Star On A Dark Night

Star On A Dark Night
Episode 94 Resepsi Pernikahan


__ADS_3

WARNING..!!!


Mengandung konten dewasa, diperuntukan hanya untuk yang berusia 21 tahun keatas dan sudah menikah. Mohon lebih bijak untuk memilih bacaan.


******************************


Vara merasa salah tingkah karena Bry terus saja menatapnya dengan tatapan berkabut yang tidak terbaca. Vara mengalihkan pandangannya ke arah lain, karena terlalu malu untuk menatap langsung manik mata Bry.


"Hmm, aku mandi duluan ya."


Vara mengangkat gaunnya yang panjang dan berat karena merasa kesulitan berjalan ke kamar mandi. Bry tiba-tiba menghadang Vara di pintu kamar mandi, yang tentu saja sangat mengejutkan Vara.


Perlahan Bry mengikis jarak antara dirinya dan Vara, dilingkarkan tangannya di pinggang Vara dan menghujamkan tatapan yang begitu dalam namun teduh pada sang istri tercinta.


"Tunggu dulu Sayang. Rasanya aku tidak ingin jauh darimu walau sesaat."


"Aku hanya mau mandi sebentar Bry, bukan mau pergi jauh."


Bry terkekeh geli, melihat Vara yang memasang ekspresi kesal namun masih terlihat salah tingkah.


"Ayo kita mandi bersama!"


"Ti.. Tidak Bry, aku mandi sendiri saja."


"Sayang.. Kamu lupa, kita kan sudah menikah."


Bry berkata dengan sangat lembut, membuat hati Vara terasa berdesir. Namun tatapan netra Bry yang terlalu intens, membuat Vara tidak mampu membalas tatapan Bry.


'Iya memang kita sudah menikah, tapi aku malu. Masa aku harus melihat kamu telanjang, tanpa sehelai benang pun Bry. Dan aku tidak bisa telanjang di depan kamu meskipun kita sudah menikah.' Batin Vara.


"Tidak usah malu Sayang, karena kita sudah sah sebagai suami istri. Ayo Sayang, aku bantu buka bajumu ya."


"Bry, please.. Aku benar-benar malu, biarkan aku masuk ke kamar mandi, aku akan membuka gaunku sen.."


Belum sempat Vara menyelesaikan kalimatnya, Bry sudah membungkam mulut Vara dengan bibirnya. Bry memperdalam ciuman mereka dengan menekan bagian tengkuk Vara. Vara yang mulai larut dalam ciuman memabukan itu, akhirnya memindahkan kedua tangannya ke leher Bry. Bry tersenyum puas melihat apa yang dilakukan Vara.


Bry melepas pertautan bibir mereka dan berpindah mendaratkan bibirnya di leher Vara yang jenjang. Vara melepas tangannya dari leher Bry dan berpindah memeluk pinggang Bry serta menutup matanya menikmati sentuhan bibir hangat Bry yang terus saja menyusuri setiap bagian lehernya.


Melihat tubuh Vara yang mulai terbuai, Bry langsung menggendong tubuh Vara keatas tempat tidur dan merebahkannya dengan tubuh Bry bergerak hendak memerangkap tubuh Vara. Namun Vara menahan dada Bry dengan tangan kanannya.


"Ayo kita mandi!"

__ADS_1


"Nanti saja kita mandi setelah ini ya."


Bry sudah tidak bisa menahan gejolak hati yang menuntun tubuhnya. Terlebih status sah sebagai suami istri, membuat Bry enggan mengurungkan maksudnya.


"Bry.. Jangan melakukannya sebelum resepsi, aku khawatir tidak bisa mengikuti resepsi dengan baik."


Perkataan Vara juga mengingatkannya pada pesan Mommy Jhena, Bry baru menyadari bahwa dia seharusnya tidak egois dan harus bisa menahan diri untuk saat ini.


"Baiklah Sayang, kita mandi saja."


