendalikan orang-orang berkekuatan besar untuk berada bersamamu."
"Dad.. Bisakah Daddy menjelaskan intinya saja? Aku merasa sangat pusing saat ini."
"Baiklah.. Daddy bisa mengetahui semua informasi tentang pelaku insiden ini dari anak buah Daddy yang seorang mafia. Termasuk informasi dari Abeoji-nya Brandon."
"Daddy juga seorang mafia?"
"Hmm, lebih tepatnya Daddy mengendalikan beberapa klan mafia di Inggris, Spanyol dan Korea yang merupakan penguasa dunia bawah. Daddy punya kekuasaan dan mereka yang menjaga bisnis Daddy dari semua musuh Daddy. Ya Daddy sih tetap seorang pengusaha."
__ADS_1
"Tampaknya kamu enggan sekali disebut mafia, padahal kamu jelas menguasai klan mafia besar. Baiklah aku sebut kamu mafia bersih, hahaha.."
Daddy Dave terkekeh geli mendengar perkataan Abeoji Wang Seok Hyun. Sedangkan Bry lagi-lagi membulatkan matanya dengan sempurna, tangannya menutup mulutnya yang terbuka karena tidak percaya dengan apa yang dikatakan Daddy-nya.
"Dan adikmu, Kendrick.. Dia juga sudah menguasai klan mafia besar di Spanyol yang bernama Dragon Salvaje. Dia mengumpulkan kekuatan tanpa sepengetahuan Daddy. Dia juga masih berpikir kalau Daddy tidak mengetahui sepak terjangnya. Daddy hanya melindunginya dari jauh dan menyusupkan beberapa orang kepercayaan Daddy ke dalam Dragon Salvaje untuk membantunya."
"Kendrick? Bagaimana bisa?"
"Didepan kita, Kendrick selalu memperlihatkan pribadi yang ceria, acuh tak acuh, pecicilan dan tidak pernah serius dengan apapun. Tapi ternyata dibalik itu semua, dia menyembunyikan kekuatan yang tidak kita duga. Dia sengaja membuat image seorang pengusaha muda yang selalu berganti-ganti perempuan untuk mengelabui musuh bisnisnya, agar mereka mengira kalau Kendrick hanyalah pemuda yang hobinya hura-hura dan tidak perlu dikhawatirkan keberadaannya. Dengan begitu Kendrick lebih mudah mengetahui siapa kawan dan siapa lawan. Padahal sebenarnya Kendrick begitu dingin pada perempuan."
Bry berusaha mencerna apa dikatakan oleh Daddy-nya mengenai Kendrick. Bry tidak menyangka adiknya yang sering menjadi korban bullyannya itu adalah seorang mafia hebat di Inggris dan Spanyol.
'Bro.. Aku tidak menyangka kamu bisa sehebat itu.' Batin Bry.
"Bry.. Daddy tahu kamu begitu menghindari bersinggungan apalagi terlibat dengan dunia bawah, tapi menjadi pengusaha besar membuatmu memerlukan kekuatan dan kekuasaan lebih untuk melindungi bisnismu, terutama orang-orang yang kamu cintai. Jadi Daddy minta, mulai saat ini izinkan klan Daddy ikut menjaga kamu, bisnismu dan juga keluargamu. Daddy tahu kamu memiliki anak buah yangΒ banyak dan loyal dengan kemampuan yang juga layak diperhitungkan. Tapi Daddy ingin semua anak buahmu bisa mendapatkan pelatihan dan perlengkapan keamanan yang jauh lebih bagus dari yang kamu miliki sekarang."
Bry masih diam tanpa memberi jawaban pada Daddy-nya yang menunggu dengan tidak sabar.
'Apakah aku juga harus menjadi seorang mafia untuk bisa melindungi orang-orang yang aku cintai?' Tanya Bry dalam hati.
************************
Terima kasih banyak untuk semua readers & author2 kece yang sudah mampir dan juga mendukung novel ini.. π
Kalian semua begitu berharga buat author. Love u so much.. β€β€β€
Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok π
Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung π
Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. π
#staysafe #stayhealthy
Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.
Biar Author tambah semangat nulisnya π
__ADS_1
Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..
(IG : zasnovia #staronadarknight)