Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Sesuai keinginan Opa


__ADS_3

"opa senang sekali Dio, kali ini kamu tidak mengecewakan opa." kata opa hardi dengan bangganya.


Dio hanya bisa terdiam tidak bisa berkata-kata lagi, dia yang membuat rencana justru dia sendiri yang terkena dalam rencana itu sendiri.


"mmt... opa tadi kirana bilang dia tidak bisa lama-lama karena ibunya menunggu di rumah." kata Dio mencoba mencari alasan agar opanya tidak semakin jauh berbicara.


"kenapa buru-buru sekali, kita makan malam sekalian mbok Nah sudah memasak banyak untuk menyambut kalian." ucap opa Hardi.


"tapi opa." kata Dio lagi masih mencoba mencari alasan.


"tidak ada tapi-tapian, Kirana kamu mau kan menemani opa makan malam disini." kata Opa hardi yang kini menatap kirana.


"i.. iya opa." jawab kirana gugup, hanya bisa mengiyakan permintaan orang tua di depannya.


"dengar Kirana saja tidak keberatan." ucap Opa menatap sinis cucunya.


Akhirnya mereka bertiga pun berkumpul di meja makan menikmati makan malam bersama.

__ADS_1


suasana tampak tenang mereka terlihat begitu menikmati makan malam tersebut kecuali Dio yang masih gelisah memikirkan bagaimanapun mungkin bisa secara kebetulan Dirinya dan sang opa bertemu dengan gadis yang sama.


"terimakasih kek makan malam nya." kata Kirana setelah mereka menyelesaikan makan malamnya.


"sama-sama nak, Jangan panggil kakek panggil saja opa biar sama seperti Dio." ucap Opa Hardi tersenyum ke arah kirana.


"baik opa." kata kirana mengikuti ucapan sang opa.


"Kirana pamit pulang ya opa, kasian ibu menunggu Kirana dirumah." ucap Kirana.


"iya nak, jangan lupa sering-sering main kesini ya." jawab opa dengan lembut.


"iya opa." jawab Dio patuh.


"Kirana pamit opa, selamat malam." pamit Kirana pada opa Hardi tidak lupa dia mencium punggung tangan opa hardi membuat opa dari Dio itu merasa tersanjung dan semakin yakin kalau kirana adalah gadis yang tepat untuk mendampingi cucunya.


"iya hati-hati ya. dan kamu Dio jangan ngebut-ngebut jaga cucu cantik opa ini selamat sampai rumah." pesan opa pada Dio.

__ADS_1


"iya opa. cucu opa ini sebenarnya dio apa dia." gerutu Dio sambil berjalan ke depan menyusul kirana yang sudah berada di depan.


Opa yang mendengar ucapan Dio hanya bisa menggelengkan kepalanya, merasa lucu dengan Dio yang cemburu Kirana.


"pak Dio tidak usah repot-repot mengantar saya pak, saya bisa naik taksi saja." ucap Kirana yang merasa tidak enak merepotkan atasannya.


"ini perintah opa, kamu mau aku di maki-maki opa karena membiarkan kamu pulang sendirian." jawab Dio.


"tapi pak." kata Kirana lagi.


"lebih baik sekarang kamu masuk, lebih cepat lebih baik." ucap Dio dengan tegas, lalu membukakan pintu untuk kirana.


mau tidak mau kirana segera masuk ke dalam mobil, dia juga kepikiran dengan ibunya yang menunggunya di rumah sendirian.


Setelah memastikan kirana duduk di dalam mobil Dio segera berjalan memutar dan duduk di samping kirana.


"kita langsung pulang atau kamu ada mampir ke suatu tempat dulu kira?" tanya Dio di tengah perjalanan.

__ADS_1


"langsung saja pak, ibu saya pasti sudah menunggu saya." jawab kirana pelan.


"baiklah, dan terimakasih untuk bantuan kamu hari ini." ucap Dio


__ADS_2