Bry beranjak dari atas tempat tidur lalu menggendong Vara ala bridal Style menuju kamar mandi. Pemandangan bathtub penuh kelopak bunga mawar, menyambut Vara yang baru saja diturunkan dari gendongan Bry. Tentu saja kelopak-kelopak bunga mawar itu menggoda Vara, untuk segera memanjakan tubuhnya didalam sana.


Berbeda dengan Vara yang begitu semangat untuk membuat rileks tubuhnya, Bry justru sedang mati-matian menahan dirinya untuk segera menerkam Vara saat ini. Bry terpaksa harus cukup puas dengan kegiatan berendam bersama dengan istri sahnya, tanpa melakukan kegiatan lain yang pastinya sudah begitu diharapkannya.



BALLROOM HOTEL KI


Bry dan Vara sudah berada didalam ballroom. Perasaan mereka merasa lebih tenang dan santai, berbeda dengan saat akad nikah tadi. Acara resepsi baru akan dimulai 30 menit lagi, tapi keluarga sudah banyak yang menempati tempat duduk didalam ballroom. Hal ini pun dimanfaatkan photographer untuk memotret Vara dan Bry juga mereka dengan keluarga sebelum tamu undangan datang.





Bry yang sejak tadi tidak berhenti memikirkan kejadian saat dikamarnya, malah terus saja melihat kearah Vara yang terlihat begitu cantik dengan gaun pengantinnya. Terlebih Bry sangat bersemangat untuk bisa melalui malam pertamanya dengan lancar, karena sore tadi, dia dan Vara hanya berendam bersama tanpa bisa melakukan hal lebih jauh selain mengagumi tubuh wanita pujaannya.



'Sayang.. Aku sudah tidak sabar untuk memakanmu nanti malam.' Batin Bry.


"Sayang.. Lihat kedepan, photographernya memintamu melihat kearah camera."


"Oh iya.."


Lalu Bry dan Vara mulai berpose sesuai dengan arahan photographer. Mereka pun berphoto dengan keluarga inti, keluarga besar juga para sahabat. Mereka baru berhenti setelah para tamu undangan mulai memasuki ballroom untuk mengucapkan selamat pada mereka.


Bry dan Vara menerima ucapan selamat dari partner bisnis, teman-teman dan staff dari BR Group. Mereka terlihat menikmati suasana yang nyaman dan berbagai hidangan enak juga mewah yang disediakan pihak hotel.


Senyum pun tidak lepas dari wajah Bry dan Vara saat menyalami dan menerima ucapan selamat serta doa dari para tamu. Namun sesaat pandangan Vara berubah sendu saat seseorang berjalan mendekat dengan senyuman yang terlihat dipaksakan.

__ADS_1


"Selamat ya Vara, aku berdoa untuk kebahagiaanmu."


"Terima kasih Brandon, aku pun berdoa semoga kamu bahagia."


"Terima kasih Vara."


'Tapi kebahagiaanku adalah kamu, aku sudah kehilangan kebahagiaanku.' Batin Brandon.


Brandon beralih mengulurkan tangannya kearah Bry.


"Jangan membuatnya menangis, kecuali kamu ingin berhadapan denganku."


"Tidak akan pernah." Bry menjawab dengan mantap.


Brandon segera turun menghampiri Reyvan di deretan kursi yang masih terlihat kosong dan duduk disebelahnya.


Brandon melihat kearah Vara dari tempat duduknya.



'Semoga kamu selalu bahagia Vara. Aku sangat mencintaimu.'


****************************


Image Source : Google, Instagram Kim Myung Soo, Baifern, Cha Eun Woo (Edited)


Terima kasih banyak untuk semua readers & author2 kece yang sudah mampir dan juga mendukung novel ini.. 😍


Kalian semua begitu berharga buat author. Love u so much.. ❤❤❤


Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊


Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung 😄


Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊


Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.


Biar aku tambah semangat nulisnya 😊


Terima Kasih banyak atas dukungannya ya. Love u all..  ❤❤❤❤❤

__ADS_1


IG : @zasnovia #staronadarknight


__ADS_2