Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Alex VS Dio


__ADS_3

Alex tak mampu membendung tangisnya, dia marah pada dirinya sendiri. Alex berkali - kali memukul tembok disampingnya bahkan luka pada tangannya tidak dia pedulikan.


"Bodoh... bodoh, laki - laki macam apa aku ini bahkan aku sama sekali tidak mengetahui keberadaan calon anakku." lirih alex yang kini bersimpuh di lantai.


Setelah hening beberapa saat, laki - laki itu menoleh pada sosok wanita paruh baya yang masih dengan tangis nya.


"mbok tolong bersihkan kamar ini tapi jangan mengganti sprei ini, saya mau kamar ini tetap rapi dan bersih meskipun tidak di tempati." ucap alex setelah mampu menenangkan diri.


.


.


.


Saat ini Alex benar - benar dalam perjalanan menuju ke desa mbok sumi, hatinya berdebar - debar karena sebentar lagi akan bertemu dengan Ameera.

__ADS_1


"Aku benar - benar minta maaf, aku janji akan menebus semua kesalahanku meskipun mungkin aku belum mencintaimu sebagai istri, aku akan menyayangi dan melindungi mu sebagai istri dan juga ibu dari anakku.


tunggu aku Ameera." batin alex dalam hati.


Setelah beberapa jam perjalanan alex sudah sampai di desa mbok sumi, dia benar - benar gugup saat ini. Alex memastikan satu - satu rumah yang dia lewati, namun ada yang aneh saat alex berjalan ke arah rumah yang dia yakin kalau itu milik mbok sumi rumah tersebut nampak ramai orang, dalam pikirannya mungkin kah terjadi sesuatu pada istrinya. Semakin dekat justru alex semakin di buat bingung melihat seseorang yang sangat dia kenali.


"bukankah itu Dio? apa dia sudah tahu keberadaan Ameera lebih dulu dari aku.?" batin alex bertanya - tanya.


dari pada menduga - duga dia pun segera menghampiri Dio.


"Apa aku perlu menjawab pertanyaan mu?" tanya Dio yang yang tiba - tiba tersulut emosi melihat kedatangan Alex.


"Ameera masih istriku kalau kamu lupa itu." jawab Alex.


"oh .. bagus sekarang baru kamu mengakui nya kemarin - kemarin kemana saja lex." ucap Dio yang tidak paham dengan sikap Alex.

__ADS_1


"Sekarang dimana Ameera?" tanya Alex mengalihkan pembicaraan karena dia tidak bisa menjawab perkataan Dio.


"yakin sekali kamu kalau ameera berada disini hah?" tantang Dio memutar bola matanya malas.


"Aku yakin sekali karena Ameera sampai disini karena mbok sumi." kata alex percaya diri.


"tapi sayangnya kamu salah besar Lex, bahkan dia sudah lebih dulu pergi sebelum aku kemari. dan kamu tahu apa alasan dia pergi dari sini?" tanya Dio maju mencengkram kemeja alex.


"Dia pergi lagi dari sini karena mengira mereka adalah orang - orang suruhan mu, sebegitu takutnya dia padamu lex hingga dia memutuskan pergi tanpa membawa apapun." kata Dio menunjuk para anak buah alex.


"tidak... kamu pasti bohong kan, Ameera pasti ada di dalam kamu pasti sengaja menutupi nya dariku. IYAKAN!!?" kini Alex berbalik menarik kerah baju Dio.


"Tadinya aku memang akan membawa ameera pergi jauh darimu, kalau perlu aku akan mengakui anak yang di kandung. terserah aku tidak memaksamu mempercayai aku. " ancam Dio dengan bersungguh - sungguh.


Bugh...Bugh...

__ADS_1


"brengsek.. apa maksudmu mengakui anak ku hah?" Alex memukul wajah Dio, dia tidak terima dengan perkataan Dio kalau dirinya akan mengakui anak yang di kandung Ameera.


__ADS_2