Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Alex Vs Dio


__ADS_3

Hari ini Dio berkunjung ke rumah orang tua Alex karena dia sudah sangat merindukan putri dari Alex.


"kak Dio sudah lama? sekalian sarapan bersama saja kak." ucap Ameera saat melihat Dio berada di ruang tengah.


"Belum lama Mer, aku sengaja mampir dulu kesini karena rindu dengan anak kalian." jawab Dio kemudian mengikuti Ameera menuju ruang makan.


"untuk apa kamu pagi-pagi kesini? menumpang makan saja hah?" tanya Alex ketus, dia tidak suka melihat Dio dan istrinya saling bercanda tadi.


"mas.. kak Dio kan tamu disini." kata Ameera memperingati suaminya.


"benar lex, lagian kamu kenapa kesal begitu sih, bukankah dulu Dio juga sudah terbiasa sarapan disini. kenapa kamu jadi mempersalahkannya." ucap Mila menambahkan.


"ck... terserah Kalian saja." kata Alex dengan ketus.


"Ayo kak kita sarapan dulu, kakak mau makan pakai apa biar Meera ambilkan." ajak Ameera pada Dio.


"nasi gorengnya saja Mer, nanti biar aku ambil sendiri nanti saja." jawab Dio.


"tidak apa-apa kak. apa ini cukup kak?" kata Ameera kemudian menyerahkan piring yang sudah berisi nasi goreng dan telur diatasnya.

__ADS_1


Melihat Ameera begitu perhatian Dengan Dio membuat Alex merasa kesal dan tidak terima.


"Ra.. sepertinya aku juga mau sarapan pakaian nasi goreng saja." kata Alex tidak mau kalah mengambil perhatian istrinya.


Ameera pun menuruti permintaan Alex dengan mengambilkan sarapan untuk suaminya. Sepanjang sarapan Alex tampak menekuk wajahnya karena melihat kedekatan Dio dengan istrinya, padahal Alex yang statusnya adalah Suaminya sendiri Ameera begitu menjaga jarak dengannya sedangkan bersama Dio dia terlihat sangat akrab sekali bahkan sesekali mereka juga tertawa. Mila yang mengetahui gelagat anaknya pun tersenyum senang, dia yakin pasti Alex sudah mulai mencintai istrinya namun dia belum menyadarinya.


"kenapa wajahmu di tekuk begitu lex?" tanya mila menggoda" anaknya.


"tidak apa-apa ma." jawab Alex dengan singkat.


"wah.. enak sekali nasi gorengnya." kata Dio ?sambil mengelus perutnya akibat kekenyangan.


"wah.. kalau begitu aku sering-sering kesini deh tan, hitung-hitung makan gratis kan." kata Dio sambil tertawa.


"tidak.. tidak ada namanya lain kali, cukup hari ini saja." kata Alex menyela ucapan Dio karena Alex mengganggap kalau Dio sengaja mencari perhatian istrinya.


"Dasar sepupu pelit." kata Dio yang menatap Alex dengan malas.


"aku tahu maksud dan tujuanmu." ucap Alex malas.

__ADS_1


"sudah-sudah kalian ini selalu saja bertengkar." Mila melerai perdebatan mereka berdua.


Ameera pun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan dua orang tersebut. kemudian dia memutuskan untuk naik ke atas menuju kamar anaknya. mereka berdua baru menyadari kalau Ameera sudah tidak berada disana.


"Ameera..." panggil.keduanya saat tidak mendapati Ameera sudah hilang dari pandangan.


sedangkan di kamar Ameera bermain dengan anaknya, tadi Sebelum turun untuk sarapan Ameera sempat memandikan Alea dan menyusuinya hingga tertidur.


"Anak mama semakin gembul Sekali hemm..." ucap Ameera sambil menciumi pipi mungil anaknya membuat Alea tertawa karena geli


.


.


Di lantai bawah alex dan Dio masih saja saling berdebat tidak ada yang mau mengalah. hingga keduanya terdiam saat suara Alea menghentikan kegiatan mereka berdua.


"sayang..." panggil Alex dan Dio bersamaan.


"siapa yang kamu maksud sayang barusan hah?" tanya Alex dengan melotot.

__ADS_1


"jelas Alea lah,siapa lagi memang." jawab Dio dengan santai.


__ADS_2