Allena And Friend'S

Allena And Friend'S
PART 10 ~ Allena and Friend's


__ADS_3

...Tugas...


Dua minggu berlalu setelah kegiatan MOS di SMA Nasional selesai, semua sudah kembali berjalan lancar. Para murid sudah mulai belajar seperti semula. Seperti pada saat ini, di kelas 10 IPA 1 tengah diadakan pembagian kelompok oleh Bu Preti guru biologi.


"Selamat pagi anak-anak! Hari ini adalah mata pelajaran biologi, dan ibu akan membagi kalian dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok akan terdiri dari 6 orang, yang kelompoknya itu akan ibu pilih sendiri". Ucap Bu Preti guru yang mengajar hari itu.


"Yaa.. Bu masa Bu Guru sendiri yang milihin. Kami sendiri ajalah Bu yang milih". Seru Manaf memprotes.


"Loh memangnya kenapa kalo Bu Guru sendiri yang memilih. Apa ada yang salah?". Ucap Bu Preti dengan alis yang berkerut.


"Kalo kami sendiri yang milih kan enak Bu Guru. Takutnya nanti Bu Guru misahin saya sama Gamma. Nggak mau aku tu Bu..". Sahut Manaf dengan nada manja yang dibuat-buat.


"Iya Bu, saya setuju. Kita itu nggak bisa dipisahin. Kita berdua itu bagaikan dua insan yang saling membutuhkan". Cetus Gamma yang ikut menimpali.


Sementara seorang cewek terlihat berdiri dari kursinya, "Woyy gue tonjok lo berdua ye. Ngomong apaan sih kalian? Geli tau nggak dengarnya". Seru cewek itu dengan tangan yang mengepal di depan wajahnya. Sungguh dia merinding melihat tingakh dua bersahabat itu.


Nama cewek itu Zivanya Zee Mahardika.


Zee adalah asli keturunan Jepang-Indonesia. Ayah Zee berasal dari Indonesia yang bekerja sebagai pengusaha barang dan jasa berupa website yang sering digunakan bagi para kalangan masyarakat umum. Juga berupa pengekspor rempah-rempah untuk di luar negri. Sedang Mamahnya Zee, beliau juga merupakan seorang pengusaha yang membantu menjalankan bisnis perusahaan yang cabangnya ada di Indonesia.


Dan saat ini juga, Zee tengah mencoba menjalankan bisnis restoran bertemakan Jepang, hasil dari dia belajar memasak makanan Jepang bersama Mamahnya.


"Galak amat sih lu Zee, nyeremin tau nggak. Jangan marah-marah mulu, nanti cepat tua. Lihat tu muka udah mulai keriputan". Ejek Gamma yang langsung membuat Zee kesal setengah mampus.


"Apa lo bilang? Awas lo ya! Lo ngomong apa tadi haa". Ujar Zee mulai beranjak ingin menghampiri Gamma.

__ADS_1


"Sudah-sudah! Apa-apaan kalian ini, berisik sekali. Mau Bu Guru hukum, iya?. Sentak Bu Preti dengan marah sambil memukul meja.


Ketiga murid yang tadinya sempat ribut tadi pun seketika langsung diam, lalu kembali duduk tenang sebelum mereka kena hukum. Ternyata Wali Kelas mereka itu sangat garang.


"Kalian ini berisik sekali! Mengganggu pelajaran Ibu saja. Ibu sudah bilang Ibu sendiri yang akan membagi kelompoknya, dan tidak ada yang boleh membantah. Paham kalian!". Ujar Bu Preti dengan perangai galaknya.


Semua murid yang ada di kelas itu menjadi ikutan diam dan tak berani bersuara. Ternyata Bu Preti memang sangat galak.


"Baik. Sekarang Bu Guru akan membagi kelompoknya dan jangan ada yang membantah. Jika ada yang membantah silahkan keluar. Ibu tidak mau ada siswa pembangkang di kelas ini". Ujar Bu Preti lagi dengan nada memperingati.


Pembagian kelompok pun di mulai. Bu Preti menyertakan 6 orang dalam tiap-tiap kelompok.


