Terjebak Cinta Gadis Taruhan

Terjebak Cinta Gadis Taruhan
Honey Moon


__ADS_3

Yuna terbangun dari tidurnya ketika ia merasa sedikit goncangan pada tempat tidurnya. Ketika ia membuka mata, hal pertama yang Yuna lihat adalah suatu ruangan yang sangat asing di penglihatannya. Ia mencoba meneliti setiap sudut ruangan tersebut.


Betapa terkejutnya saat melihat ke arah jendela dan ternyata dirinya sedang berada di atas awan. Benar, dirinya sekarang berada di dalam sebuah pesawat.



Yuna seketika duduk di atas tempat tidur, ia meneliti tubuhnya yang kini sudah memakai pakaian. Mengingat semalam ia dan Jayden melakukan suatu hal yang panas dan bergairah. Namun setelah bangun, dirinya sudah berada di dalam pesawat. Yuna menebak jika Jayden yang sudah mempersiapkan ini semua.


Tapi dimanakah pria itu berada? Yuna tidak menemukan Jayden di ruangan tersebut. Ia pun turun dari tempat tidurnya dan melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan tersebut.



Yuna benar-benar dibuat takjub dengan interior pesawat ini. Ia yakin jika ini adalah pesawat pribadi milik keluarga Choi. Terbukti hanya terdapat Jayden yang sedang duduk santai dengan laptop yang ada di atas meja.


"Jay," panggil Yuna dengan sangat lembut.


Jayden pun langsung menoleh ke arah Yuna. Pria itu tersenyum lebar menyambut kedatangan istrinya.


"Kamu sudah bangun sayang? Come here!" suruh Jayden pada Yuna untuk duduk di sebelahnya.


Yuna melangkahkan kaki untuk menghampiri Jayden. Ketika wanita itu hendak duduk di samping Jayden, pria itu segera menarik pinggang Yuna agar duduk di pangkuannya.


"Apakah tadi tidurmu nyenyak, sweet heart?" tanya Jayden lembut setelah tadi ia sempat mencium bibir Yuna secara singkat.


Yuna hanya bergumam dan menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan dari Jayden.


"Kita akan kemana, sayang?" tanya Yuna seraya mengelus rahang suaminya.


"Maldives sayang, semalam kan aku bilang kita akan honey moon kesana," ucap Jayden.


Yuna tersentak kaget, sehingga membuatnya turun dari pangkuan Jayden saking terkejutnya.

__ADS_1


"Are you serious?" tanya Yuna tak percaya.


"Aku sangat serius sayang." Jayden menarik tangan Yuna agar wanita itu kembali duduk di pangkuannya. Namun Yuna enggan untuk duduk, ia memilih untuk berdiri dan hal itu membuat Jayden bingung.


Tapi tiba-tiba Yuna berjingkrak kegirangan. Wanita itu seperti anak kecil yang baru saja diberikan hadiah oleh seseorang. Yuna melompat-lompat kecil dan berteriak histeris membuat Jayden semakin gemas kepada istrinya.


"Sayang, hati-hati. Nanti kamu bisa terjatuh!" tegur Jayden sambik menarik pinggang dan membawa kembali wanita itu ke dalam pangkuannya.


"Senang?" tanya Jayden tersenyum.


Yuna mengangguk antusias, "I'm so happy!" Yuna memeluk leher Jayden begitu erat. Jayden ikut senang melihat raut wajah bahagia istrinya.


"Kamu tau? Maldives adalah salah satu tempat yang ingin sekali aku kunjungi. Dulu aku pernah berharap ketika aku sudah menikah nanti, aku ingin berbulan madu ke Maldives dan kamu mengabulkan itu, Jay!" ungkap Yuna saat ia melepaskan pelukannya.


"Sehingga kamu menyimpan banyak foto-foto tentang Maldives di ponsel kamu, right?" tanya Jayden.


"Kamu melihat itu?"


"Aaaa i love you so much Jayden!" ucap Yuna sebelum mengecup singkat bibir Jayden.


