
"ayo sini mel kita sarapan." panggil Ameera setelah selesai menyelesaikan masakannya.
"kakak tidak jualan hari ini? Apa kakak ingin pindah lapak baru lagi?" tanya Amel pada Ameera karena melihat pagi ini Ameera tidak sesibuk biasanya.
"Hari ini kakak libur dulu mel, kakak mau periksa ke puskesmas takutnya tidak dapat antrian kalau kakak tidak datang pagi." jawab Ameera sambil memberikan sepiring nasi goreng pada Amel.
"Yah... sayang sekali ya kak Amel tidak bisa ikut, padahal Amel ingin sekali melihat adek bayi." kata Amel mengerutkan bibirnya.
"tidak usah cemberut seperti itu, tidak lama lagi juga kita akan bertemu dengan adek bayi, Amel harus sabar doakan Adek bayi sehat sampai nanti lahiran." Ameera tersenyum melihat antusias Amel.
"tentu saja kak Amel pasti selalu mendoakan kakak dan adek bayi." kata Amel dengan begitu semangat.
"Baiklah anak baik sekarang ayo kita sarapan." ucap Ameera kemudian mulai memakan sarapannya begitu juga dengan Amel.
.
.
.
**
__ADS_1
Setelah sampai di puskesmas Ameera segera mengambil nomor antrian, entah dirinya yang terlalu siang atau orang - orang yang datang terlalu pagi padahal Ameera merasa berangkat pagi tetapi ternyata sampai disana sudah banyak sekali orang - orang yang juga mengantri seperti dirinya.
Ameera memilih duduk di kursi paling ujung, dia mengamati orang - orang di sekelilingnya hampir semuanya di dampingi oleh keluarganya, mungkin hanya dirinyalah yang duduk sendirian tanpa seorang pun yang menemaninya.
Ameera memejamkan matanya menghindari tatapan orang - orang di sekitarnya, mungkin karena melihat Ameera yang tengah hamil dengan perut yang sudah membuncit duduk sendirian.
Sampai kini giliran Ameera yang sudah di panggil oleh petugas untuk masuk.
"Permisi dok." kata ameera begitu masuk ke dalam ruangan.
"Silahkan bu." jawab Dokter tersebut mempersilahkan Ameera duduk.
"terimakasih dok." Ameera mendudukan dirinya di depan sang dokter.
"Saya ingin memeriksakan kandungan saya dok." jawab Ameera mengelus perutnya yang membuncit.
"baiklah, mari silahkan berbaring buk." Dokter tersebut membantu Ameera berbaring, dan mulai memeriksa kandungan Ameera.
"Bagaimana dok?" tanya Ameera setelah selesai di periksa.
"semuanya baik buk bayi nya juga sehat, jangan lupa minum susu ibu hamil dan vitaminnya ya buk, kurangi pekerjaan yang berat - berat ya buk jangan sampai kecapekan
__ADS_1
ini resep vitaminnya nanti ibu bisa tebus di apotek." jawab Dokter tersebut.
" terima kasih banyak dok." jawab Ameera menerima resep yang di berikan oleh dokter.
"Sama - sama buk, bulan depan ibu bisa kembali lagi ya buk." kata dokter mengingat.
"baik dok, kalau begitu saya permisi." pamit Ameera pada dokter.
Sepulang dari puskesmas Ameera melanjutkan tujuannya pergi ke pasar untuk membeli bahan - bahan untuk jualannya besok pagi.
Setelah selesai berbelanja Ameera mampir ke tempat pak Yadi.
"siang pak, Ameera mau esnya satu ya pak." ucap Ameera begitu sampai.
"loh mbak Ameera toh, kata pedagang lain tadi mbak Ameera tidak jualan ya?" tanya Pak Yadi melihat Ameera.
"iya pak, tadi saya ke puskesmas periksa kandungan sekalian mampir ke pasar belanja bahan - bahan untuk jualan besok pak." jawab Ameera sambil memperlihatkan kantong belanjaannya.
" Bapak kira mbak Ameera sakit atau kenapa - kenapa." kata pak Yadi sambil memberikan pesanan es milik Ameera.
"terimakasih pak." Ameera menerima es tersebut dan langsung meminum nya, karena akhir - akhir ini Ameera senang sekali dengan minuman yang manis -manis.
__ADS_1
"oh iya mbak, Bapak sampai lupa minggu depan di rumah ada syukuran kecil - kecilan mbak Ameera datang ya, sekalian istri saya ingin kenalan dengan mbak Ameera." kata pak Yadi.
"iya pak, saya pasti datang apalagi saya juga ingin sekali bertemu dengan ibu dan berterima kasih dengan beliau." jawab ameera tersenyum ramah.