
Kembali pada pasangan baru Dio dan Kirana yang sudah duduk setelah menyapa beberapa tamu undangan.
"Kalau kamu sudah capek istirahat saja bersama ibu, aku sudah menyiapkan kamar untuk kamu dan ibu." kata Dio pada Kirana karena melihat tunangannya terlihat kelelahan.
"tidak enak mas masih ada beberapa tamu." jawab Kirana mengedarkan pandangan.
"tidak masalah kamu istirahat saja biar aku panggil kan ibu sebentar ya untuk menemani kamu." ucap Dio, kemudian beranjak menemui ibu dari kirana.
"Bu...." panggil Dio pada calon ibu mertuanya.
"iya nak, apa kamu butuh sesuatu!" tanya bu ayu.
"Tidak bu, Dio mau minta tolong untuk menemani Kirana istirahat sepertinya dia sudah kelelahan, Dio sudah memesan kamar untuk ibu dan Kirana." jawab Dio.
"Oh.. Baiklah ayo kalau begitu." kata Bu Ayu, lalu keduanya berjalan menuju ke tempat kirana duduk.
"Ayo kir kita istirahat, nak Dio tadi sudah bilang ada ibu katanya kamu mau istirahat." kata Bu ayu begitu sampai di depan Anaknya.
"Tidak apa-apa kan mas?" tanya kirana pada Dio terlebih dahulu.
" tentu saja tidak apa-apa kira.. lagi pula sebentar lagi acaranya juga sudah selesai biar aku saja yang menemani tamu-tamu yang masih disini kamu istirahat saja bersama ibu." jawab Dio meyakinkan kirana.
__ADS_1
"Baiklah.. kalau begitu aku dan ibu istirahat dulu ya mas." pamit kirana kemudian.
Dio pun tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban.
"Ayo bu." ajak Kirana pada ibunya, keduanya pun berjalan beriringan menuju ke kamar mereka berdua.
Setelah memastikan Kirana dan ibunya masuk ke dalam kamar Dio kembali ke depan, sebagian tamu sudah pamit undur diri kini tinggal beberapa tamu saja yang masih berbincang seputar bisnis.
.
.
.
Pagi harinya Alex bangun lebih dulu, dia melihat ke Samping anak dan istrinya masih terlelap. Alex tersenyum hangat melihat keduanya tidak lupa dia memberi kecupan untuk anak dan istrinya, Setelah itu dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan, Selesai mandi dan berganti baju dengan pakaian santai rumahan, Alex turun ke bawah menuju dapur dia berniat untuk membuatkan sarapan untuk kedua perempuan yang di cintai.
"loh.. tuan tumben pagi-pagi sudah di dapur, apa tuan butuh sesuatu biar mbok bantu." kata mbok Sumi saat melihat majikannya berada di dapur sepagi ini.
"saya mau membuat sarapan untuk anak dan istri saya mbok." jawab Alex dengan tersenyum.
" Biar mbok saja yang melakukannya tuan tunggu saja di meja makan." ucap mbok Sumi.
__ADS_1
"Tidak mbok biar saya saja, mbok sumi bisa melakukan pekerjaan yang lainnya." tolak Alex.
"Yasudah kalau begitu mbok melanjutkan pekerjaan yang lain saja, kalau butuh bantuan panggil mbok saja tuan." ucap mbok Sumi sebelum pergi dari dapur.
.
.
Didalam kamar ameera sudah membuka matanya dia melihat ke samping anaknya masih tertidur sedangkan di bagian ujung dia tidak mendapati suaminya di sana.
Ameera pun langsung ke kamar mandi membersihkan diri setelah itu dia turun ke bawah mencari keberadaan suaminya.
"mbok.." panggil ameera saat melihat mbok Sumi melintas di samping tangga.
"iya neng, ada apa?" tanya mbok sumi menghentikan langkahnya.
"apa mbok melihat mas alex, soalnya ameera bangun tadi dia sudah tidak ada di kamar." kata ameera.
"oh.. Tuan ada di dapur neng." kata mbok Sumi pada ameera.
"Di dapur..? yasudah terimakasih kalau begitu Mbok, ameera ke dapur dulu." ucap ameera kemudian dia menuju ke dapur sambil bertanya-tanya untuk apa suaminya berada di dapur sepagi ini.
__ADS_1