Wanita Pilihan Ceo

Wanita Pilihan Ceo
Hari Pernikahan


__ADS_3

David tidak ingin pernikahannya bocor ke publik sebelum ia dan Rena siap untuk mengumumkannya. Hal ini telah di bicarakan dengan Rena dan Austin.


"Apa Kakak nervous?" tanya Audrey dari depan pintu kamar David. Ia baru sampai tadi malam dari korea, setelah kemarin sore David mengabarkan pernikahannya dengan Rena.


David saat itu tengah memakai baju pernikahannya. Setelah jas berwarna putih tulang, yang serasi di pakai Rena. Rambutnya telah di tata dengan gaya pompadour yang classic dan sangat elegan. Di dada kirinya tersemat Boutounier Corsage berwarna hijau dan kuning yang menandakan ia lah mempelai prianya.


"Sedikit, tapi Kakak akan baik - baik saja. I' m looking Forward for this," ujar David dengan tersenyum.


David memang sangat menantikkan pernikahannya dengan Rena, ia sangat bersemangat saat ia terbangun pagi ini. Alvin yang menginap di rumahnya sudah melaporkan persiapan pernikahannya dengan Rena dan tidak ada kendala sama sekali. Begitu pula Gilang yang telah bersiaga sejak semalam.


Audrey berjalan mendekati Kakaknya dan berjalan mendekati Kakaknya dan membetulkan dasi putih yang di kenakan oleh David.


"Aku ikut senang akhirnya Kakak menikah, Kakak terlihat sangat bahagia," ucap Audrey sambil tersenyum.


"Kakak memang sangat bahagia Audrey dan Kakak sangat beruntung bisa menikahi Rena," ujar David tersenyum.


"Bagaimana penampilan Kakak?" tanya David sambil mengangkat alisnya.


"Tampan, benar - benar seperti mempelai pria," jawab Audrey dengan tertawa kecil.


"Maaf Pak David, apa Bapak sudah siap?" tanya Alvin yang tiba - tiba berdiri di depan pintu.


"Ya Alvin. Bagaimana segala sesuatunya?" tanya David sambil mengambil telepon genggam dan dompetnya dari atas meja nakas.


"Semuanya sudah beres, Pak. Seserahan, mas kawin dan lain - lainnya sudah di masukkan ke dalam mobil. Opa dan Oma sudah siap menunggu di bawah. Ibu Andini dan keluarga akan menemui kita di kediaman Alfaro," jawab Alvin.


"Bagus, ayo kita berangkat sekarang," ujar David sambil melihat jam tangannya.


"Mbak Audrey, ini cincin kawinnya nanti Mbak Audrey yang akan menyerahkan pada saat penyematan," ujar Alvin sambil memberikan kotak beludru berwarna merah yang mewah kepada Audrey.


Audrey menerima kotak itu dan membuka dan melihat sejenak cincin kawin David dan Rena.

__ADS_1


Dua pasang cincin kawin berwarna putih terbuat dari logam palladium. Pada cincin yang lebih besar terdapat 3 baris berlian kecil yang memanjang yang nantinya akan di pakai oleh David, sedangkan pada cincin yang lebih kecil, selain 3 baris berlian yang memanjang terdapat berlian - berlian kecil yang melingkar di tengah cincin itu. Simple dan elegan.Namun, dapat terlihat dari cahaya berlian yang ada di sana jika berlian itu berkualitas tinggi.


"Woow, bagus sekali Kak cincinya." ujar Audrey dengan mata yang berbinar.


"Kakak pasti sangat mencintai Rena" batin Audrey sambil tersenyum melihat cincin berlian yang ada di hadapannya.


"Iya Mbak, Bapak sudah memesannya dua minggu yang lalu," tutur Alvin, membuat Audrey berdecak kagum pada Kakaknya itu.


Audrey mengakui bahwa Kakaknya itu sangat sulit jatuh cinta. Tetapi sekalinya jatuh cinta ia akan memberikan apapun bagi orang yang di cintainya.


...*******...


Pukul 9 kurang 15 menit, rombongan keluarga David telah sampai di depan kediaman keluarga Alfaro.


Pengamanan di sekitar rumah Alfaro di jaga dengan ketat. Hanya warga daerah sekitar rumah Austin yang dapat keluar masuk ke daerah itu. Semua akses jalan telah di sterilkan, sehingga tidak ada warga di luar kawasan itu yang dapat masuk.


Akan tetapi Gilang tidak mengesankan bahwa yang di sterilkan adalah kediaman rumah Alfaro, ia mengumpankan sebuah rumah yang bersebelahan dengan rumah Alfaro, sehingga tidak ada yang mengetahui yang sebenarnya terjadi di kediaman rumah Alfaro.


David dan rombongan di terima oleh Austin. Austin sendiri di temani oleh Bagaskara dan Ayudiyah, orang tua angkat Rena selama Rena tinggal di kota F, setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia. Bagaskara dan Ayudiyah sebenarnya masih keluarga jauh dari garis keluarga Syahnaz, Bunda mereka.


