Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 122 Kebersamaan yang Membahagiakan


__ADS_3

Besok adalah hari paling membahagiakan untuk Brandon dan Sharon, pernikahan mereka akan dilaksanakan kurang dari 24 jam lagi. Kedua orangtua Brandon sudah tiba di Bali pagi ini, Ibu Brandon yang merupakan orang asli Indonesia begitu sangat bahagia mengetahui kalau anaknya mendapatkan jodoh orang Indonesia juga. Sedangkan Ayahnya yang merupakan orang asli Korea Selatan tidak mempermasalahkan dengan siapapun Brandon akan menikah, asalkan Brandon mencintai perempuan itu dan bisa mendapatkan kebahagiaan dengan gadis yang dicintainya.


Ayah Brandon yang bernama Wang Seok Hyun memang seorang mafia yang bisa berlaku kejam pada musuh-musuhnya, tapi dia merupakan seorang suami yang sangat baik dan mencintai istrinya Adelia Argantara, juga Ayah yang sangat menyayangi Brandon. Ayah Brandon tidak pernah memaksakan kehendaknya pada Brandon, namun ada satu keinginan Ayahnya yang terpaksa dilakukan Brandon, yaitu mewarisi tahta kerajaan klan mafia Wang Eagle yang sudah tidak bisa diemban Ayahnya.


Brandon sedang duduk di ruang tamu kamar resort yang ditempati Ayah dan Ibu-nya, yang dia panggil Abeoji & Eomma. Brandon tidak sendiri, disebelahnya ada Sharon yang tangan dinginnya terus saja digenggam oleh Brandon.


Abeoji & Eomma duduk berhadapan dengan Brandon dan Sharon, wajah mereka tidak henti-hentinya menyunggingkan senyum manis melihat kesungguhan Putra mereka untuk menikahi gadis di sebelahnya.


Meskipun Brandon tidak pernah bercerita, tapi mereka tahu dari laporan orang kepercayaan Ayah Brandon, kalau Brandon sangat mencintai Vara selama beberapa tahun ini. Bahkan selama lebih dari 1 tahun ini keadaan Brandon berubah kacau karena ditinggal Vara menikah.


Keputusan Brandon yang tiba-tiba akan menikah tentu mengejutkan kedua orang tuanya, tapi hal itu membuat perasaan kedua orangtuanya lega dan bahagia. Akhirnya Brandon sudah menemukan jodohnya yang bisa mendampinginya dan memberinya kebahagiaan.


"Adeul (Anak laki-laki), besok kamu akan menikah. Kamu memang sudah memiliki segalanya saat ini, tapi bukan itu yang terpenting dalam pernikahan. Tapi komitmen kamu terhadap istrimu dan rumah tangga kalian. Tepati semua janji yang kamu ucapkan pada istrimu."


Brandon mengangguk mendengar nasihat dari Abeoji-nya.


"Iya Abeoji, aku pasti memegang komitmen dan menepati semua janjiku pada Sharon."


Eomma merasa terharu dengan apa yang didengarnya. Putranya yang baru berusia 24 tahun, kini berubah menjadi pria yang sangat dewasa.


"Berbahagialah Adeul.. Eomma selalu mendoakan yang terbaik untukmu."


Brandon menghampiri Eomma-nya dan memeluknya erat. Eomma dan Abeoji-nya menepuk pelan bahu dan punggung Brandon. Sharon yang menyaksikan pemandangan didepannya tidak dapat menahan haru. Air mata sudah terjun bebas dari kelopak matanya.


Eomma yang melihat calon menantunya menangis, segera melepas pelukannya dari Putranya dan melangkah menghampiri Sharon yang sekuat tenaga menahan isakannya. Eomma merengkuh dan memeluk Sharon dengan penuh kasih sayang.


"Sayang menangislah jika itu melegakan perasaanmu."


Eomma yang sudah mengetahui fakta bahwa kedua orangtua Sharon sudah meninggal, mengerti dengan apa yang dirasakan Sharon saat melihat Brandon dan kedua orangtuanya berpelukan.


"Maaf Tante.. Sharon terharu.. dan.. Sharon.. Ingat Mama dan Papa.."


Tangis Sharon semakin kencang. Eomma mengeratkan pelukannya, Brandon pun mengusap lembut dan merapihkan rambut Sharon yang menghalangi wajahnya.


