Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Permintaan Mama Alex


__ADS_3

Seharian penuh Alex menghabiskan waktunya bermain bersama anaknya, Alea sudah mau berinteraksi dengan Alex meskipun harus ada Ameera di sampingnya sebab bila Alea hanya berdua bersama papanya dia akan menangis mencari mamanya.


Saat sedang asik bermain tiba - tiba handphone Alex berbunyi ternyata orangtuanya yang menghubungi dirinya.


"Halo ma.. ada apa?" tanya Alex begitu menjawab panggilan tersebut.


"lex.. kamu dimana sekarang? kapan mama bisa bertemu dengan cucu mama?" tanya mila dengan antusias.


"mama bisa pelan-pelan tidak sih bertanya nya, Alex sedang berada di tempat ameera ma." jawab Alex.


"wah ... benarkah? mama mau lihat cucu mama lex cepat berikan handphone nya sekarang." perintah mama alex dengan tidak sabaran.


"Meera bolehkah?" Alex bertanya terlebih dahulu pada Ameera, dia takut kalau Ameera tidak mengijinkan mamanya melihat anaknya.


Ameera pun menjawab dengan anggukan, dia bukanlah orang jahat tidak mungkin memutus hubungan antara nenek dan cucu.


setelah mendapat izin dari istrinya Alex mengarahkan handphone miliknya ke hadapan Alea.

__ADS_1


"Halo.. sayang cucu oma cantik sekali." ucap mama Alex dengan gembira, namun bayi satu tahun itu hanya diam dia bingung dengan benda persegi di hadapannya kemudian dia menengok ke arah mamanya.


"iya sayang itu omanya Alea." kata ameera sambil mengangguk.


"ma.." cicit Alea mengikuti ucapan Ameera.


"wah... cucu oma sudah pintar sekali, coba sekali lagi sayang panggil oma." kata Mila dengan senyum lebarnya.


"ma.." Alea menuruti ucapan omanya.


"Lex.. sekarang berikan handphonenya pada menantu mama." perintah Mila pada anaknya.


"halo sayang, kenapa memanggil nyonya panggil mama saja ya, karena mama ini juga orang tua kamu." kata Mila.


"ma..maaf nyonya." jawab Ameera pelan, meskipun hanya melalui video call tetap saja dia merasa sungkan berbicara dengan mertuanya.


"mama.. sayang panggil mama ya." tekan mama Alex.

__ADS_1


"baik ma.." ucap Ameera mengikuti keinginan dari mama Alex.


"mama minta maaf atas kesalahan putra mama ya sayang, maafkan putra mama yang bodoh itu ya.. mama mohon kamu mau kembali kesini ya, kita berkumpul menjadi keluarga mama janji kalau anak mama yang bodoh itu kembali menyakiti kamu mama sendiri yang akan turun tangan." pinta Mila pada menantunya.


"ma..maaf ma bukannya Ameera menolah, tapi Ameera belum siap ma." jawab Ameera pelan.


"kita akan menunggu kapanpun sampai kamu siap Meera, tapi mama mohon jangan terlalu lama berfikir ya mama sudah tidak sabar ingin bertemu dengan kamu dan cucu mama yang cantik itu." kata Mila kemudian.


"iya ma, maaf ya ma." ucap Ameera.


"tidak perlu minta maaf sayang, kamu tidak salah yang salah itu suami bodohmu itu. yasudah kalau gitu mama tutup telponnya ya. salam untuk cucu mama Ameera." Mila langsung menutup panggilan teleponnya setelah mengatakan itu.


"ini tuan." kata Ameera mengembalikan handphone milik Alex.


"Meera tolong pertimbangan kan permainan mama tadi, saya berjanji akan menjadi papa dan suami yang baik." ucap Alex menatap Ameera dengan dalam.


"Lalu bagaimana dengan Amel tuan? saya tidak mungkin meninggalkannya sendirian?" tanya ameera pada Alex.

__ADS_1


"kamu tidak perlu khawatir Amel akan tetap ikut dengan mu dia akan tinggal bersama kita nantinya dan aku akan membiayai pendidikannya hingga kuliah bahkan aku akan memasukannya ke dalam kartu keluarga kita." jawab Alex tanpa ragu.


"terimakasih tuan, tolong beri waktu saya sedikit lagi untuk mengambil keputusan ini." kata Ameera sedikit lega, setidaknya Alex mengizinkan Amel ikut bersama dirinya jika dia kembali bersama alex.


__ADS_2