
"kita makan bersama atau tidak ada yang makan sama sekali." potong Alex.
"tapi mas." ucap Ameera.
"kita makan berdua ya, lagi pula makanan yang kamu bawa ini cukup banyak kok untuk kita berdua." kata Alex kemudian mengambil alih sendok dari tangan istrinya.
"ayo buka mulutmu biar mas suapi kamu juga." ucap Alex menyuapi istrinya juga.
Ameera pun membuka mulutnya menerima suapan dari suaminya akhirnya mereka berdua makan bersama dengan satu sendok bergantian.
"Apa cantiknya papa ini sudah makan hem?" tanya Alex mencium anaknya yang sedari tadi fokus dengan boneka kecil yang di pegang.
"sudah papa, Alea sudah makan di rumah." jawab Ameera menirukan suara anak kecil.
"mas sudah kenyang?" tanya Ameera melihat tempat makannya sudah kosong.
"sudah Ra, masakan kamu enak sekali besok buatkan mas makan siang lagi ya." jawab Alex dengan tersenyum.
"iya mas." kata Ameera tersenyum, kemudian membersihkan bekas makan dirinya dan Suaminya tadi.
"Ameera langsung pulang saja ya mas, takutnya menggangu mas bekerja." kata Ameera yang sudah duduk di samping suaminya.
__ADS_1
"kamu dan Alea sama sekali bukan pengganggu sayang, sesibuk apapun aku kalian tetap yang utama." jawab Alex menatap teduh istrinya.
"bukan begitu, maksud Meera kalau kami disini nanti mas pekerjaan mas alex tidak selesai-selesai." kata ameera.
"kamu tenang saja mas tidak terlalu sibuk kok, istirahat saja dulu sebentar tapi maaf ya mas tidak bisa mengantarkan kalian pulang." ucap Alex pada ameera.
"mas selesaikan saja pekerjaan mas supaya mas Alex tidak perlu lembur -lembur, kan tadi Ameera kesini diantar sopir." kata Ameera tersenyum.
"terimakasih ya Ra, kamu selalu mendukung apapun yang mas lakukan. aku beruntung sekali mempunyai istri seperti kamu sudah cantik, baik hati, penyayang." puji Alex pada Istrinya.
"mas... kamu terlalu berlebihan." kata Ameera memukul pelan bahu suaminya.
"kamu tahu, mas semakin sayang sekali sama kamu Ra." kata Alex berbisik di telinganya istrinya.
"pa..papa." panggil Alea karena merasa di abaikan oleh papanya.
"iya nak, kenapa?" tanya alex dengan lembut.
"ntuk.. pa bok bok." kata Alea menatap papanya.
"Ra.. maksudnya apa?" tanya Alex pada istrinya karena tidak mengerti yang maksud ucapan anaknya.
__ADS_1
"dia mengantuk mas, mau bobok katanya." kata ameera menjelaskan.
"hahahha.. oh putri papa ini ngantuk ya sayang. kasian sekali sini papa gendong terus bobok ya." Alex tak bisa menahan tawanya karena ucapan sang putri.
Alex langsung berdiri menepuk pelan punggung anaknya, sambil berjalan-jalan pelan agar anaknya bisa tertidur.
tidak sampai 5 menit Alea benar-benar tertidur di pelukan papanya.
"sepertinya dia sudah tidur mas." kata Ameera memperhatikan anaknya.
"iya Ra, dia lucu sekali ya sudah mulai bisa mengucapkan keinginannya." ucap Alex sedikit tertawa mengingat tingkah lucu Anaknya.
"iya tapi papanya tidak mengerti bahasanya." jawab ameera menggoda alex.
"maaf sayang." kata Alex.
.
.
Ameera pun pulang dengan supir yang tadi mengantar nya datang ke kantor suaminya. alex mengantar istrinya samping di depan kantor dengan menggendong putrinya yang tertidur. setelah memastikan istrinya duduk dengan nayaman dia memberikan alea ke pelukan istrinya.
__ADS_1
Alex melambaikan tangannya saat mobil yang di tumpangi istrinya berjalan meninggalkan kantor miliknya.