Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Konsultasi 2


__ADS_3

siang harinya Alex dan ameera sudah siap untuk pergi konsultasi ke rumah sakit, sesuai rencana mereka tadi pagi sebelum ke rumah sakit Mereka akan mampir makan siang lebih dulu.


"Sudah siap kan sayang? kita berangkat sekarang." tanya Alex sebelum menjalankan mobilnya.


"iya mas, ayo kita berangkat takutnya nanti macet." jawab ameera sambil memperhatikan anaknya yang duduk di bangku khusus bayi di belakang.


Alex menjalankan mobilnya menuju ke restauran yang tidak jauh dari rumah sakit tujuannya.


"kita makan disini tidak apa-apa kan sayang?" tanya Alex setelah menghentikan mobilnya di depan restauran.


" Dimana pun Ameera tidak masalah mas, ayo kita turun." jawab ameera lalu mengajak Suaminya turun.


Alex memilih meja paling ujung dekat dengan jendela agar anaknya tidak bosan dan bisa menikmati pemandangan diluar.


Mereka pun menikmati makan siang setelah pelayan mengantarkan pesanan mereka dan untuk Alea, ameera sengaja membawakan bubur dari rumah sebab ameera sangat menjaga makanan untuk anaknya.


"Kira-kira nanti kamu mau punya anak berapa yang?" tanya Alex di sela kegiatan makan mereka.


"mas.. malu ih, kenapa membahas seperti itu di tempat umum." jawab ameera dengan pipi merahnya sesekali dia melihat ke sekitar takut kalau ada yang mendengar ucapan suaminya.

__ADS_1


"memangnya kenapa.. lagi pula kita kan suami istri jadi tidak masalah." kata alex cuek.


"kamu ini mas, sudah ayo habiskan makanan kamu." ucap ameera menghentikan pembahasan suaminya.


Selesai dengan makan siangnya mereka melanjutkan perjalanan menuju ke rumah sakit yang letaknya tidak jauh dari sana.


"ayo sayang kita turun." ajak Alex setelah memarkirkan mobilnya di parkiran rumah sakit.


"Ayo mas.. Alea gimana mas? mau di bangunkan saja?" tanya ameera yang menoleh ke belakang melihat anaknya tertidur setelah makan siang tadi.


"jangan sayang.. biar mas gendong saja kasian kalau di bangunkan nanti yang ada dia malah rewel." jawab Alex, kemudian mengambil Alea ke dalam gendongannya kemudian satu tangannya menggandeng istrinya memasuki rumah sakit.


Alex meminta tolong pada salah satu suster di sana untuk mengantarkan dirinya ke ruangan dokter Rika dan langsung mengajak istrinya menuju ke ruangan dokter sebab dia sudah membuat janji bertemu di ruangan dokter tersebut.


"apa mas dan mbaknya sudah ada janji sebelumnya?" tanya suster tersebut memastikan.


"sudah sus, beliau meminta saya untuk langsung ke ruangannya." jawab alex.


"baiklah.. mari ikuti saya mas.. mbak." ucap suster tersebut mendahului alex dan ameera.

__ADS_1


tok .. tok..


"Permisi dok.. ada yang ingin bertemu dengan anda katanya sudah membuat janji dengan dokter." ucap suster tersebut.


"iya sus, langsung masuk saja tidak apa-apa." jawab dokter Rika mengangguk.


Alex dan ameera pun masuk ke dalam setelah suster tadi mempersilahkan mereka untuk masuk.


"selamat siang dok." ucap Alex begitu masuk bersama istrinya.


"selamat siang pak.. bu.. silahkan duduk." ucap dokter Rika dengan ramah.


"Terimakasih dokter." ucap ameera dengan tersenyum, kemudian mereka duduk berhadapan dengan dokter Rika.


"Jadi apa yang bisa saya bantu pak .. bu?" tanya dokter Rika pada kedua pasangan suami istri tersebut.


Alex pun menjelaskan tujuannya kepada dokter Rika termasuk alasannya dengan jelas. Setelah mendengar penjelasan dari Alex, dokter Rika pun memberikan beberapa solusi untuk pasangan tersebut, hingga satu jam lamanya saling berdiskusi akhirnya mereka menemukan solusinya.


Akhirnya alex dan Ameera pun pamit kepada dokter Rika setelah selesai berkonsultasi dengan dokter Rika.

__ADS_1


" sekali lagi terimakasih banyak dok, kami pamit pulang dulu." pamit ameera dengan tersenyum.


"sama-sama bu Ameera dan pak Alex." jawab dokter Rika membalas senyum ameera.


__ADS_2