Wanita Pilihan Ceo

Wanita Pilihan Ceo
Menggoda Gilang


__ADS_3

Gita melirik pada Gilang yang sedang mengendarai mobil yang di tumpanginya bersama Rena. Siang itu Gita dan Rena dalam perjalanan menuju PT. Raksa Mandiri, ke klien baru Rena.


Gita sebenarnya ingin bertanya mengenai siapa sebenarnya Rena. Melihat bahwa Rena mempunyai seorang supir yang bisa di bilang gantengnya luar biasa dan mempunyai sebuah mobil mewah yang limited edition.


Saat mereka turun di lobby PT. Raksa, Gita langsung memborbardir Rena dengan pertanyaan yang bertubi - tubi. Bukannya langsung menuju ke tempat meeting mereka, Gita malah membawa Rena ke sebuah cafe di lobby gedung itu. Tak lama Gilang duduk di sana, tak jauh dari mereka.


"Na, ngomong deh yang jujur sebenarnya kamu itu siapa?" tanya Gita dengan penuh tanda tanya.


Rena memaklumi kenapa Gita bertanya seperti itu. Itu semua bermula ketika ia dan Gita hendak berangkat ke PT. Raksa dengan mobil kantor, namun di cegat oleh Gilang.



Tidak seperti biasanya Gilang tidak memperbolehkannya naik mobil kantor dan hanya boleh naik mobil yang di kendarai olehnya. Dan Rena pun sempat beradu argumen dengan Gilang. Namun, Gilang tetap kukuh pada pendiriannya dan mengatakan bahwa hal itu adalah perintah Pak David.


Rena pun langsung menelepon David menanyakan hal itu, namun lagi - lagi David menyuruhnya pergi bersama Gilang.


Mau tidak mau Rena mengajak Gita pergi bersamanya di mobilnya dengan di supiri oleh Gilang.


"Aku orang biasa, Git. Sama seperti lainnya," ujar Rena sambil tersenyum.


"Nggak mungkin, Na. Orang biasa nggak ada yang bawa bodyguard kemana - mana," ujar Gita sambil menunjuk Gilang dengan sudut matanya.


"Itu.... pacarku yang menyediakan," ujar Rena.


"Pacarku itu orangnya cemburuan banget, Git. Jadi dia nyewa orang untuk jagain aku. Gitu, Git," ujar Rena beralasan.


"Pacarmu siapa, Na? Pasti orang kaya ya?" tanya Gita lagi penuh selidik.


"Aku belum kasih tahu siapa orangnya, nanti kalau sudah waktunya pasti aku kenalin," jawab Rena.


"Pacarmu sudah beristri?" tanya Gita dengan curiga karena Rena sangat merahasiakan identitas pacarnya.


Rena memutar bola matanya dan hampir tertawa mendengar pertanyaan Gita.


"Ya, nggak lah Git! Masa aku pacaran sama suami orang!" Jawab Rena sambil tertawa kecil.


Gita ada - ada saja!


"Ya, siapa tau aja, Na." ujar Gita sambil nyengir.

__ADS_1


"Ya sudah yu ah, kita sudah di tunggu oleh Pak Abiraksa!" Ujar Rena sambil beranjak dari duduknya.


Jadilah hari itu Gilang membuntuti Rena dan Gita kemana pun mereka pergi.


Setelah selesai dari PT. Raksa, mereka ke pertemuan selanjutnya di PT. Dwidaya hingga sore. Dan setelah itu Rena dan Gita berencana meluangkan waktu di apartemen Rena untuk menonton film bersama.


"Mmm... Mas Gilang ya?" tanya Gita memulai keisengannya saat mereka sedang berada di mobil menuju ke apartemen Rena. Gita sudah terbiasa dengan kehadiran Gilang yang mengikuti mereka hari itu.


Gilang yang sedang bertugas menjawab pendek, " Iya Mbak,"


"Mas Gilang sudah lama jadi bodyguard?" tanya Gita sambil duduk bergeser agak ke depan mendekati Gilang.


Rena menahan senyumnya melihat kelakuan Gita.


"Sudah Mbak," jawab Gilang pendek sambil melirik melalui kaca spion dalamnya ke arah kursi penumpang di belakang, tempat Rena dan Gita duduk.


"Ooo... berapa lama, Mas?" tanya Gita lagi.


"10 tahun Mbak,"


"Wah, sudah lama juga ya!"


"Mas Gilang mau nggak kapan - kapan jadi bodyguard saya?" tanya Gita menggoda Gilang.


Rena pun tidak bisa menahan tawanya.


"Gita, udah jangan gangguin Gilang," ujar Rena sambil menarik Gita untuk duduk mundur. Dan Gita hanya tertawa nyengir.


Untung saja saat itu mereka sudah di bassement apartemen Rena, sehingga Gilang bisa terbebas dari godaan Gita.


"Abisnya nggak nahan, Na! Bodyguardnya kece badai!" Bisik Gita sambil mengedipkan satu matanya.


Rena hanya bisa memutar bola matanya mendengar ucapan Gita.


Mereka pun naik ke lantai 7 apartemen milik Rena.


"Ren, pasti pacar kamu cakep banget ya. Sampe bodyguardmu yang kece dan ganteng banget kaya gitu aja kamu nggak tertarik?" tanya Gita saat mereka sudah sampai di apartemen Rena dan Gilang sudah kembali ke ruang tunggunya, beberapa unit dari unit apartemen Rena.


"Lumayan," jawab Rena sambil tersenyum membayangkan wajah David.

__ADS_1


"Lumayan? Cakep sih... pake banget!" Batin Rena sambil tersenyum sendiri.


"Ih... kamu pasti lagi ngejo deh!" Ujar Gita tertawa geli melihat Rena yang senyum sendiri.


"Ngejo?" tanya Rena.


"Iya, ngelamun jorok!" Seru Gita sambil tertawa.


"Apaan sih, Git!" Seru Rena sambil melempari Gita dengan bantal sofa.


Kedua Gadis muda itu pun tertawa dan menghabiskan sore dengan menonton film di notebook yang di bintangi oleh Ryan Gosling.


"Ya ampun seandainya aku punya cowok seganteng Ryan Gosling...." ujar Gita sambil menerawang menatap langit - langit apartemen Rena, setelah menonton film di Notebook.


"....atau seperti Mas Gilang," tambah Gita sambil menoleh ke arah Rena.


Rena pun langsung tertawa.


"Gita, kamu suka sama Gilang?" tanya Rena setelah tawanya Reda.


"Menurutmu dia mau nggak ya sama aku?" tanya Gita yang baru saja putus dari cowoknya beberapa hari yang lalu.


" Ya ampun Gita, segitu cepatnya move on!" Batin Rena sambil tertawa geli.


"Ya nggak tau, kamu tanya aja sendiri!" Ujar Rena tertawa sambil bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah kamar mandi di kamarnya.


Tak lama pintu apartemen Rena di ketok.


"Na?" panggil Gita, namun sepertinya Rena tidak mendengar karena sedang berada di dalam kamar mandi. Gita pun beranjak dari duduknya di sofa dan membuka pintu apartemen Rena.


"Gita ya? Renanya mana?"


Selanjutnya mungkin akan di Up malam ya...🤗


Para readerku...🤗 kalau kasih likenya bisa nyampe 50 like author janji besok bakalan kasih crazy up sampai 5 bab sekaligus. Kira - kira bisa nggak yah🤔 entahlah....😂


Nantikan terus kisahnya ya...!


Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, komen, vote dan hadiahnya.


__ADS_2