Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Mencari Ameera


__ADS_3

"kenapa rumahnya gelap sekali, kalian tidak membohongiku kan?" ucap Dio menatap tajam anak buah Arsen.


"tidak bos.. kami tidak bohong, seharian ini memang nona Ameera tidak keluar rumah, tadi siang juga ada seorang ibu - ibu berkunjung kemari tapi tidak di bukakan pintu oleh nona Ameera." kata Anak buah arsen menjelaskan pada Dio.


"kalau begitu, dobrak pintunya." perintah Dio, perasaannya tidak enak dia ingin segera memastikan dugaanya.


Brakk ..


gelap.. itulah yang mereka lihat setelah pintu berhasil di dobrak, mereka memasuki setiap ruangan yang ada di rumah tersebut. namun tidak ada satu pun tanda - tanda keberadaan Ameera.


"kalian mau main - main dengan ku hah?" bentak Dio kepada anak buah arsen.


"ti.. tidak kami benar - benar tidak berbohong bos, kalau mau bos bisa bertanya pada salah satu warga disini yang sangat dekat dengan nona ameera bos." ucap salah satu anak buah Arsen ketakutan.


"antar aku ke sana."kata Dio dengan kesal, sudah jauh - jauh sampai kesini namun yang di cari tidak ada.


"mari bos." mereka semua berjalan menuju ke rumah bu Rini sesuai arahan anak buah Arsen.


Tok ..tok..

__ADS_1


begitu sampai Dio langsung mengetuk pintu rumah bu Rini yang tidak lama setelahnya pintu tersebut terbuka dari dalam.


"maaf kalian siapa ya?" tanya bu Rini melihat banyak orang di depan rumahnya.


"bisa kira bicara sebentar?" tanya Dio tanpa menjawab pertanyaan bu Rini.


"bisa... eh tunggu dulu bukankah kalian yang selalu mengawasi rumah Ameera?" kata bu Rini yang tidak sengaja bertatapan dengan anak buah Arsen.


"saya akan menjelaskan semuanya, dan ada yang ingin saya tanyakan dengan anda." ucap Dio memotong perkataan bu Rini.


"ba.. baiklah salahkan duduk dulu didalam." Bu Rini mempersilahkan mereka untuk duduk.


" Ameera... bukankah dia berada di rumahnya tidak mungkin dia pergi malam - malam begini. tunggu dulu.. dari mana kalian mengenal Ameera." kata Bu rini, semakin di buat penasaran.


"sebelum kesini kami sudah mendatangi tempat tinggalnya sayangnya disana kosong tidak ada siapapun. saya sepupu dari suaminya Ameera tujuan saya mencarinya adalah untuk menjemput Ameera." Dio menjelaskan semua rasa penasaran Bu Rini.


"Apa... Ameera tidak ada? bagaimana kalau terjadi apa - apa dengannya, tadi saya sempat ke sana siang hari tapi tidak ada jawaban saya kira dia sedang istirahat." bu Rini kaget mendengar Ameera tidak ada disana.


.

__ADS_1


.


.


***


" ini tempat tinggal Amel kak." kata Amel setelah sampai di depan bangunan yang tidak jauh dari pasar.


"Amel tinggal disini sendiri selama ini?" tanya Ameera memastikan, dan di jawab anggukan oleh gadis kecil itu.


"baiklah, tidak apa kan kalau sekarang kakak ikut tinggal disini bersama kamu."ucap Ameera dengan tersenyum.


"Amel senang sekali kak, kalau kakak mau tinggal disini menemani amel." jawab gadis kecil itu dengan semangat.


"baiklah amel mulai sekarang kita adalah keluarga, dimana ada kakak akan ada Amel bersama kakak." kata Ameera sambil memeluk tubuh kecil Amel.


"kakak tahu amel bahagia sekali, akhirnya amel merasakan memiliki keluarga." ucap Amel dengan mata berkaca - kaca.


keduanya masuk ke dalam rumah, Ameera memperhatikan keadaan di dalam rumah tersebut ada rasa iba melihat anak sekecil amel harus berjuang seorang diri tanpa keluarga sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2