
WARNING..!!!
Mengandung konten dewasa, diperuntukan hanya untuk yang berusia 21 tahun keatas atau sudah menikah. Mohon bagi yang dibawah umur, tolong di-skip saja ya. Mohon lebih bijak untuk memilih bacaan. Terima kasih.
**********************************
Tiba-tiba Vara merasa sekujur tubuhnya panas dan perasaannya menjadi gelisah. Tubuhnya menegang, bahkan pusat intinya terasa berdenyut seperti terangsang. Sesekali tubuhnya menggeliat dengan diikuti mulutnya yang sedikit terbuka.
'Ada apa dengan tubuhku, aku kepanasan. Pakaian ini terasa sangat tidak nyaman dan aku sangat ingin membukanya saat ini juga. Kenapa aku merasa sangat gelisah? Kenapa aku merasa seperti ingin disentuh? Ini sangat memalukan.'
Brandon mendekati Vara yang sudah terlihat tidak nyaman dan sangat gelisah. Brandon menyentuh perlahan kedua bahu Vara dan merebahkan Vara diatas sofa.
'Brandon apa yang akan dia lakukan? Tapi kenapa aku merasa sangat bergairah saat ini.' Batin Vara.
Brandon mendaratkan bibirnya di bibir Vara dengan sangat liar dan tanpa jeda. Vara pun membalas ciuman Brandon dengan sama liarnya. Tangan Brandon mulai membuka satu per satu kancing kemeja Vara. Sampai terlihat tanktop berwarna hitam yang mencetak tubuh Vara dengan sempurna. Bibir Brandon perlahan turun menyusuri leher Vara. Vara menggeliat kegelian sampai tidak sadar mengeluarkan suara yang membuat Brandon menyunggingkan seringainya.
"Bran..don.. Ja..ngaan.."
'Tidak Brandon, jangan lakukan ini. Aku benar-benar akan menyesalinya. Kenapa aku melakukan ini bukan dengan suamiku, bahkan bukan dengan orang yang aku cintai? Tapi kenapa aku sangat bergairah saat melihat Brandon? Tubuhku tidak sejalan dengan pikiranku. Pikiranku menolak tapi tubuhku seolah sangat menginginkan dan menikmatinya.' Pikiran Vara semakin berkecamuk.
__ADS_1
Air mata mengalir di pipi Vara, tapi Brandon tidak peduli. Brandon semakin buas mendaratkan bibirnya di bagian atas tubuh Vara. Bahkan Brandon meninggalkan beberapa kissmark di setiap bagian tubuh yang dijelajahi bibirnya. Lagi-lagi Vara mengeluarkan desahannya seolah sangat menikmati apa yang dilakukan Brandon.
Brandon hendak menyelusupkan kepalanya di dada Vara, namun tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka setelah didobrak paksa dari arah luar, sehingga menimbulkan suara yang sangat keras.
Braakk..
Pintu ruangan VIP itu terbuka, Satya masuk dan menutup kembali pintu ruangan itu secepat kilat. Di depan pintu, Larry dan 5 pengawal Satya berjaga, agar tidak ada yang bisa masuk ke ruangan itu. Brandon yang sangat terkejut langsung memalingkan wajahnya kearah pintu. Brandon tampak terkejut melihat wajah yang ada di hadapannya. Namun belum juga habis rasa terkejutnya, Satya langsung menarik kerah baju Brandon sekuat tenaga.
Bug.. Bug.. Bug..
Satya memukuli wajah dan dada Brandon dengan membabi buta. Brandon yang terhuyung-huyung ke belakang, berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh. Namun seolah tidak ingin membuang-buang waktu, Satya menendang perut Brandon dengan tanpa ampun sampai Brandon mengeluarkan darah dari mulutnya. Brandon terjatuh dengan rasa sakit teramat sangat di bagian perut dan semua bagian tubuhnya. Darah tampak menghiasi pelipis, hidung dan juga bibirnya.
Satya melirik Vara sekilas, Vara masih gelisah dengan memainkan bibir, lidah juga ujung kemejanya yang sudah terbuka dan memperlihatkan tanktop hitamnya. Seolah sangat tidak nyaman dengan apa yang dipakainya saat ini.
"Ampuuunn.. Ampuuunn.."
Satya menghentikan niatnya. Kemudian berjalan membuka pintu, menyuruh Larry dan pengawalnya masuk.
"Larry, urus orang ini."
__ADS_1
Larry menundukan sedikit kepalanya ke arah Satya.
"Baik Tuan."
Lalu Larry dan 3 orang pengawal pergi membawa Brandon meninggalkan Club.
Satya menggendong Vara yang melihatnya sekilas. Matanya berkabut masih dengan tatapan gelisah dan bergairah.
'Satya, apa yang kamu lakukan disini? Kenapa bibirmu sangat seksi & menggoda, membuatku ingin menciumnya.' Batin Vara.
Terlihat jelas kekhawatiran di wajah Satya saat melihat keadaan Vara. Satya tahu pasti, ada yang tidak beres dengan tubuh Vara saat ini. Satya bergegas membawa Vara dengan langkah yang besar dan cepat, diikuti 2 orang pengawal dibelakangnya.
**************************************
Terima kasih banyak sudah mampir di novel ini. Semoga selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊
#staysafe #stayhealthy
Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.
__ADS_1
Biar Author tambah semangat nulisnya 😊
Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..