Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Boleh Bertanya.


__ADS_3

Sambil menunggu makan malam Alex dan keluarganya duduk bersantai di ruang keluarga sambil berbincang sesekali, dan kebetulan hari ini papa Dirga dan mama Mila sudah pulang dari luar kota mereka datang ke rumah Alex untuk menjemput amel untuk pulang bersama mereka.


" Alex lihat mama dan papa terlihat bahagia sekali." ucap Alex menatap ke arah mama dan papanya bergantian.


" Tentu saja kan kita keluar kota bukan hanya sekedar bekerja tapi sekalian liburan juga, menikmati waktu berdua." jawab mama Mila dengan bangga.


" iya benar apa yang di katakan mama kamu, memang nya kamu lex setiap hari hanya bekerja saja tidak pernah mengajak keluarga mu liburan." kata papa Dirga ikut menimpali ucapan Istrinya.


" Betul itu apa yang di katakan papa kamu, siapa tahu pulang liburan kalian bisa memberikan kami adik untuk Alea." ucap mama Mila menambahkan.


"ck.. beraninya keroyokan." decak Alex memutar bola matanya malas.


"tapi apa yang mama bilang barusan serius lex, tentang adik untuk Alea. lagi pula memangnya kamu tidak ada niatan membawa mereka liburan." kata mama Mila.


"tentu saja mau lah ma, Alex harus minta sekretaris Alex untuk mengosongkan jadwal alex dulu tidak bisa serba mendadak." jawab Alex pada mamanya.


" nah kamu kasih tahu suami kamu itu Ra, jangan cuma janji-janji saja." ucap mama Mila.

__ADS_1


"i . iya ma." jawab Ameera menganggukkan kepalanya.


"sudah.. ayo kita makan dulu, itu makan malamnya sudah siap sepertinya." kata alex, mengajak kedua orangtuanya makan di sana sebelum pulang.


Dan setelah makan malam selesai kedua orang tua Alex berpamitan untuk pulang.


"Ameera.. mama dan papa pulang ya, Terimakasih sudah menjaga amel untuk kita." pamit mama Mila pada ameera.


"iya ma sama-sama, tentu saja Ameera pasti menjaga amel dengan baik karena itu sudah kewajiban Ameera." jawab ameera Dengan tersenyum.


"Lex mama dan papa pulang dulu, ingat ucapan mama tadi tentang adik untuk Alea." ucap mama Mila berbisik di telinga anaknya.


"kak, Amel ikut mama dan papa ya. tapi boleh kan kalau amel ingin bermain disini kapan-kapan." kata Amel yang sedari tadi menyimak ucapan ketiga orang dewasa di depannya.


"tentu saja.. ini rumah amel juga jadi kapan pun Amel datang pintu rumah ini selalu terbuka untuk amel." jawab ameera sambil mengusap rambut kepala amel.


"Baiklah kita langsung pulang ya, kalian baik-baik di rumah dan jangan lupa untuk datang ke rumah Kita." pamit papa Dirga, kemudian langsung mengajak amel dan mama Mila untuk masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Setelah mobil milik papa Dirga meninggalkan halaman rumah, Alex mengajak istri dan Anaknya masuk ke dalam.


"kamu jangan terlalu memikirkan ucapan mama tadi ya sayang." ucap Alex pada Istrinya, setelah sampai di dalam kamar mereka.


"maksudnya mas?" tanya Ameera.


"itu .. tentang adik untuk alea." jawab Alex dengan pelan.


"iya mas. Kalau menurut mas sendiri bagaimana?" tanya Ameera balik untuk memastikan.


" permintaan mama memang tidak ada salahnya sayang, tapi mas masih ingin fokus lebih dulu pada Alea dia masih terlalu kecil untuk menjadi seorang kaka, mas mau menebus waktu yang sudah mas lewatkan dulu." jawab Alex dengan tersenyum lembut ke arah istrinya.


" Terimakasih banyak ya mas, apapun itu Ameera mendukung keputusan yang mas ambil " ucap Ameera tersenyum balik kepada suaminya.


"apa mas boleh bertanya sayang?" tanya Alex, memandang lekat wajah istrinya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2