Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 48 Berkumpul Bersama


__ADS_3

Drama Korea, puding cokelat, Caffe Latte dan susu hangat menjadi teman bagi Vara dan Bry menghabiskan waktu di ruang TV. Vara duduk diatas permadani sambil menyandarkan punggungnya ke bagian bawah Sofa, sedangkan Bry menonton dengan posisi terlentang diatas permadani disanggah tumpukan 2 bantal yang dibawa Vara dari kamar. Mereka sudah menonton lebih dari 1 jam saat Kevin dan Daniel ikut bergabung bersama mereka.


"Maafkan kami, kami ketiduran. Padahal tadinya hanya berniat merebahkan tubuh sebentar."


Daniel memberi penjelasan karena sudah merasa tidak sopan tertidur di rumah Vara.


"Iya, maafkan kami." Kevin turut menimpali perkataan Daniel.


"Tidak apa-apa, bukankah aku sudah mengatakan kalian boleh beristirahat disana. Tidur seharian juga tentu saja boleh." Vara tersenyum yang langsung disambut senyuman sumringah Daniel dan Kevin.


"Terima kasih Vara." Daniel dan Kevin mengucapkan terima kasih bersamaan.


 


Daniel dan Kevin duduk di sofa lalu langsung meneguk segelas Caffe Latte yang sudah dingin. Dilanjutkan dengan puding cokelat yang sangat lembut dan nikmat.


Vara dan Bry kembali fokus pada cerita drama Korea yang ditonton sejak tadi. Sedangkan Daniel dan Kevin  fokus dengan gadgetnya masing-masing.


Tiba-tiba terdengar ringtone lagu Memories yang berasal dari handphone Kevin. Kevin sedikit menjauh dan menerima panggilan Video Call yang ternyata berasal dari Vanny  di ruang tamu Vara.


"Hai Baby.. Selamat Pagi, kamu sedang apa?" Baru saja Kevin menjawab panggilan video callnya, Vanny sudah dibuat berbunga-bunga dengan panggilan "Baby" dan perhatian dari Kevin.


"Aku diam saja di rumah, bosan sekali. Kamu sudah sarapan Kevin?"

__ADS_1


"Sudah, pagi tadi aku sudah makan nasi goreng dan baru saja menghabiskan sepotong puding cokelat. Kamu sarapan apa Vanny?"


"Wah, aku jadi ingin puding cokelat. Sarapanku setangkup roti isi selai cokelat dan teh hangat."


Vanny tiba-tiba memicingkan matanya dan mulai  memfokuskan penglihatannya pada ruangan tempat Kevin berada.


"Vin, sepertinya aku mengenal ruangan itu. Kamu sedang berada dimana?" Kevin baru menyadari keberadaannya saat ini.


"Aku sedang di rumah Vara, Van.." Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Mata Vanny membulat dengan sempurna, tampak sangat terkejut dengan perkataan Kevin. Ada perasaan ingin tahu dan sedikit cemburu karena Kevin berada di rumah sahabatnya.


"Kenapa kamu ada di rumah Vara sepagi ini?" Perkataan Vanny mendadak melemah.


"Ah kenapa kalian tidak mengajakku berkumpul dan menonton bersama. Kalian sungguh jahat. Aku akan kesana sekarang."


Vanny mematikan panggilan video callnya, menyisakan Kevin yang kembali menggaruk-garuk kepalanya karena merasa bingung. Vara, Bry dan Daniel pun hanya menatap Kevin, masih belum mengerti kenapa Vanny berteriak tidak jelas. Kemudian Kevin menjelaskan apa yang baru saja terjadi.


"Ya sudah, pasti sebentar lagi Vanny kesini. Tapi aku mohon jangan ceritakan tentang yang aku alami semalam kepada siapapun, termasuk sahabat-sahabatku." Kevin dan Daniel mengangguk, mengerti dengan permintaan Vara.


Selang 15 menit kemudian, mobil Vanny tampak sudah terparkir di halaman rumah Vara. Ternyata Vanny datang bersama Danila. Tanpa mengetuk pintu Vanny dan Danila langsung masuk menuju ruang TV.


"Hai semuanya.. Ah kenapa kalian jahat sekali, tidak mengajak kami ikut berkumpul?" Vanny memasang wajah cemberutnya, yang malah disambut senyum oleh Kevin, Daniel, Bry dan Vara.

__ADS_1


"Maaf Van, semuanya tidak direncanakan." Vara tersenyum tipis menanggapi sahabatnya yang sedang kesal.


"Ya sudah, yang penting kita sudah disini sekarang." Danila ikut menimpali sambil duduk di sebelah Daniel.


"Baby.. Sudah jangan cemberut terus, sekarang kan sudah bertemu aku."


Wajah Vanny yang sedang cemberut mendadak merona dan tersenyum. Terlebih saat Kevin mengulurkan tangannya meminta Vanny untuk duduk disebelahnya. Lalu Vanny menerima uluran tangan Kevin dan duduk disebelahnya.


 


 


 


 


Jangan lupa Like, Comment, Vote & jadikan favorit ya.


Biar Author tambah semangat nulisnya 😊


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..


 

__ADS_1


 


__ADS_2