"I know, and i love you too baby," balas Jayden sambil memeluk tubuh Yuna dengan gemas. Ia tak henti-hentinya mengecup puncak kepala istrinya



Ini benar-benar sangat indah. Lebih indah dari jepretan di foto. Air yang jernih membuat mata akan selalu segar jika melihat pemandangan berwarna biru itu.



Kakek Justin memesankan resort yang paling mewah untuk merek berdua. Resort yang luas dengan interior yang sangat cantik dan lengkap, yang membuat kepuasan tersendiri bagi mereka berdua.


Resort tersebut biasa disebut dengan water villa, yang menyuguhkan lagunanya sendiri. Serta memiliki kolam renang pribadi dan atap yang dapat di buka untuk melihat bintang-bintang dari kamar tidur utama. Serta memiliki seluncuran dari atas yang langsung ke Laguna dibawahnya.

__ADS_1


Villa ini menampilkan interior yang indah dari bahan-bahan yang ramah lingkungan, serta memiliki kamar tidur utama yang luas. Selain itu, Villa ini memiliki kamar mandi terbuka dengan bathtub, shower dan akses ke Laguna. Terdapat juga minibar dengan mesin kopi dan berbagai pilihan anggur pribadi.


Fasilitas utama dari resort ini menyediakan berbagai macam tempat makan utama dan juga observatory, spa, toko souvernir, pusat olahraga air dan pusat menyelam. Terdapat juga bioskop hening di atas air, lapangan tenis, taman labirin, eco-centro, dan children's den di pulau utama.


Yuna tak henti-hentinya menatap kagum pemandangan yang ada di hadapannya. Ia tak menyangka jika dirinya bisa menginjakkan kakinya di tempat ini. Rasanya ini seperti mimpi!



Jayden memeluk tubuh Yuna dari belakang. Ia menopang kepalanya di bahu istrinya.


"Jay, terima kasih untuk segalanya. Aku benar-benar sangat bahagia saat ini." Yuna mengelus tangan kekar Jayden yang ada di perutnya.


"Aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia, sayang. Kebahagiaanmu paling utama bagiku." Jayden mengecup pipi Yuna.


Yuna memutar tubuhnya agar berhadapan dengan Jayden. Ia mengalungkan tangannya ke leher pria itu.


"Jujur, dulu kamu itu bagaikan sebuah dosa besar bagiku. Kamu adalah hal yang paling aku benci dan hindari dari muka bumi ini. Namun saat ini, aku menyadari jika kamu adalah dosa terindah bagiku. Sebelum kamu hadir di hidupku, aku merasa jika hidupku begitu sangat membosankan.


Tapi setelah hadirnya kamu di dalam hidupku, aku benar-benar merasakan sesuatu yang memang sebelumnya pernah aku rasakan. Entah itu suatu hal yang positif maupun negatif. Tapi sungguh, aku sangat menikmati itu semua, aku tidak menyesal setelah bertemu dan bersama denganmu, Jay," ungkap Yuna yang saat ini mengelus rahang Jayden dengan penuh kelembutan.


Sedangkan Jayden menatap wanita di depannya ini dengan tatapan mata yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.


"Aku tidak menyangka jika wanita yang pernah aku sia-siakan dan permainkan dulu, kini telah menjadi istriku. Wanita cantik namun memiliki sikap bar-bar yang selalu menginjak kakiku ketika dia merasa kesal, tapi di balik tingkahnya yang bar-bar itu, dia memiliki jutaan kebaikan dan itu lah yang membuatku sangat mencintainya. Tidak hanya fisikmu saja yang aku kagumi, tapi aku lebih menyukai hatimu yang baik dan lembut itu. Aku akan selalu mencintai dan menyayangimu, Yuna," balas Jayden seraya mengecup kening Yuna penuh perasaan.


Yuna tersenyum merekah. Wajahnya mulai memerah karena tersipu mendengar ucapan Jayden tadi. Hal itu membuat Jayden ingin menggigit pipinya.


"Awww sakit!" jerit Yuna mendorong tubuh Jayden sembari mengelus pipinya yang terkena gigitan Jayden.


Jayden tertawa sangat keras melihat ekspresi wajah Yuna. Dia benar-benar jatuh cinta dengan apapun yang wanita itu lakukan.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2