
Acara pun berjalan dengan lancar, Amel dan teman-temannya mendapatkan tepuk tangan yang riuh dari para orang tua wali.
"mama bangga sekali melihat Amel." ucap Mila pada Ameera.
"iya ma Meera juga, dia benar-benar anak yang hebat." jawab Ameera menatap haru ke arah panggung.
Setelah acara selesai Amel menghampiri keluarganya yang sudah menunggu di halaman sekolah.
"kakak.."panggil Amel, langsung memeluk ameera.
"kamu hebat sekali mel kakak dan yang lainnya bangga padamu." jawab ameera dengan membalas pelukan Amel.
"sudah selesai kan mel? kita bisa langsung pulang sekarang?" tanya Mila pada Amel.
"sudah ma, ayo kita pulang." jawab Amel dengan semangat.
Mereka pun langsung pulang ke rumah karena Mila sudah berpesan pada asisten rumah tangganya untuk memasakkan hidangan untuk mereka. Hadiah yang tadi d belikan untuk Amel juga langsung di kirim ke rumah mereka.
Sesampainya di rumah mereka langsung makan bersama, dan saling bercanda bersama.
__ADS_1
"wah.. makanannya banyak sekali enak-enak lagi." ucap Amel dengan mata berbinar.
"ini memang khusus untuk kamu mel, karena hari ini kamu sudah berani tampil di depan banyak orang." jawab Mila dengan tersenyum.
"makan yang banyak mel." ucap Alex sambil menyuapi alea.
"iya om." jawab Amel.
"Masih ada satu lagi mel tadi sebelum datang ke sekolah mama dan yang lainnya mampir membelikan kamu hadiah mama harap kamu suka ya mel." kata Mila setelah menyelesaikan makannya.
"Hadiah ma?" tanya Amel memastikan pendengarannya.
"Terimakasih banyak-banyak ma." ucap Amel dengan penuh haru.
"hei.. tidak perlu menangis lebih baik sekarang kamu lihat hadiah kamu di kamar, langsung di coba ya." kata Mila menghapus air mata Amel yang sudah menetes.
Amel pun menuruti ucapan Mila, dia bergegas ke kamarnya dengan perasaan bahagia.
"waah.. banyak sekali, bajunya bagus-bagus aku belum pernah punya baju sebagus ini." ucap Amel setelah melihat apa yang ada di dalam kamarnya.
__ADS_1
bahkan dia sampai menangis terharu tidak menyangka bisa mendapatkan kebahagiaan yang lengkap seperti saat ini.
.
.
.
"Ra.. bisa kita bicara berdua?"tanya Alex setelah Alea sudah tertidur.
"Boleh mas, ada apa?" jawab ameera menganggukkan kepalanya.
"Rencananya aku mau mengajak kamu untuk kembali ke rumah kita sendiri Ra. tapi kamu tenang saja aku tidak akan memaksa kamu, aku akan menunggu sampai kamu siap." ucap Alex menatap wajah teduh istrinya.
"mas.. Terimakasih sudah mengerti Ameera sejauh ini, terimakasih juga sudah berubah menjadi lebih baik lagi setiap harinya. Untuk sekarang biarkan seperti ini dulu mas, lagi pula aku tidak tega kalau harus meninggalkan mama dan papa." jawab ameera dengan lembut.
"Mama dan papa pasti mengerti Ra, karena sebelumnya aku sudah pernah membicarakan ini sebelumnya kepada mereka dan mereka tidak keberatan sama sekali asalkan kamu setuju mereka juga tidak masalah. Kamu tenang saja Aku siap menunggu sampai kamu siap kapan pun itu." ucap Alex penuh keyakinan.
"Ameera ikut mas Alex saja apa baiknya, tapi untuk sekarang ini biarkan begini dulu ya mas. Jika Ameera sudah siap kembali lagi ke rumah itu Meera akan bicara pada mas Alex." jawab Ameera kemudian.
__ADS_1
"Terimakasih Ra, kamu tenang saja Aku akan mendukung apapun keputusan kamu." kata Alex menggenggam tangan Ameera.