Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Kesempatan


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Alea sudah lebih dulu bangun dari pada mama dan papanya, karena merasa Kedua orang tuanya tidak juga membuka mata bayi lucu itu segera menaiki tubuh papanya dan memainkan wajah Alex mulai dari Mata,hidung, hingga bibir tidak luput dari tangan jahil Alea.


"ahahah.. pa ahahah papa." Alea tertawa sambil terus memainkan hidung papanya.


"sayang..." lirih Alex dengan suara parau.


"papa.papa.." bahkan sekarang Alea sudah melompat-lompat di atas perut Alex.


"kenapa kamu jahil sekali hem?" ucap Alex kini memeluk tubuh mungil yang ada di atasnya.


seolah terganggu Alea mencoba melepaskan pelukan sang papa.


"ini masih pagi sayang, lihat mama juga masih tidur." kata Alex kini melepas pelukannya dan memindahkan anaknya kembali ke posisi tengah.


Alex pun memiringkan badannya menghadap ke arah alea, dia ikut memainkan hidung anaknya yang mungil.


"papa balas ya kamu hemm." kata Alex kembali menjahili anaknya.

__ADS_1


"ahahhahahah.." bukanya menangis justru alea malah tertawa begitu kencang karena ulah Alex.


"syuut jangan keras-keras sayang, nanti mama bangun." ucap Alex pada anaknya yang entah mengerti atau tidak.


Tidak sengaja Alex menatap istrinya yang masih memejamkan matanya dengan damai.


"kenapa dulu aku begitu bodoh menyia-nyiakan wanitaku, dalam keadaan tidur saja dia masih sangat cantik." ucap Alex yang terpesona dengan kecantikan Ameera.


Karena merasa tidak di perhatikan Alea pun berbalik menghadap sang mama dan mencium pipi Ameera dari samping. Ameera pun terbangun karena karena merasa ada yang menyentuh wajahnya.


"hemm.. sayangnya mama sudah bangun ya." ucap Ameera menghadiahkan kecupan di wajah putrinya.


"kenapa meminta maaf mas, justru ameera yang minta maaf karena baru bangun harusnya tugas ku yang membangunkan kalian." jawab ameera ikut tersenyum.


"kamu tahu Ra, dia curang sekali." kata Alex kini memeluk anaknya.


"maksudnya mas apa?" tanya ameera bingung.

__ADS_1


"tadi Alea bangun lebih dulu dia memainkan wajah ku dan melompat-lompat di atas perut mas, sedangkan kamu mendapatkan ciuman darinya." ucap Alex sedikit merajuk.


"hahaha..kamu ini mas, coba saja kamu cium dia pasti dia akan membalasnya juga." Ameera tertawa melihat wajah cemberut suaminya.


setelah mendengar perkataan Istrinya Alex pun segera mencium pipi anaknya, dan benar Alea langsung berbalik menghadap ke arah Alex dan ikut mencium pipi Alex.


"wah.. kamu benar Ra."kata Alex dengan senangnya.


"karena Ameera selalu membangunkannya dengan ciuman setiap pagi mas, mungkin dia mengikuti apa yang Meera lakukan untuknya termasuk menciumnya setiap kali bangun tidur." ucap Ameera menjelaskan.


"kamu tahu Ra, ini adalah pagi yang paling membahagiakan untuk ku." kata Alex dengan berbinar.


"kalau mas Alex mau, mas bisa tidur disini bersama kita." ucap Ameera Dengan tulus.


"kamu tidak bercanda kan ra?" tanya Alex serius bahkan dia sampai terbengong.


"sungguh mas, Meera rasa Alea juga butuh mas Alex di sampingnya setiap saat. apalagi ini adalah pertama kalinya kalian tidur bersama. Ameera merasa egois karena selama ini membatasi kebersamaan kalian." jawab Ameera dengan jujur, dia sudah Semalaman memikirkan ini semua dan tidak ada salahnya memberikan Alex kesempatan lebih baik lagi.

__ADS_1


"terimakasih banyak Ra, aku tidak tahu harus apa yang pasti aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Terimakasih sekali lagi istriku." ucap Alex dengan bahagia bahkan kini dia sampai berdiri karena terlalu senang.


__ADS_2