Wanita Pilihan Ceo

Wanita Pilihan Ceo
Berita Online


__ADS_3

Alexa menepuk pundak Mira untuk menguatkannya.


"Dia... terlihat sangat geram. Dia bahkan memarahi saya karena tidak mengatakan padanya mengenai kembalinya Renatta Azaria dan saat aku mengatakan Renatta telah bersama orang lain." tutur Mira dengan raut wajah yang sedih memgingat apa yang terjadi.


"Tante akan mencoba bicara dengan Malvin, mudah - mudahan dia mau mendengarkan," ujar Alexa.


"Terima kasih, Tante. Tapi ada satu hal lagi," ujar Mira tertahan.


Alexa memandang Mira menunggu apa yang akan di katakan oleh calon menantunya itu. Mira terlihat berat mengatakan itu.


"Sa...saya sedang hamil, Tante," ucap Mira sambil menunduk.


Alexa sangat terkejut. Namun ia pun bisa menebak, jika Mira dan Malvin memang memiliki hubungan selayaknya orang yang sudah menikah. Selama ini ia pun tidak mencampuri urusan mereka, karena mereka sudah sama - sama dewasa dan bisa bertanggung jawab terhadap tindakan mereka.


Alexa menghela nafas berat.


"Apa Malvin tahu?" tanya Alexa sambil memandang wajah Mira.


Mira mengangguk.


Dan Alexa tahu dari raut wajah Mira, jika Malvin tidak senang dengan kehamilan Mira. Ia pun merasa iba pada Mira.


Selama ini ia berpikir jika Malvin menikah dengan Mira, ia akan bisa melupakan Renatta. Akan tetapi takdirlah yang membawa ia kembali sebelum mereka menikah. Bahkan kembalinya Renatta sepertinya tidak membuat Malvin mundur untuk mendapatkan Renatta.


Alexa akan berusaha bicara dengan Malvin agar tetap mau menikahi Mira. Bukan hanya demi jabang bayi dalam kandungan Mira tetapi juga demi keponakannya yaitu Renatta Azaria.


"Baiklah, sebaiknya kamu pulang dan beristirahat. Tante akan coba bicara dengan Malvin," ujar Malvin.

__ADS_1


...******...


Malvin kini sedang membanting barang - barang yang ada di meja kerjanya dan membuat Darwin berlari - lari tergesa - gesa ke arah ruang kantor Bosnya.


"Kurang ajar!"


"Bajingan!"


"Brengsek kau!"


Segala sumpah serapah keluar dari mulut Malvin Dirgantara yang terlihat sangat emosional siang itu.


"Pak, tenang Pak!" Seru Darwin berusaha menenangkan Bosnya itu yang tiba - tiba saja mengamuk di kantornya. Di belakang Darwin sudah berdiri Security kantor, yang juga tidak berani berbuat apa - apa


Ela, Sekretaris Malvin berdiri di depan pintu ruang kantor Malvin, tampak bingung dan takut.


"Keluar kalian! Keluar semua!" Teriak Malvin pada Darwin, Ela dan Security kantor.


"Kalian harus tutup mulut, jangan sampai orang lain tahu , mengenai hal ini!" Perintah Darwin pada Ela dan Security kantor dan mereka berdua pun mengangguk dengan patuh.


Walaupun Darwin sangat terkejut dengan kelakuan Bosnya, tetapi ia tetap loyal dan menjalankan tugasnya menjaga nama baik Bosnya.


Darwin tahu Bosnya itu, memang sedang uring - uringan sejak tadi pagi, tetapi ia tidak tahu pasti apa yang telah menyebabkan Malvin Dirgantara itu murka.


Malvin terengah - engah dan berdiri bersandar pada tembok di belakangnya. Ia mengepalkan tangannya menatap layar laptop yang retak di lantai kantornya.


Di layar laptop itu terlihat berita online yang bertajuk "Renatta Azaria Putri Alfaro yang telah lama hilang dan kisah cintanya dengan Alexander David Mahendra"

__ADS_1


Sudah Terpampang foto Renatta Azaria yang tampak sangat cantik dengan gaun yang dia pakai tadi malam, di sandingkan dengan foto Alexander David Mahendra yang memakai setelan jas yang terlihat sangat menawan.


Malvin mengambil telepon genggamnya dan mendial nomor Arka.


"Temui aku sore ini!" Perintahnya dan ia langsung memutuskan sambungan teleponnya sebelum Malvin sempat berkata - kata.


Arka yang baru saja menyelesaikan tugasnya menakut - nakuti salah satu kilen Malvin yang nakal dengan kontrak kerjasamanya pun langsung tertegun. Ia mempunyai firasat sesuatu yang buruk akan terjadi.


...******...


Rena mamandangi telepon genggamnya yang tak berhenti mengirimkan notifikasi pesan sejak tadi pagi. Sejak berita online mengenai identitas aslinya dan hubungannya dengan Alexander David Mahendra terbongkar ke publik, teman - temannya pun banyak yang menanyakan. Bahkan Gita yang sudah mengetahui hubungannya dengan Alexander David Mahendra pun kaget, saat mengetahui bahwa ia adalah Renatta Azaria Putri Alfaro. Belum lagi Tasya, Salsa dan teman - teman yang bekerja di PUB dan yang lainnya. Dan ia pun hanya bisa meminta maaf kepada mereka karena tidak menceritakannya dari awal.


Di antara bunyi notifikasinya itu, terdengar bunyi nada panggilan telepon, dan Rena melihat nama 'Ayang Babe' tertera di layarnya. Ia pun segera mengangkat telepon dari pria yang menjadi buah bibir di kalangan teman - temannya itu.


"Halo sayang?" tanya David.


"Iya Yang," jawab Rena.


"Sudah lihat berita hari ini?" tanya David yang saat itu tengah membuka ipadnya melihat beberapa berita online yang memberitakan mengenai dirinya, Rena dan juga Austin Leonard Alfaro.


Bahkan terdapat pula beberapa artikel yang membahas mengenai tanggal pernikahan mereka yang membuat David tersenyum pagi itu. David dan Rena saja belum tau kapan tepatnya mereka akan menikah.


"Sudah," jawab Rena pendek.


Bagi Rena semua publisitas ini sedikit menganggu privasinya, karena tadi pagi saat ia sedang berjalan di lobby kantor, ia dapat meraskan orang - orang berbisik mengenai dirinya. Waluapun yang mereka bicarakan bukanlah hal negatif, tetap saja ia masih merasa risih dengan apa yang orang - orang bicarakan di belakangnya.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.


Jangan lupa untuk like, komen , vote dan juga hadiahnya.


__ADS_2