Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Hari Bahagia


__ADS_3

2 bulan kemudian..


Hari yang di tunggu-tunggu oleh Dio dan kirana tiba juga, pernikahan mereka di adakan di salah satu hotel mewah di kota tersebut. sesuai ucapan Opa Hardi semuanya benar-benar di urus oleh Opa Hardi dengan batuan asisten pribadinya. kirana dan Dio hanya di tugaskan memilih cincin dan baju pengantin mereka.


"ibu Benar-benar tidak menyangka kalau sebentar lagi kamu akan menjadi istri orang nak." ucap bu ayu yang menemui kirana setelah di rias oleh MUA.


"sama bu, kirana juga masih belum percaya rasanya baru kemarin kirana membantu ibu berjualan, masuk kerja di kantor, tiba-tiba kirana sudah di sini di rias dengan sangat cantik." jawab kirana dengan mata berkaca-kaca.


"hei ... jangan menangis karena hari ini adalah hari bahagia kamu kirana." kata bu ayu memeluk tubuh anaknya.


.


.


Sedangkan di lain tempat, kini Alex sedang sibuk menggerutu karena melihat dandanan istrinya yang terlihat sangat cantik, apalagi dengan gaun pilihan mamanya yang sangat pas di tubuh ramping istrinya.


" kamu ini kenapa sih mas mukanya di tekuk begitu?" tanya ameera melihat wajah masam Suaminya.

__ADS_1


" siapa suruh kamu cantik begini, mas tidak suka kalau nanti kamu di lirik laki-laki lain. kita tidak usah berangkat aja yuk yang." kata Alex merajuk.


" kalau kamu mau di rumah ya sudah, biar aku dan Alea berangkat berdua." ucap kirana malas."


"mana bisa begitu sih." protes Alex.


"kalau gitu ayo kita berangkat, mama sudah telpon tadi kalau mereka langsung berangkat dari rumah." ajak kirana pada suaminya.


Dengan terpaksa Alex berjalan menuju ke mobilnya, dia mendudukkan Alea di belakang di kursi khusus kemudian dia membukakan pintu depan untuk istrinya.


"ayo mas berangkat, jangan cemberut terus. ini hari bahagianya kak Dio seharusnya kamu juga senang." kata ameera pada suaminya.


"iya suamiku.. kamu lucu banget sih mas kalau lagi ngambek gini." kata ameera, mencubit pipi Suaminya.


Sesampainya di hotel tempat acara berlangsung, Alex berjalan dengan Alea yang berada di gendongannya dan satu tangan merangkul pinggang istrinya dengan posesif.


Hampir semua tamu undangan menatap kagum pada pasangan tersebut banyak dari mereka yang memuji kecantikan ameera dan ketampanan Alex tidak lupa dengan si kecil alea yang memakai gaun mungil senada dengan mamanya yang menarik perhatian para tamu undangan.

__ADS_1


Alex tampak mengedarkan pandangannya mencari keberadaan orangtuanya yang sudah sampai terlebih dahulu.


"coba kamu telpon mama yang, mereka ada di mana." kata Alex pada istrinya.


Ameera menuruti ucapan suaminya dia menghubungi mertuanya dan menanyakan keberadaannya, tidak lama setelahnya kedua orangtua alex dan amel datang menghampiri mereka.


" ck ... kalian dari mana saja sih?" tanya Alex pada orangtuanya.


" mama tadi menemani papa kamu menemui rekan bisnisnya." jawab mama Mila, yang sudah mengambil alih alea dari gendongan Alex.


"kamu cantik sekali mel." kata ameera memuji penampilan Amel yang terlihat anggun dengan gaun senada dengan papa Dirga dan mama Mila.


"Terimakasih kak, kakak dan adik alea juga cantik." jawab amel dengan tersenyum.


"kenapa muka kamu di tekuk seperti itu lex?" tanya mama Mila pada anaknya.


"Alex tidak suka ma, lihat saja orang-orang mata keranjang itu menatap istriku tidak berkedip." jawab Alex dengan cemberut.

__ADS_1


"hahahaha... dasar suami posesif." ledek mama Mila.


__ADS_2