
"Kenapa kamu tidak membiarkan aku pulang?" tanya Rena berdiri sambil memandang David. Suaranya pelan. Tetapi matanya mulai menggenang. Rena berusaha untuk tidak menangis, walaupun hatinya berkecamuk mendengar David memiliki anak dengan Aleta.
"Karena kita perlu bicara. Aku tidak ingin ada salah paham di antara kita," ujar David menghampiri Rena. Ia pun memeluk Rena saat jarak mereka sudah dekat.
"Maafkan aku ya Ren." ujar David sambil mengecup kepala Rena.
Sebutir air mata Rena menetes di pipinya, walaupun Rena sudah berusaha menahannya.
David yang melihat itu pun segera menghampusnya, kemudian menggandeng Rena untuk duduk di sofa terdekat.
"Rena, aku mau kamu tahu bahwa aku dan juga Aleta sudah tidak ada apa - apa lagi. Aku tidak punya perasaan apa pun padanya, kecuali sebagai seorang teman. Itu saja," ujar David.
"Aku tidak perduli. Itu bukan urusanku," ujar Rena berusaha terlihat tidak perduli.
"Kalau kamu tidak perduli, kamu tidak seperti ini sayang," ujar David sambil tersenyum.
Rena hanya diam saja tidak menanggapi.
"Ren, aku akan jujur padamu,"ujar David sambil memandang wajah Rena yang menunduk.
"Aku bukanlah seorang yang suci, aku memang pernah berhubungan intim dengan beberapa wanita," aku David pada Rena.
Rena mengangkat wajahnya dan memandang wajah David.
"Aku kuliah di LA selama beberapa tahun, dan ya, berpacaran dengan beberapa orang perempuan seperti kebanyakan anak kuliah di sana. Tidak ada yang serius," ujar David sambil menoleh ke arah Rena.
__ADS_1
"Saat kembali ke kota B dan bertemu dengan Aleta, seperti yang sudah aku ceritakan kepadamu sebelumnya. Kami berpacaran. Dan ya, aku dan Aleta pernah melakukannya beberapa kali," ujar David sambil memandang bola mata Rena yang juga menatapnya.
"Tetapi Rena, aku selalu berhati - hati saat melakukannya. Aku tidak ceroboh dan selalu menggunakan pengaman. Jadi aku sangat yakin kalau itu bukan anakku. Bahkan saat mengetahui Aleta hamil pun, aku yakin dia bukan anakku, dan Aleta pun mengakui bahwa itu adalah anak Varell, bukan anakku," ujar David.
"Tapi Aleta mengatakan...." ucap Rena mengingat apa yang di katakan oleh Aleta baru saja.
"Aku tidak tahu kenapa dia tiba - tiba mengatakan jika anak itu adalah anakku," ujar David.
"Tetapi bagaimana pun aku akan tetap melakukan tes DNA pada anak itu," ujar David lagi.
"Bagaimana kalau dia benar anakmu?" tanya Rena.
"Jika dia memang anakku, aku akan bertanggung jawab... pada anak itu. Sedangkan hubunganku dengan Aleta, akan tetap seperti ini," ujar David.
"Adrena Clarissa Putri," ucap David sambil mengangkat dagu Rena agar menatapnya.
"Aku hanya akan menikahi seorang wanita saja dan dia adalah Renatta Azaria Putri Alfaro," ujar David sambil menatap kedua bola mata Rena, yang terlihat terkejut setelah mendengar nama yang di sebutkan oleh David.
Rena langsung berdiri dan membalikkan badannya, tidak berani menatap David.
"Kenapa... kau menyebut nama itu?" tanya Rena dengan gugup kemudian menggigit bibir bawahnya.
"Apa David sudah mengetahui identitas asliku?" batin Rena gelisah.
"Kenapa? Kamu cemburu dengan nama wanita itu?" tanya David berusaha menahan tawanya.
__ADS_1
"Oh, tidak, tidak. Aku tidak cemburu," ujar Rena mengelak.
"Tapi... kenapa kamu menyebutkan nama itu?" tanya Rena lagi yang masih penasaran dengan alasan David menyebutkan nama asli dirinya.
"Aku akan memberitahukan alasannya besok. Sekarang aku lapar kita makan dulu," ujar David pada Rena sambil menggandeng Rena menuju ke meja makan.
"Beritahu aku sekarang." ujar Rena sambil menghentikkan langkah David.
"Besok sayang, aku tidak bisa memberitahukanmu di sini," ujar David sambil menarik tangan Rena ke arah meja makan.
David pun menelefon Jefri.
"Kalian boleh masuk," ujar David.
Tak lama Jefri dan para pelayan yang lainnya berjalan masuk ke ruang kerja masing - masing.
"Saya akan panaskan sebentar masakannya, Pak," ujar Jefri.
David mengangguk dan mendudukkan Rena di kursi makan di sebelahnya. Rena terdiam selama makan malam itu. Sesekali ia melirik David yang tersenyum tertahan menatapnya.
Bersambung..
Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.
Jangan lupa untuk like, komen, vote dan hadiahnya.
__ADS_1