
Pagi harinya Ameera bangun lebih dulu, suami dan anaknya masih terlelap dengan alea yang berada di pelukan suaminya. Ameera tersenyum melihat pemandangan indah pagi hari di depan matanya.
Ameera pun segera bangun dan mempersiapkan baju kerja suaminya dan anaknya, setelah itu Ameera turun ke bawah untuk membantu mbok sumi membuat sarapan.
"selama pagi mbok." sapa Ameera begitu sampai di dapur.
"selamat pagi neng, mbok Senang sekali neng Meera bisa kembali kesini." jawab mbok sumi yang tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
"ameera juga senang sekali mbok, Meera benar-benar merindukan mbok Sumi." kata ameera, langsung memeluk mbok sumi dengan erat.
"mbok juga sangat merindukan neng, apalagi saat mbok tahu neng Meera pergi lagi dari rumah mbok yang ada di desa, mbok Sangat cemas sekali memikirkan neng Meera." jawab mbok Sumi membalas pelukan Ameera yang sudah dia anggap sebagai Anaknya sendiri.
"Mbok masak apa hari ini? biar Ameera bantu ya." ucap ameera lalu mendekat ke arah meja dapur.
"mbok hanya membuat sarapan nasi goreng saja neng, kemarin mbok sibuk membantu Persiapan untuk syukuran semalam jadi belum belanja." kata Mbok Sumi.
"tidak apa-apa mbok, kalau begitu mbok lanjutkan saja Meera mau membuatkan bubur untuk alea." kata Ameera dengan tersenyum.
Setelah selesai dengan urusan dapur, Ameera kembali ke kamar untuk membangunkan suaminya tapi sebelumnya dia masuk ke kamar amel yang bersebelahan dengan kamarnya.
__ADS_1
"mel.. kakak kira kamu belum bangun." kata Ameera yang sudah berada di kamar amel.
"sudah kak, Amel baru selesai mandi." jawab amel yang kini sudah memakai seragam sekolahnya.
"anak pintar... nanti kalau sudah selesai siap-siap amel langsung turun sarapan ya, kakak mau membangunkan om alex dan adik Alea dulu." kata ameera, mengusap pucuk kepala amel.
"iya kak." jawab Amel.
Ameera pun masuk ke dalam kamarnya, dan benar saja anak dan Suaminya belum bangun juga.
"mas.. sudah pagi ayo bangun." Ameera membangun kan suaminya dengan mengusap-usap lengannya.
"ayo bangun mas kamu harus bekerja, kamu tidak lupa kan harus mengantarkan papa pulang pagi ini." kata Ameera tidak menyerah membangunkan suaminya.
"iya..iya mas bangun, boleh minta cium dulu tidak supaya semangat." jawab Alex yang kini sudah mendudukan dirinya.
"mas.." ucap Ameera yang malu karena permintaan suaminya.
"ayo sini cium dulu." kata alex lagi sambil menunjuk pipinya.
__ADS_1
Ameera pun memajukan kepalanya dan mencium pipi suaminya dengan cepat, lalu berlari ke kamar mandi.
Alex di buat tertawa melihat kelakukan istrinya yang menurutnya sangat lucu sekali.
Tidak lama setelahnya Ameera keluar dari kamar mandi dan memanggil suaminya untuk mandi.
"mas kamu mandi dulu sana.. airnya sudah Ameera siapkan nanti gantian dengan Alea." kata Ameera pada suaminya.
"iya sayang ku." jawab Alex menuruti Istrinya, dia langsung ke kamar mandi tidak lupa membawa handuknya.
Kini Ameera beralih ke anaknya yang ternyata sudah bangun namun hanya diam saja tidak merengek seperti biasanya.
"anak mama pintar sekali hem.." kata Ameera menciumi wajah alea.
"ahhhha... mamma ma." Alea tertawa karena merasa geli.
"anaknya mama sudah besar tidak menangis." kata Ameera lagi sambil merapikan rambut alea yang berantakan.
"mam mamam.." ucap Alea mendongak menatap Mamanya.
__ADS_1
"apa.. Alea mau mamam iya.. kita mandi dulu ya sayang, tunggu papa sebentar." jawab Ameera kembali mencium pipi gembul alea.