Ameera Ku Sayang

Ameera Ku Sayang
Pertemuan Dio dan Kirana


__ADS_3

iya.. iya kirana sudah baik-baik saja kok bu." ucap kirana tersenyum meyakinkan ibunya.


"yasudah sekarang kamu istirahat saja, ibu mau ke rumah pak Rt dulu membantu masak-masak disana." kata Bu Ayu pada anaknya.


"iya bu." jawab Kirana kemudian menuju ke kamarnya untuk istirahat.


.


.


keesokannya Kirana mulai berjualan lagi, denganl semangat dia menenteng keranjang yang berisi buah-buahan yang dia beli dari pasar.


"semoga hari ini jualan ku laris." ucap Kirana dalam hati.


Kirana berkeliling dengan senyum di bibirnya, seolah tidak ada rasa capek dalam dirinya. semangatnya memang luar biasa.


Sedangkan Dio saat ini sedang mengemudikan mobilnya menuju ke kantor tidak sengaja melihat seorang gadis membawa keranjang karena penasaran Dio menghentikan mobilnya dan menghampiri gadis tersebut.


"tunggu..!!" panggil Dio pada gadis tersebut.


"eh.. mas memanggil saya?" tanya Kirana memastikan.


"iya, itu kamu jualan apa?" tanya Dio melihat ke arah keranjang yang di bawa kirana.


"oh ini buah-buahan, mas mau beli?? tawar kirana.

__ADS_1


"boleh aku lihat." Kata Dio.


"silahkan mas." Kirana meletakkan keranjang nya memperlihatkan jualannya.


"aku beli semuanya saja kamu hitung berapa semuanya." kata Dio pada akhirnya.


"mas yakin mau beli semuanya." tanya Kirana meyakinkan.


"tentu saja, tolong masukan ke plastik ya." kata Dio memperhatikan Kirana.


"baik mas." jawab kirana mulai memasukan ke dalam plastik sesuai jenisnya.


Setelah selesai kirana pun menyerahkannya kepada Dio, dan menerima uangnya.


"terimakasih banyak mas." ucap Kirana sedikit menundukkan kepalanya.


"mas terlalu berlebihan, kalau saya tidak seperti ini saya tidak makan mas." jawab kirana tersenyum.


"jarang sekaki aku melihat orang yang berpikiran seperti kamu, karena biasanya mereka gengsi melakukan pekerjaan seperti ini." kata Dio menatap kagum pada gadis di depannya.


"saya ini cuma lulusan SMK mas kalau tidak begini saya dan ibu tidak makan." jawab kirana dengan jujur.


"oh iya perkenalkan namaku Dio, kalau kamu mau kamu bisa berkerja di kantor ku." kata Dio sambil memberikan kartu namanya.


"saya kirana mas, apa mas serius menawarkan saya pekerjaan saya ini hanya lulusan SMK tidak punya pengalaman bekerja." jawab kirana, menerima kartu nama tersebut.

__ADS_1


"aku serius Kir, besok kamu datang saja ke alamat itu bilang saja kalau kamu sudah ada janji dengan aku." ucap Dio meyakinkan.


"ba..baik mas sekali lagi Terimakasih banyak mas." kata Kirana membungkukkan badannya.


"sama-sama Kirana, besok jangan lupa aku tunggu di kantor." ucap Dio, kemudian kembali ke mobilnya menuju ke kantornya.


"ternyata masih banyak orang baik di jaman sekarang, ibu pasti senang mendengar kabar ini. aku jadi tidak sabar untuk pulang dan bertemu ibu." kata Kirana tersenyum.


Dio pun kembali menjalankan mobilnya setelah memastikan Kirana pergi.


"jarang sekali masih ada gadis seperti dia, bekerja keras dan sepertinya dia juga gadis yang tidak banyak tingkah." gumam Dio mengingat wajah kirana.


Sepanjang perjalanan Dio tersenyum sendiri mengingat gadis yang baru saja di temui nya tadi.


"hiisstt.. sepertinya otakku bermasalah, kenapa aku jadi memikirkan gadis itu terus." Dio menggelengkan kepalanya.


.


.


.


**


"loh nak kamu sakit lagi?" tanya bu ayu khawatir.

__ADS_1


"tidak bu kirana baik-baik saja." jawab Kirana kemudian mencium punggung tangan ibunya.


"lalu kenapa kamu sudah pulang, bukankah kamu belum lama berangkat?" tanya Bu ayu bingung.


__ADS_2