
kini Dio dan kirana sudah sah menjadi pasangan suami istri, keduanya saat ini sedang berdiri di pelaminan dengan senyum di bibir keduanya.
Para tamu undangan mulai memberikan selamat kepada pasangan baru tersebut. begitu juga dengan Alex dan ameera juga mengucapakan selamat kepada pengantin baru itu.
" akhirnya ya kak, selamat atas pernikahan kakak semoga kalian selalu bahagia kedepannya, dan satu pesan ku jangan pernah menyakiti istri kakak." ucap ameera pada Dio yang sudah di anggap seperti kakaknya sendiri.
"iya Ra.. terimakasih ya, semoga kamu juga selalu bahagia selalu." jawab Dio dengan tulus.
Setelah itu ameera bergeser ke depan kirana, dia memeluk kirana dan mengucapkan Selamat dan doa untuk pernikahan mereka.
" selamat ya kirana.. sekarang kamu sudah menjadi seorang istri aku berdoa semoga pernikahan kalian langgeng dan di penuhi dengan Kebahagian. kalau kak Dio berani menyakiti kamu, bilang padaku biar aku yang menghukum nya." kata ameera setelah memeluk Kirana.
"iya ameera.. terimakasih banyak atas doanya. meskipun aku belum lama mengenal kamu tapi aku sudah menganggap kamu seperti saudara ku sendiri." ucap Kirana terharu.
Alex yang berada di belakang juga memberikan selamat kepada sepupunya.
" selamat bro.. akhirnya sekarang kamu menjadi seorang suami juga." ucap Alex, menepuk pundak sepupunya.
__ADS_1
"thanks lex." jawab Dio tersenyum pada Alex.
Setelah mengucapkan selamat pada kedua mempelai, alex mengajak istrinya untuk turun dan menikmati suasana pesta sekaligus mengenalkan ameera pada beberapa rekan bisnisnya yang ada di sana sebelum mereka pulang. Alex memang tidak menunggu sampai acara selesai karena kasian dengan anaknya jika pulang sampai larut malam.
"ayo yang, kita pulang kasian Alea seperti nya sudah kelelahan." ajak Alex.
" apa tidak apa-apa mas?" tanya Ameera merasa tidak enak.
"Tadi mas sudah bilang pada Dio Kalau kita tidak bisa sampai acara selesai. mas juga sudah mengabari mama dan papa jika kita pulang duluan." kata Alex menjelaskan pada istrinya.
.
.
.
Masih di tempat yang sama, Opa Hardi tampak terlihat sangat bahagia melihat cucunya berdiri di pelaminan yang sekarang sudah berstatus menjadi suami dari Kirana.
__ADS_1
Akhirnya keinginannya terwujud untuk menyaksikan pernikahan cucunya tersebut.
" Apa ada sesuatu Tuan?" tanya asisten pribadi opa Hardi karena melihat bosnya meneteskan air mata.
" tidak ada, aku hanyalah merasa terharu saja karena bisa menyaksikan cucuku menikah." jawab opa Hardi tanpa melepaskan pandangannya dari Dio dan kirana.
sang asisten hanya mengangguk mengerti, dengan setia dia mendampingi opa Hardi selama acara berlangsung.
.
.
"Selamat ya nak akhirnya kamu menjadi seorang istri, ingat mulai sekarang kamu harus mematuhi ucapan suami kamu, jadilah istri yang baik untuk nak Dio.
dan untuk nak Dio.. terimakasih sudah menerima anak ibu menjadi pendamping mu, tolong sayangi anak ibu, nasehat i lah jika dia berbuat salah. ibu titip kirana ya nak." ucap bu ayu pada keduanya dengan mata yang berkaca-kaca.
" tentu bu, saya berjanji akan menjaga dan menyayangi Kirana dengan tulus. Dio hanya meminta restu dan doa ibu untuk rumah tangga kami kedepannya." jawab Dio dengan sungguh-sungguh, sedangkan kirana langsung memeluk tubuh ibunya dengan erat dia sudah tidak bisa berkata-kata lagi selain menangis bahagia.
__ADS_1