"Sekarang, kami juga orangtuamu. Panggil kami Eomma dan Abeoji ya."


"Terima kasih banyak Eomma.. Abeoji.."


Brandon mengembangkan senyum bahagianya melihat kedua perempuan paling berharga dalam hidupnya, berpelukan dengan erat. Perlahan dipeluknya Abeoji yang sejak tadi juga memandang kearah yang sama seperti Brandon.


"Abeoji.."


"Selamat Adeul, besok kamu akan menjadi seorang suami sekaligus Imam untuk Sharon."


Abeoji menepuk-nepuk pelan punggung Brandon.


"Kamsahamnida (Terima kasih) Abeoji."


***********************************

__ADS_1


Reyvan bersama Jared sepupu Brandon, sangat sibuk mempersiapkan pernikahan Brandon besok pagi. Beruntung Pihak resort merekomendasikan Wedding Organizer terbaik di Bali untuk mengurus pernikahan Brandon yang sangat mendadak ini.


Pernikahan Brandon dan Sharon akan dilaksanakan di resort ini. Fitting baju pengantin akan dilakukan hari ini sekaligus perawatan sebelum pernikahan. Sedangkan masalah menu hidangan sudah dipercayakan pada resort ini, dan tamu undangan hanya dihadiri keluarga dekat Sharon dan Brandon saja.


Brandon dan Sharon masih berada di kamar kedua orangtua Brandon, Reyvan meminta WO untuk mengatur ulang jadwal fitting pagi ini, karena tidak mau mengganggu kebersama Brandon & Sharon bersama kedua orangtua Brandon.


Namun fitting untuk seluruh keluarga dan sahabat Brandon dan Sharon tetap dapat dilakukan pagi ini, mereka berangkat bersamaan menuju butik milik Designer ternama di Bali. Disana mereka menghabiskan waktu 2 jam untuk memilih gaun dan tuxedo yang akan mereka kenakan besok di pernikahan Brandon dan Sharon.


Sepulang dari butik, Vara, Vanny dan Danila memutuskan untuk melakukan perawatan tubuh di Salon & Spa yang ada resort milik Bry itu. Tidak lupa Vara menambahkan perawatan ratus untuk perawatannya kali ini.


Apa yang dilakukan Vara bukan tanpa tujuan, besok adalah tepat 40 hari sejak dirinya melahirkan, dan dia ingin memberikan kejutan special untuk suaminya itu. Sebelum ke Bali, Vara sudah memeriksakan dirinya ke dokter Anata. Dokter Anata sudah memastikan tidak ada darah nifas yang keluar dan Vara sudah diperbolehkan melakukan kembali kewajibannya sebagai seorang istri dengan sepenuhnya. Tapi Vara tetap menunggu sampai genap 40 hari, yaitu besok hari.


************************************


Pagi ini, di ruang ganti Aula Pernikahan resort, Brandon sudah siap dengan tuxedo yang menambah kadar ketampanan wajah dan kegagahan tubuhnya. Mulutnya tidak berhenti berkomat-kamit menghapal apa yang harus diucapkannya nanti di depan penghulu. Acara masih akan berlangsung 1 jam lagi, tapi Brandon memilih menenangkan dirinya di ruang ganti.


Ekspresi tegang di wajahnya memancing senyum Bry, Reyvan, Kendrick, Daniel, Kevin dan Samuel. Tadinya hanya Samuel yang berinisiatif menemani Brandon, tapi tiba-tiba Reyvan masuk diikuti para laki-laki yang berniat menggoda dan meledek Brandon sebelum Akad Nikah dilaksanakan.


Bry, adik dan juga sahabat-sahabatnya menjadi akrab dengan Brandon sejak perdamaian mereka kemarin. Malah tidak ada kecanggungan sama sekali diantara mereka. Reyvan dan Samuel yang merupakan sahabat Brandon sejak lama tentu saja senang melihat pemandangan ini.


"Brandon.. Awas jangan sampai salah sebut nama saat Akad Nikah. Nanti malah nama Vara yang kamu sebut."


Candaan Kevin memancing tawa semua orang kecuali Brandon dan Bry yang memukul pelan kepala Kevin secara bersamaan.


"Sembarangan kamu.. Paling juga, dia lupa ditengah-tengah ijab kabul, hahaha.."


