Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Di Buat Dengan Penuh Cinta


__ADS_3

"Besok pagi aku jemput lagi kira, aku janji besok tidak akan terlambat lagi." ucap Dio, saat ini mereka berdua berada di dalam mobil menuju ke rumah Kirana.


"tapi pak.." kata kirana belum menyelesaikan ucapannya.


"kamu memanggil aku apa barusan?" tanya Dio menatap tajam ke arah kirana.


"eh i.. iya pa.. mas." kata Kirana dengan memaksakan senyumnya.


"Biasakan kira .. apalagi sebentar lagi kita akan bertunangan apa kamu akan terus memanggil ku pak, itu tidak mungkin bukan." ucap Dio menjelaskan.


"i.. iya mas maaf." jawab Kirana dengan pelan.


Setelah itu Dio melanjutkan perjalannya menuju ke rumah Kirana, begitu Sampai di depan gang Dio langsung turun lebih dulu tanpa menunggu kirana.


"Tidak mampir dulu mas?"tanya Kirana karena masih melihat Dio berdiri di samping mobil.


"Tidak kira.. aku langsung saja karena masih ada urusan setelah ini. Aku titip salam untuk ibu ya." jawab Dio sambil menatap wajah kirana.


"Baiklah nanti a..aku sampaikan." ucap Kirana gugup karena masih canggung harus berbicara bebas pada atasannya.


Dio memperhatikan kirana berjalan ke rumahnya setelah meyakinkan gadis tersebut sampai di rumahnya, Dio langsung memutar mobilnya meninggalkan tempat tersebut.


.


.

__ADS_1


"ibu kenapa duduk disini?" tanya Kirana pada ibu nya karena melihat bu ayu duduk sendirian di depan rumah.


"ibu menunggu kamu kir, biasanya kamu kalau mau pergi biasanya pamit dulu sama ibu." jawab bu ayu lalu bangun dari duduknya.


"maaf bu sudah membuat ibu khawatir, kirana lupa mengabari ibu Kalau kirana tadi mampir di tempat opa Hardi." kata kirana yang tidak enak hati pada ibunya.


"tidak apa-apa kir, lain kali kabari ibu ya biar ibu tidak kepikiran seperti sekarang ini." kata bu ayu tersenyum ke arah kirana.


"iya bu, sekarang ayo kita masuk ke dalam Karena ada yang mau kirana bicarakan dengan ibu." ajak kirana pada ibunya.


"ada apa kir?" tanya bu ayu saat keduanya sedang duduk di dalam rumah.


"tadi kirana datang ke rumah opa Hardi untuk memberi tahu jawaban Kirana." kata Kirana menjeda ucapannya.


"lalu apa jawaban kamu kir?" tanya bu ayu penasaran.


" ibu tidak masalah ko kir yang penting kamu bahagia nantinya dengan pilihan kamu." ucap bu ayu tersenyum.


"dan tadi opa Hardi bilang kalau beliau akan membuat pesta pertunangan untuk kirana dan pak Dio bu."kata Kirana kembali menjelaskan pada ibunya.


"secepat itu ya kir?" tanya bu ayu.


"iya bu, Kirana juga kaget tadinya, tapi kata opa Hardi dia yang akan mengurus semuanya kita tinggal beres saja bu." jawab ayu menjelaskan.


"yasudah kir, tidak ada salahnya juga kalian bertunangan supaya orang-orang tahu kalau kalian sudah terikat satu sama lain." ucap bu ayu.

__ADS_1


"iya bu, kalau begitu Kirana bersih-bersih dulu ya." ucap Kirana pada ibunya.


"iya kir, nanti kamu Sekalian istirahat saja ibu yakin kalau kamu pasti juga sudah makan di sana tadi." kata bu ayu.


.


.


.


***


"mas ini teh nya." ucap Ameera, meletakkan secangkir teh buatannya di meja ruang kerja Suaminya.


"iya sayang terimakasih ya istriku." jawab alex, lalu mengambil cangkir yang berisi teh buatan istrinya itu dan langsung meminumnya.


"hati-hati mas itu masih panas." ucap ameera yang melihat suaminya meminum teh buatannya.


" kenapa rasanya beda dari teh yang biasa mas minum ya sayang?" kata Alex setelah meneguk teh tersebut.


"tidak enak ya mas?" tanya Ameera.


"justru ini sangat enak sayang, kamu tahu kenapa?" tanya Alex balik.


"kenapa memangnya mas?" tanya Kirana penasaran.

__ADS_1


"karena mas tahu kalau ini di buat dengan penuh cinta dari istriku yang sangat cantik ini." jawab alex menggoda istrinya yang pemalu tersebut.


__ADS_2