
Sesuai permintaan Opa hardi yang memintanya menemani sang Opa pergi ke taman.
"Sebenarnya apa sih yang opa cari kita sudah disini sejam yang lalu." tanya Dio yang sudah merasa tidak nyaman.
"Opa kan sudah bilang kalau Opa mau mencari gadis yang kemarin menolong opa." jawab Opa Hardi yang masih sibuk mengamati sekitar.
"ck.. Kalau begitu Opa minta om Nick saja menemani Opa disini." tawar Dio.
"tidak.. Opa mau kamu yang menemani opa Disini, lagian opa itu berhutang budi padanya harusnya kamu berterimakasih padanya karena sudah menolong opa." ucap Opa Hardi.
"baiklah.. Dio mengaku salah, Dio akan menemani opa menunggu gadis itu disini.
.
.
.
***
"Ra.. hari ini aku ada meeting bersama pak Robert dia meminta mas datang bersama istri, apa kamu bisa menemani mas hari ini?" tanya Alex setelah istrinya selesai memakaikan dasi.
"apa mas Alex tidak malu nantinya jika datang bersama Meera?" tanya Ameera balik pada suaminya.
__ADS_1
"kenapa harus malu, kan memang kamu istrinya mas." ucap Alex bingung.
"Ameera hanya takut kalau mempermalukan mas Alex nantinya." ucap Ameera menundukkan wajahnya.
"hei.. kamu ini bicara apa? tidak ada yang malu atau membuat malu, justru mas bangga memiliki istri seperti kamu." kata Alex meyakinkan istrinya.
"Tapi Meera tidak bisa berdandan mas." lirih Ameera.
" kamu tenang saja, nanti mas minta tolong sama mama untuk mendandani kamu." ucap alex kemudian.
"baiklah mas, Ameera mau." jawab Ameera.
"terimakasih ya Ra. Biar mas minta tolong mama dulu kamu gantikan baju untuk Alea saja ya." ucap Alex kemudian keluar kamar menemui sang mama.
"minta tolong apa Lex? tumben-tumbenan." kata Mila penasaran.
"hari ini Alex mau mengajak Ameera ikut meeting, tapi dia malu karena tidak bisa berdandan, jadi alex minta tolong untuk membantunya." ucap Alex menjelaskan.
" oh kalau itu sih gampang, habis ini mama langsung ke kamar Ameera." kata Mila yang sedang mengaduk kopi untuk Suaminya.
"sebentar lagi mama kesini untuk membantu kamu bersiap Ra, Alea biar sama aku saja nanti aku tunggu di bawah ya." ucap Alex saat sudah kembali lagi di kamar istrinya.
"iya mas." jawab Ameera kemudian menyerahkan Alea ke gendongan suaminya.
__ADS_1
Belum Alex keluar dari kamar Mila sudah sampai dikamar Ameera.
"ayo sayang mama bantu kamu bersiap, nanti sekalian mama pilihkan baju yang pas untuk kamu." ucap Mila.
"terimakasih ma." jawab Ameera, kemudian mendudukan dirinya di depan meja rias.
"kalau gitu Alex tinggal ya ma, alex sama Alea tunggu di bawah." pamit Alex pada mamanya.
"iya sudah sana, percayakan sama mama." jawab Mila yang sudah fokus mendadani menantunya.
hampir setengah jam Mila merias wajah polos menantunya.
"wah.. mama jadi pangling sendiri Ra, kamu cantik sekali." ucap mila setelah selesai merias.
" mama tidak bohong kan? Apa ini tidak berlebihan ma?" tanya Ameera tidak percaya.
"sungguh Ra, kamu cantik sekali Alex pasti terpesona melihat kamu." kata Mila meyakinkan.
"terimakasih ya ma." ucap Ameera.
"sama-sama, sudah yuk sekarang kita pilih baju yang pas untuk kamu." kata Mila yang sudah membuka lemari mencari-cari baju yang menurutnya cocok untuk menantunya.
"kira-kira pakai baju yang mana ya Ra?" tanya Mila yang masih sibuk memilih.
__ADS_1