Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Ameera bahagia pa..


__ADS_3

Sesuai rencana kemarin kini Alex beserta anak dan istrinya dalam perjalanan menuju ke makam ibunya Ameera.


"apa mas Alex sudah menghubungi papa?" tanya Ameera dengan tidak sabar.


"papa sudah sampai Ra, dia sudah menunggu kita disana."jawab Alex dengan tersenyum.


Setelah hampir 40 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di tujuan Ameera langsung turun tanpa menunggu suaminya, Alex yang melihat tingkah istrinya Sampai menggelengkan kepalanya.


"Pelan-pelan Ra.." teriak Alex saat melihat Istrinya jalan terburu-buru menghampiri papanya.


"eh.. ma..maaf mas." jawab Ameera yang menyadari kesalahannya meninggalkan suaminya begitu saja.


"tidak masalah, aku hanya khawatir kamu jatuh kalau terburu-buru apalagi dengan kamu menggendong Alea." ucap Alex dengan lembut.


"iya mas..maaf." kata ameera.


"yasudah ayo kita susul papa, sini biar Ameera sama mas saja." ucap Alex kemudian menggendong putrinya dan satu tangannya merangkul pundak istrinya.


"papa sudah menunggu lama?" tanya Ameera begitu tiba di hadapan Harsana.

__ADS_1


"tidak nak papa belum lama. yasudah ayo kita mendoakan mamamu dia pasti senang kamu mengajak anak dan suamimu mengunjungi mama mu."ajak Harsana pada anaknya.


Ameera dan Alex pun mengikuti Harsana dari belakang, sesampainya di makam ibunya Ameera mereka membersihkan makam tersebut dan mendoakan ibunya Ameera.


"ma.. Ameera datang mengunjungi mama, maaf kalau Ameera sudah lama tidak datang kesini. Ma.. hari ini Meera datang tidak sendiri lagi ma, sekarang Ameera datang bersama papa tidak hanya itu meera juga datang bersama suami dan anak ameera.. cucu mama." ucap Ameera di depan makam sang mama.


"kenalkan ma.. saya Alex suami anak mama, Alex janji akan selalu menjaga dan membahagiakan Ameera.. Terimakasih karena sudah melahirkan bidadari cantik untuk melengkapi hidup Alex ma. Semoga mama tenang di sana." ucap Alex.


"Shinta.. a..aku datang bersama anak kita, maafkan aku karena sering menyakiti putri kita. tapi aku janji mulai sekarang aku akan melakukan apapun untuknya. Kamu tenang disana ya sayang." ucap Harsana dengan penuh penyesalan.


Ameera sampai terharu mendengar ucapan ayah dan suaminya, dia tidak menyangka akan mendapatkan kasih sayang dari dua orang laki-laki yang berarti dalam hidupnya saat ini.


.


.


.


Setelah dari makam mamanya, Ameera mengajak papanya ke restauran terdekat meskipun tidak lapar namun Ameera masih ingin lebih lama bersama Harsana.

__ADS_1


"papa mau pesan apa?" tanya Alex saat mereka sudah duduk.


"papa kopi saja nak, tadi sebelum berangkat papa sudah sarapan."jawab Harsana.


ketiganya pun saling bercerita bersama, Harsana merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Apakah seperti ini rasanya di sayang anak kandung sendiri.


"papa senang nak, melihat kamu hidup bahagia bersama suami dan anakmu." ucap Harsana pada putrinya.


"papa tenang saja, Alex tidak akan membiarkan Ameera menangis lagi pa. Alex janji istri alex hanya akan menangis karena bahagia bukan karena kesedihan seperti dulu." jawab Alex dengan penuh keyakinan.


"terimakasih nak Alex, papa tenang sekarang karena Ameera sudah berada di tangan yang tepat." kata Harsana dengan mata berkaca-kaca.


"Kamu bahagia nak?" tanya Harsana menatap wajah putrinya.


"Ameera bahagia pa.. bahagia sekali. dulu Ameera ingin sekali merasakan di peluk dan bercanda bersama papa, dan sekarang Ameera bahagia karena sudah merasakannya pa hiks..hiks.." jawab Ameera tidak kuat menahan tangisnya.


"maafkan papa nak." lirih Harsana dengan menyesal.


"hei.. bukankah tujuan kita kesini untuk bercerita kenapa jadi menangis." ucap Alex mencairkan suasana.

__ADS_1


"aku menangis bahagia mas." jawab Ameera, mengusap air matanya.


__ADS_2