"Untuk kelompok berikutnya yaitu kelompok 3 terdiri dari Allena Gilmer Putri Albern, Airin Silvana Mahendra, Zivanya Zee Mahardika, Manaf Januar Fadilan Nugroho, Gamma Arifin Diningrat dan Alvian Raindra Argantara". Ujar Bu Preti dengan lantang.


Bu Preti kemudian melanjutkan menyebut nama-nama kelompok yang lainnya.


"Baik ibu sudah membagi kelompoknya dan Bu Guru akan menjelaskan tugasnya seperti apa. Kita terlebih dahulu ke ruangan lab, setelah itu Bu Guru akan meminta kepada setiap kelompok untuk memilih 1 ekor hewan diantara kedua hewan yaitu tikus atau ular. Nahh.. tugas kalian adalah membelah hewan-hewan tersebut dan menjelaskan organ tubuh apa saja yang ada pada hewan yang telah kalian pilih itu, juga fungsi dari organ tubuh itu apa saja. Setelah itu kalian membuatkan laporan dari apa yang kalian kerjakan dan menyimpulkannya. Dan tugasnya itu harus kalian kumpulkan minggu depan dan kalian juga akan mempresentasikannya nanti". Terang Bu Preti menjelaskan.


"Jadi mungkin itu saja yang Ibu sampaikan, kita langsung saja ke laboratorium. Nanti laporannya kalian kerjakan saja secara berkelompok, terserah mau di rumah, di sekolah atau dimana pun, yang penting laporannya minggu depan harus sudah ada dan selesai". Ucap Bu Preti lagi.


Setelah merasa dimengerti, mereka semua pun segera menuju ke ruangan laboratorium yang ada di sekolah itu.


Sesampainya di laboratorium Bu Preti kembali menjelaskan kepada anak murid-muridnya. Kemudian Bu Preti meminta tiap kelompok untuk memilih siapa yang menjadi ketua dalam kelompok mereka masing-masing.


"Seperti yang Bu Guru tadi jelaskan kalian akan diberikan antara kedua hewan ini. Namun sebelum itu, Ibu ingin kalian memilih salah satu dalam kelompok kalian untuk menjadi ketua kelompok. Setelah selesai, ketua dari masing-masing kelompok segera maju ke depan". Ucap Bu Preti menjelaskan.

__ADS_1


"Ini siapa yang bakalan jadi ketua kelompok kita?". Tanya Zee pada mereka yang satu kelompok dengannya.


"Yaudah kalo gitu gua aja gimana?". Cetus Manaf sambil menunjuk dirinya sendiri.


Zee seketika mendelik, "Lo? Elo? Yee.. Kaga kaga lo kaga usah jadi ketuanya. Nih ya gue kasih tau! Kalo lo jadi ketuanya, bakal amburadul ni kelompok. Udah nggak usah". Ucap Zee tak setuju.


"Ya terus siapa dong? Lo gitu?". Balas Manaf pada Zee dengan ekspresi mengejek.


"Nggak usah gue juga lah, gue nggak mau. Yaudah kalo gitu si Alvian aja gimana?". Ujar Zee memberi saran.


"Mm gue? Nggak mau gue. Maless!!". Cicit Alvian malas.


"Terus siapa dong? Cepetanlah nanti Bu Preti marah". Ucap Zee tak sabaran.


"Allena aja kalo gitu!". Sahut Gamms, "Allena lo mau kan? Mau ya!". Ucapnya pada Allena dengan penuh harap.


Allena yang mendengar namanya disebut, hanya memandangi mereka semua dengan tatapan datar. Selang beberapa detik kemudian Allena menjawab.


"Umm.. iya". Ucap Allena menyetujui.


"Oke bagus. Kalo gitu Allena lo maju ke depan sekarang dan ambil hewannya. Terserah lo mau pilih hewan apa kita ngikut aja dah". Ucap Zee pada Allena.


Allena kemudian segera maju ke depan untuk mengambil hewan yang dipilihnya.


"Allena kamu mau ambil yang mana?" Tanya Bu Preti pada Allena

__ADS_1


Gadis itu maju dan mengambil tikus yang masi ada dalam kandang berukuran kecil itu. Setelah itu Allena segera kembali ke tempat dimana kelompoknya berada.



__ADS_2