Kendrick ikut menimpali candaan Kevin.


Balas Brandon sambil menatap serius ke arah Kendrick, yang justru kembali mengundang tawa semuanya.


"Aduh ampun Brandon.. Jangan doakan aku seperti itu. Aku hanya bercanda kok."


Kendrick terkekeh geli sekaligus takut dengan ancaman Brandon.


"Aku tidak akan meledekmu, aku takut menjadi karma untukku saat pernikahanku nanti."


Daniel mencari aman dengan tidak menggoda Brandon seperti Kevin dan Kendrick.


"Memangnya kamu sudah ada rencana menikahi Danila?"


Reyvan bertanya dengan ekspresi sangat penasaran.


"Tentu saja Hyung, aku ingin menikahinya tahun depan. Orangtuanya juga sudah setuju."


"Wow.. Selamat ya.."


Reyvan mengucapkan selamat yang diikuti nasihat yang panjang dari semuanya.


"Sebentar lagi, kamu akan menikah dengan Sharon. Setelah kalian menikah, justru kamu akan semakin sering bertemu dengan Vara. Aku harap kamu bisa melupakan Vara sepenuhnya."

__ADS_1


Brandon mendekat ke arah Bry dan menepuk pelan bahu Bry.


"Ada satu cerita yang belum aku ceritakan pada siapapun. Sebenarnya, aku sudah menyukai Sharon jauh sebelum aku menyukai Vara."


"Hah? Bagaimana bisa?"


Tatapan terkejut bukan hanya terlihat di wajah Bry, melainkan semua orang di ruangan itu.


"Aku pun tidak menyangka sama sekali."


Lalu Brandon menceritakan kisah pertemuan pertamanya dengan Sharon dan juga Vara di sebuah foodcourt mall saat dia liburan sekolah di Indonesia.


"Sharon mengingat dengan jelas pertemuan pertama kami, seperti aku mengingatnya. Dia masih mengingat namaku saat aku memperkenalkan diri. Sedangkan Vara bahkan tidak mengingatnya meskipun aku dan Vara bertemu lagi di SMA yang sama. Aku juga tidak pernah membahasnya dengan Vara. Sharon adalah cinta pertamaku, dan Sharon mengatakan bahwa aku adalah cinta pertama untuk Sharon."


"Benarkah?"


Bry masih tidak menyangka Brandon dan Sharon sudah bertemu saat mereka masih remaja.


"Wah ternyata kalian benar-benar berjodoh. Seharusnya dulu kamu menanyakan kepada Vara soal Sharon. Jadi kalian akan bertemu lebih cepat tanpa kamu harus mencintai Vara dulu."


"Tidak Samuel.. Memang seperti inilah rencana Tuhan yang seharusnya aku jalani, aku harus mencintai Vara dulu dan terluka karena dia tidak mencintaiku. Agar saat aku bertemu Sharon, aku bisa bersyukur dalam mencintai sekaligus dicintai olehnya. Aku juga lebih mencintai, menghargainya dan merasa takut kehilangan Sharon, karena kami telat melewati banyak rintangan sebelum akhirnya dipertemukan kembali."


"Iya kamu benar sekali."


Samuel menepuk pelan bahu Brandon dan memeluknya.


"Bro.. Aku doakan kamu bahagia bersama Sharon."


Reyvan mendekat dan ikut memeluk Brandon. Lalu Bry, Kendrick, Daniel dan Kevin ikut memeluk Brandon yang berada tepat ditengah mereka. Mereka mendoakan kebahagiaan Brandon yang sebentar lagi akan melepas masa lajangnya.


"Sudah.. Sudah.. Aku tidak bisa bernafas. Kalian membuat tuxedo dan rambutku kusut."


Tawa semuanya seketika pecah melihat Brandon yang memasang ekspresi kesal.


Tiba-tiba pintu ruangan terbuka dari luar dan muncullah sosok yang sama sekali tidak terduga.


"Wah.. Jadi kalian akan berpesta tanpa aku?"


"Satyaaaa..???"


*********************************


Terima kasih banyak sudah mampir di novel ini. Semoga selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊


#staysafe #stayhealthy


Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.


Biar Author tambah semangat nulisnya 😊

__ADS_1


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..


__ADS_2