Austin dan Rena memang tidak ada keluarga lain. Paman Jason sendiri telah meninggal dunia dan Austin memang tidak pernah mengundang atau pun memberitahu Alexa perihal pernikahan Rena dan juga David. Ia tidak ingin pihak dari keluarga Malvin Dirgantara mengetahui mengenai hal ini.


Austin menerima kedatangan keluarga David, dan menyambutnya dengan hangat. Menerima barang - barang pemberian dari David dan mengajak mereka menuju ke acara prosesi akad nikah.


Rena yang menunggu di dalam kamar pengantinnya di beri tahu oleh salah satu seorang pelayan di rumahnya jika David dan rombongan telah sampai. Ia pun mengintip dari jendela kamarnya melihat David yang terlihat sangat tampan hari itu, mengenakan setelan jas serba putih, berjalan bersama dengan Austin, Abangnya menuju ke tempat prosesi akad nikah. Sebuah meja yang di kelilingi oleh rangakaian bunga yang sangat indah. Di meja itu telah menunggu penghulu dan juga dua orang saksi, yaitu Bapak Gubernur daerah mereka dan Bagaskara, Ayah angkat Rena.


Rena mendengarkan dari dalam kamarnya acara pembukaan dan pengajian yang menandakan bahwa ijab dan kabul akan segera di mulai.


"Ayo Rena, sudah waktunya," ucap Ayudiyah Bagaskara, wanita yang telah mengasuh Rena selama tiga tahun lamanya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.


Rena pun mengangguk dan berjalan bersama Ayudiyah Bagaskara. Pintu keluar menuju taman di belakang rumah telah terbuka dan Rena melangkah melewati lorong yang di penuhi berbagai rangkaian bunga yang sangat indah. Taman di belakang rumah keluarganya telah berubah menjadi tempat pernikahan yang sangat indah. Rena sendiri tidak akan percaya, jika ia tidak mengalaminya sendiri. David benar - benar menepati janjinya menghadirkan pernikahan yang terindah baginya.

__ADS_1


Saat Rena keluar dari pintu rumah menuju ke tempat acara ijab dan kabul, semua mata yang hadir di sana tertuju padanya. Tampak senyuman dan tatapan mata terpesona saat melihat mempelai wanita berjalan melewati karpet merah. Tidak banyak yang hadir di sana, namun Rena dan David mengenal mereka dengan baik.


Rena melihat Gita dan Tasya ikut hadir di sana memberikan dukungan juga dengan Audrey, Oma dan Opanya David yang memandang Rena dengan penuh kasih sayang. Ibu Andini, Pak Arya dan Abian Syahlendra pun ikut tersenyum padanya dengan tulus dan beberapa teman - teman David yang pernah di kenalkan Rena padanya, seperti Edwin dan Damian bersama pasangan mereka masing - masing.


David berjalan ke arah Rena yang berjalan di dampingi oleh Ayudiyah Bagasakara dan mata David tidak berkedip sedikit pun saat melihat calon istrinya berjalan ke arah dirinya. Mereka berdua saling pandang sesaat sebelum Rena menunduk dan merasa pipinya menjadi hangat.


David tersenyum dengan segera mengulurkan tangannya meraih tangan Rena saat Rena sudah berjarak dekat dengannya.


"Kamu sangat - sangat cantik sekali, sayang," bisik David di telinga Rena.


Di kecupnya punggung tangan Rena, sebelum mereka duduk di depan kursi penghulu, David pun menyalami tangan Austin dan mengucapkan ijab dan kabul.


Tanpa ragu ia berkata. " Saya terima nikah dan kawinnya Renatta Azaria Putri Alfaro binti Alfaro, dengan mas kawin tersebut, tunai,"


"Apakah sah?" tanya penghulu.


"Sah!" Jawab para hadirin yang ada di sana di ikuti oleh suara tepukkan tangan meriah dari para tamu undangan yang hadir.


...********...


Alhamdulilah para readerku, akhirnya Rena dan David udah sah menjadi pasangan suami istri. hehehe. Gimana - gimana kalian juga senengkan akhirnya pernikahan mereka berjalan dengan lancar....


Sekarang author mau minta kasih likenya yang banyak dong dan jangan lupa tinggalkan jejak baca kalian dan ingat sajen vote dan hadiah 🌷 atau ☕ author tungguin loh biar lebih semangat lagi buat menghalunya hehehe.


Kalau hari ini likenya bisa nyampe 60 like atau pun lebih author janji besok bakalan tak kasih crazy up langsung 4 Bab sekaligus. Kira - kira bisa nggka yah🤔 entahlah author pun tak tahu hehehe


Bersambung...


Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.


Jangan lupa untuk like, komen, vote dan hadiahnya.

__ADS_1


__ADS_2