Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 87 Fitting Baju Pengantin


__ADS_3

Sehari setelah acara lamaran, Bry dan Vara langsung fitting Baju Pengantin di Butik salah satu designer terkenal di Indonesia yang ada di kota B. Mereka berusaha memaksimalkan waktu agar persiapan pernikahan mereka bisa selesai lebih cepat dari yang direncanakan. Karena Bry sendiri sudah terlalu lama meninggalkan pekerjaannya karena kepergiannya ke Granada, dan sekarang persiapan pernikahannya. Bry ingin segera fokus kembali pada pekerjaan, jika persiapan pernikahannya sudah selesai.


Bry dan Vara dibantu Tim WO yang sangat profesional, sehingga Bry dan Vara cukup memilih satu dari beberapa konsep yang direkomendasikan oleh WO. Semua persiapan pernikahan dari mulai Hotel tempat resepsi, baju pengantin, undangan pernikahan, jenis-jenis hidangan pesta, dekorasi, photographer pernikahan dan lainnya, tim WO sudah memberikan beberapa pilihan terbaik, sehingga Bry dan Vara cukup menentukan mana yang paling mereka sukai.


Bry dan Vara memasuki ruangan VIP bagi pengunjung butik, dengan dekorasi ruangan yang sangat megah dan klasik. Ruangan itu dibuat senyaman mungkin dengan sofa-sofa berwarna putih dan deretan gaun pengantin dan tuxedo dalam lemari kaca yang didesign indah sekaligus berharga fantastis.


"Bry.. Tolong pilihkan beberapa gaun yang menurutmu paling bagus, nanti aku akan mencobanya. Aku ingin gaun pengantin yang aku pakai, sesuai dengan seleramu juga."


"Tidak Sayang.. Pilihlah yang menurutmu bagus. Aku pasti menyukai gaun yang kamu pilih."


Bry melengkungkan senyumnya kearah Vara yang memasang wajah cemberutnya.


"Baiklah.. Aku akan memilih gaun pengantin yang menurutku bagus, dan kamu harus mengikuti kemauanku ya, jangan menolak!"


Bry tersenyum seraya mengangguk mantap, yang segera ditinggalkan Vara masuk ke dalam ruang ganti dengan ditemani pelayan butik dan 1 make-up artist sekaligus hair stylish yang akan membantu Vara mencocokan gaun dengan make-up dan tatanan rambutnya.


15 menit kemudian Vara keluar dari ruang ganti dan berdiri diatas display berlatar putih dikelilingi cermin besar menghadap Bry yang duduk di sofa. Bry tampak membulatkan matanya melihat penampilan Vara. Vara memang sangat cantik seperti biasanya, tapi yang membuat Bry membelalakan matanya adalah gaun yang Vara kenakan terlalu terbuka. Design belahan dada rendah dengan bagian punggung terbuka, ditambah bagian bawah gaun yang belahannya mencapai bagian atas paha Vara, membuat Bry menggelengkan kepalanya.



"Tidak..Tidak.. Aku tidak akan membiarkan para tamu menatap bagian tubuhmu dengan leluasa. Hanya aku yang boleh melihatmu seperti ini."


Para pelayan butik menahan senyum mendengar perkataan dan sikap protektif calon pengantin pria dihadapan mereka.


"Tadi kamu bilang akan mengikuti kemauanku. Tapi kenapa sekarang malah seperti ini?"


"Iya Sayang.. Tapi gaun pengantin ini terlalu terbuka, aku tidak mau tubuh kamu dilihat banyak orang. Please Sayang, ganti ya..!"


Bry memohon sambil merapatkan kedua tangan didepan dadanya.


"Baiklah.. Tapi pilihkan gaun yang menurutmu paling bagus!"

__ADS_1


"Ok.. ok.."


Vara tersenyum senang mendengar jawaban Bry. Sebenarnya Vara memakai gaun pengantin yang terbuka hanya berniat menjahili Bry, karena dia merasa kesal Bry tidak mau memilihkan gaun pengantin untuknya. Ternyata benar dugaan Vara, Bry akan marah dan menolak gaun pilihan Vara jika terlalu terbuka.


2 orang pelayan butik menunjukan beberapa manekin yang memajang gaun pengantin terbaik dengan harga yang sangat mahal. Bry memilih 2 diantaranya dan meminta Vara segera mencobanya di ruang ganti.


Selang 15 menit kemudian Vara tidak berdiri diatas display tapi memilih langsung mendekat kearah Bry yang sedang sibuk dengan gadgetnya.


"Sayang.. Apakah gaunnya bagus?"


Bry mendongakan kepalanya menatap Vara dengan gaun yang dipilihkannya. Bry terlihat sangat terpesona, matanya tidak berkedip dan mulutnya sedikit terbuka."



"Cantik.."


Akhirnya satu kata yang diharapkan Vara, keluar juga dari mulut Bry.


"Kamu yang cantik.."


"Ah serius Bry?"


"Serius Sayang.. Kamu cantik sekali. Apa kamu menyukai gaunnya? Kalau suka, ambil yang ini saja."


"Nanti dulu Bry.. Aku akan mencoba gaun yang satu lagi. Aku penasaran.."


"Baiklah.."


Vara kembali 5 menit kemudian. Lagi-lagi Bry membulatkan matanya melihat penampilan Vara dengan gaun pengantin yang ketiga.


__ADS_1


"Gaun ini juga tampak cantik di tubuhmu."


"Jadi yang mana Bry?"


Bry tampak berpikir keras, merasa bingung dengan kedua gaun yang dicoba Vara. Vara terlihat sangat cantik mengenakan keduanya.


"Ambil saja keduanya!"


"Tidak Bry.. Gaun pertama berwarna putih, dan untuk gaun kedua, aku menginginkan warna merah.."


"Hmm.. Kamu saja yang tentukan, aku bingung."


"Ayolah Bry.. Pilih salah satu. Kalau kamu sudah memilih, nanti pilihkan gaun kedua untukku ya."


Bry mulai memijit keningnya karena merasa lebih bingung. Dan sepertinya kebingungannya akan berlanjut, mengingat setelah ini mereka akan pergi ke Toko Perhiasan untuk memilih mahar untuk Vara nanti. Dan Bry sudah menebak, Vara akan kembali meminta Bry memilihkan perhiasan yang pas untuknya.


**********************************


Image Source : Instagram (Edited)


 


 


 


Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.


Biar Author tambah semangat nulisnya 😊


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..

__ADS_1


__ADS_2